alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Olah TKP, Kabur, Residivis Didor 

PALANG – Polisi benar-benar ”royal” mengumbar tembakan untuk pelaku tindak kejahatan di Tuban. Kemarin (26/7), tembakan ke-17 ”dihadiahkan” kepada Nasrupi, 46, warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang. Pelaku perampasan ini ditembak betis kirinya. Versi polisi, penambakan tersebut terjadi saat berusaha kabur dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) di sejumlah lokasi. Satu teman pelaku bernama Totok Sugianto, warga Kelurahan Gedongombo, Semanding diamankan tanpa perlawanan.

Kejadian bermula saat anggota unit reskrim Polsek Palang menerima laporan dari dua korban jambret pada Sabtu (21/7). Modusnya, Nasrupi yang merupakan residivis kasus pengeroyokan mengaku sebagai anggota polisi. Dia mengajak Totok untuk meminta ponsel sebagai pengganti uang keamanan wilayah. Tiga ponsel pun berhasil dirampas dari tangan korban yang tengah nongkrong di pinggir Jalan Desa Kradenan, kecamatan setempat. 

Baca Juga :  Belum Terkonsep, Pemasangan Baliho Semrawut

Kanitreskrim Polsek Palang Ipda Rukandar mengatakan, korban yang hapal dengan nomor polisi motor pelaku langsung melapor ke Polsek Palang. Setelah memintai keterangan sejumlah saksi, petugas mengecek motor nopol S 2142 FV yang dioperasikan pelaku. Diketahui motor tersebut milik istri Nasrupi yang tinggal di Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang. Dari petunjuk ini, polisi kemudian mengamankan Nasrupi di rumahnya berikut barang buktinya.

Ketika berlangsung olah TKP, versi polisi, Nasrupi berusaha kabur. Karena tembakan peringatan petugas tak diindahkan, dia pun terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas polisi. Tembakan petugas persis mengenai betis kiri pelaku.

Dari hasil interogasi, Nasrupi menunjukkan rumah Totok, rekannya dalam menjalankan aksi kejahatan. Keduanya diamankan dengan tiga buah ponsel curiannya dan sepeda motor Beat nopol S 2142 FV. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 368 KUHP. Ancaman hukumannya paling lama sembilan tahun penjara.

Baca Juga :  Anggarkan 5 Miliar, Kantor Dispora Direlokasi ke Kantor Lama Satpol PP

PALANG – Polisi benar-benar ”royal” mengumbar tembakan untuk pelaku tindak kejahatan di Tuban. Kemarin (26/7), tembakan ke-17 ”dihadiahkan” kepada Nasrupi, 46, warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang. Pelaku perampasan ini ditembak betis kirinya. Versi polisi, penambakan tersebut terjadi saat berusaha kabur dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) di sejumlah lokasi. Satu teman pelaku bernama Totok Sugianto, warga Kelurahan Gedongombo, Semanding diamankan tanpa perlawanan.

Kejadian bermula saat anggota unit reskrim Polsek Palang menerima laporan dari dua korban jambret pada Sabtu (21/7). Modusnya, Nasrupi yang merupakan residivis kasus pengeroyokan mengaku sebagai anggota polisi. Dia mengajak Totok untuk meminta ponsel sebagai pengganti uang keamanan wilayah. Tiga ponsel pun berhasil dirampas dari tangan korban yang tengah nongkrong di pinggir Jalan Desa Kradenan, kecamatan setempat. 

Baca Juga :  Dirigen Itu Menyenangkan

Kanitreskrim Polsek Palang Ipda Rukandar mengatakan, korban yang hapal dengan nomor polisi motor pelaku langsung melapor ke Polsek Palang. Setelah memintai keterangan sejumlah saksi, petugas mengecek motor nopol S 2142 FV yang dioperasikan pelaku. Diketahui motor tersebut milik istri Nasrupi yang tinggal di Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang. Dari petunjuk ini, polisi kemudian mengamankan Nasrupi di rumahnya berikut barang buktinya.

Ketika berlangsung olah TKP, versi polisi, Nasrupi berusaha kabur. Karena tembakan peringatan petugas tak diindahkan, dia pun terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas polisi. Tembakan petugas persis mengenai betis kiri pelaku.

Dari hasil interogasi, Nasrupi menunjukkan rumah Totok, rekannya dalam menjalankan aksi kejahatan. Keduanya diamankan dengan tiga buah ponsel curiannya dan sepeda motor Beat nopol S 2142 FV. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 368 KUHP. Ancaman hukumannya paling lama sembilan tahun penjara.

Baca Juga :  Bikin Polusi dan Jalan Rusak, Penambangan Galian C Dikeluhkan Warga

Artikel Terkait

Most Read

Zonasi Guru SD-SMA Dimulai 2020

Pelatih Asal Blora Masuk Daftar

Jalan Lebar, Beri Markah Empat Jalur

Artikel Terbaru


/