alexametrics
30.6 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Language Class, Siswa Minimal Kuasai Lima Bahasa

Radar Lamongan – Kepala SMA Negeri 1 Sukodadi Wiyono terus berupaya menciptakan inovasi-inovasi dalam mengelola dan memaksimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan mutu sekolah. Tahun ini, SMA Negeri 1 Sukodadi membuka Language Class (kelas bahasa). Tak tanggung – tanggung, sistem berbicaranya menggunakan banyak bahasa (polygot).

Di kelas bahasa ini, diharapkan seluruh siswa menguasai 5 bahasa asing. Yakni, bahasa Inggris, Jepang, Mandarin, Jerman, dan bahasa Arab. Dengan menguasai lima bahasa mancanegara, lulusan kelas ini diharapkan bisa mengisi kebutuhan lapangan kerja baik nasional maupun internasional.

‘’Kita akan membuka satu kelas bahasa dengan target 36 siswa dalam satu rombel (rombongan belajar),’’ kata Kepala SMA Negeri 1 Sukodadi Wiyono. ‘’Dengan menguasai bahasa, maka kontak komunikasi dengan dunia bisnis dari negara itu amatlah mudah diakses. Selain itu, juga dikembangkan jiwa entrepreneur,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Hampir Semua Kