alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Siaran Program Televisi Kurang Diminati

KOTA – Sejumlah SMK negeri di Lamongan belum terpenuhi pagunya pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) online SMA/SMK hari kedua selasa (26/6). Kepala SMKN 1 Lamongan, Tri Waluyo, menuturkan, pemenuhan kuota belum terpenuhi karena banyak jurusan di sekolahnya. Berdasarkan data yang ada, jurusan paling diminati perbankan syari’ah. Pendaftarnya 68 calon siswa. Jurusan produksi dan siaran program televisi paling minim pendaftar, yakni 21 calon siswa.

Tri optimistis pagu akan terpenuhi. Sebab, pendaftaran masih dibuka sampai besok (28/6). Selain itu, SMK tidak menerapkan sistem zonasi. Juga, tidak ada kuota khusus bagi pendaftar luar kota. “Jadi calon peserta bisa mendaftar sesuai dengan lembaga pilihannya,” jelasnya.

Sementara itu, masa PPDB di SMKN 1 Kalitengah diwarnai aksi unjuk rasa para alumninya di depan halaman sekolah setempat. Meski alumni, mereka menuntut Kepala SMKN 1 Kalitengah, Andri Kusdarmanto, mengundurkan diri dari jabatannya.

Menurut humas SMKN 1 Kalitengah, Sumitro, aksi tersebut tidak berlangsung lama. Dia menolak ketika dikonfirmasi mengenai penyebab terjadinya aksi tersebut. Dia hanya membenarkan peserta demo merupakan alumni. “Pengunjuk rasa alumni, bukan internal lembaga aktif, tapi masih ada kemungkinan keterkaitannya,” ujarnya.

Menurut Sumitro, saat ini pihaknya hanya fokus mendampingi calon peserta  PPDB. Aksi tersebut dipastikan tidak mengganggu pelaksanaan PPDB. Apalagi, PPDB dilakukan secara online. Jumlah calon peserta tidak berjubel di halaman sekolah.

Baca Juga :  Digelontor Bawang Impor, Harga Turun

Kepala Bakesbangpol Lamongan, Sudjito, menyatakan, pelaksanaan unjuk rasa itu hanya sekitar 30 menit. Dia mendengar kabar bahwa ada dua kubu yang berselisih di intern sekolah tersebut. Satu kubu setuju dengan model kepemimpinan kepala sekolah, Kubu lainnya menolak. Unjuk rasa tersebut meminta agar kepala sekolah segera dimutasi atau diturunkan dari jabatannya. “Terkait kebijakannya melekat ke instansi, tapi sudah dibicarakan saat mendamaikan aksi tersebut,” tuturnya.

Kepala SMKN 1 Kalitengah, Andri Kusdarmanto, menyatakan, aksi unjuk rasa itu sudah didengarnya. Namun, dia belum menerima kabar pasti dari cabang dinas karena posisinya saat demo tidak berada di sekolah. Meski begitu, dia tetap mengikuti kebijakan dari dinas pendidikan provinsi terkait mekanisme selanjutnya. “Mungkin ada yang tidak setuju dengan gaya kepemimpinan saya,” tandasnya.

Menurut Andri, selama masa kepemimpinannya memang ada sejumlah pihak tidak setuju. Namun jabatan kepala sekolah mutlak kewenangan dinas, berdasarkan prestasi dan kinerja. Dia hanya mengikuti sesuai dengan aturan.

Sementara itu, Pengawas Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kalitengah, Ali Mugiono, justru menyanggah terjadinya aksi unjuk rasa. Dia enggan berkomentar ketika dikonformasi mengenai aksi tersebut dan langsung menutup telepon.

Sementara itu, di level SMA, perankingan nilai pendaftar PPDB terus dilakukan. Kepala SMAN 2 Lamongan, Muki, mengatakan, nilai tertinggi pendaftar kemarin 377. Nilai terendahnya 324. Menurut dia, nilai tertinggi itu belum tergeser. Hanya nilai terendah mengalami kenaikan dari sebelumnya, 316.

Baca Juga :  Adrianus Dwiki Arya Purnomo, Gelandang Muda Rekrutan Anyar Persela

Itu terjadi karena kuota sudah terpenuhi. Sehingga, pendaftar yang terlalu banyak membuat posisi nilai terendah terus berganti. Kemarin (26/6), jumlah peserta login sekitar 260 calon siswa. “Jadi otomatis pendaftar sebelumnya akan tergeser,” ujarnya. 

Kepala SMAN 1 Lamongan, Kiswanto, menuturkan, jumlah pendaftar kemarin bertambah menjadi 358 peserta. Sebelumnya, 327 peserta. Akibat penambahan peserta, nilai perangkingan juga bergeser. Nilai tertinggi 368 dan terendah 292. Hari ini pendaftaran ditutup karena libur nasional terkait adanya Pilgub Jatim. “Pendaftaran kembali dibuka Kamis, calon peserta harus memantau perkembangan informasinya,” sarannya.

Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan  Provinsi Jawa Timur Wilayah Lamongan, Puji Hastuti, menjelaskan, PPDB SMA/SMK dilakukan secara online. Seluruh prosedurnya diatur dinas pendidikan provinsi. Calon pendaftar hanya diberikan dua pilihan lembaga. Karena itu dia meminta orang tua mendampingi anaknya. Mereka harus memperhatikan nilai putranya sebelum menentukan pilihan lembaga. Jika nilainya tidak mencukupi, maka ada kemungkinan tidak diterima di kedua lembaga pilihannya. “Meski diterapkan sistem zonasi, tapi nilai masih memberi peluang besar,” jelasnya. (jar/rka/yan)

KOTA – Sejumlah SMK negeri di Lamongan belum terpenuhi pagunya pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) online SMA/SMK hari kedua selasa (26/6). Kepala SMKN 1 Lamongan, Tri Waluyo, menuturkan, pemenuhan kuota belum terpenuhi karena banyak jurusan di sekolahnya. Berdasarkan data yang ada, jurusan paling diminati perbankan syari’ah. Pendaftarnya 68 calon siswa. Jurusan produksi dan siaran program televisi paling minim pendaftar, yakni 21 calon siswa.

Tri optimistis pagu akan terpenuhi. Sebab, pendaftaran masih dibuka sampai besok (28/6). Selain itu, SMK tidak menerapkan sistem zonasi. Juga, tidak ada kuota khusus bagi pendaftar luar kota. “Jadi calon peserta bisa mendaftar sesuai dengan lembaga pilihannya,” jelasnya.

Sementara itu, masa PPDB di SMKN 1 Kalitengah diwarnai aksi unjuk rasa para alumninya di depan halaman sekolah setempat. Meski alumni, mereka menuntut Kepala SMKN 1 Kalitengah, Andri Kusdarmanto, mengundurkan diri dari jabatannya.

Menurut humas SMKN 1 Kalitengah, Sumitro, aksi tersebut tidak berlangsung lama. Dia menolak ketika dikonfirmasi mengenai penyebab terjadinya aksi tersebut. Dia hanya membenarkan peserta demo merupakan alumni. “Pengunjuk rasa alumni, bukan internal lembaga aktif, tapi masih ada kemungkinan keterkaitannya,” ujarnya.

Menurut Sumitro, saat ini pihaknya hanya fokus mendampingi calon peserta  PPDB. Aksi tersebut dipastikan tidak mengganggu pelaksanaan PPDB. Apalagi, PPDB dilakukan secara online. Jumlah calon peserta tidak berjubel di halaman sekolah.

Baca Juga :  Tiga Bersaudara Raih Prestasi di Kejurprov Catur

Kepala Bakesbangpol Lamongan, Sudjito, menyatakan, pelaksanaan unjuk rasa itu hanya sekitar 30 menit. Dia mendengar kabar bahwa ada dua kubu yang berselisih di intern sekolah tersebut. Satu kubu setuju dengan model kepemimpinan kepala sekolah, Kubu lainnya menolak. Unjuk rasa tersebut meminta agar kepala sekolah segera dimutasi atau diturunkan dari jabatannya. “Terkait kebijakannya melekat ke instansi, tapi sudah dibicarakan saat mendamaikan aksi tersebut,” tuturnya.

Kepala SMKN 1 Kalitengah, Andri Kusdarmanto, menyatakan, aksi unjuk rasa itu sudah didengarnya. Namun, dia belum menerima kabar pasti dari cabang dinas karena posisinya saat demo tidak berada di sekolah. Meski begitu, dia tetap mengikuti kebijakan dari dinas pendidikan provinsi terkait mekanisme selanjutnya. “Mungkin ada yang tidak setuju dengan gaya kepemimpinan saya,” tandasnya.

Menurut Andri, selama masa kepemimpinannya memang ada sejumlah pihak tidak setuju. Namun jabatan kepala sekolah mutlak kewenangan dinas, berdasarkan prestasi dan kinerja. Dia hanya mengikuti sesuai dengan aturan.

Sementara itu, Pengawas Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kalitengah, Ali Mugiono, justru menyanggah terjadinya aksi unjuk rasa. Dia enggan berkomentar ketika dikonformasi mengenai aksi tersebut dan langsung menutup telepon.

Sementara itu, di level SMA, perankingan nilai pendaftar PPDB terus dilakukan. Kepala SMAN 2 Lamongan, Muki, mengatakan, nilai tertinggi pendaftar kemarin 377. Nilai terendahnya 324. Menurut dia, nilai tertinggi itu belum tergeser. Hanya nilai terendah mengalami kenaikan dari sebelumnya, 316.

Baca Juga :  Butuh 16 Atlet di Porprov 2021

Itu terjadi karena kuota sudah terpenuhi. Sehingga, pendaftar yang terlalu banyak membuat posisi nilai terendah terus berganti. Kemarin (26/6), jumlah peserta login sekitar 260 calon siswa. “Jadi otomatis pendaftar sebelumnya akan tergeser,” ujarnya. 

Kepala SMAN 1 Lamongan, Kiswanto, menuturkan, jumlah pendaftar kemarin bertambah menjadi 358 peserta. Sebelumnya, 327 peserta. Akibat penambahan peserta, nilai perangkingan juga bergeser. Nilai tertinggi 368 dan terendah 292. Hari ini pendaftaran ditutup karena libur nasional terkait adanya Pilgub Jatim. “Pendaftaran kembali dibuka Kamis, calon peserta harus memantau perkembangan informasinya,” sarannya.

Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan  Provinsi Jawa Timur Wilayah Lamongan, Puji Hastuti, menjelaskan, PPDB SMA/SMK dilakukan secara online. Seluruh prosedurnya diatur dinas pendidikan provinsi. Calon pendaftar hanya diberikan dua pilihan lembaga. Karena itu dia meminta orang tua mendampingi anaknya. Mereka harus memperhatikan nilai putranya sebelum menentukan pilihan lembaga. Jika nilainya tidak mencukupi, maka ada kemungkinan tidak diterima di kedua lembaga pilihannya. “Meski diterapkan sistem zonasi, tapi nilai masih memberi peluang besar,” jelasnya. (jar/rka/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/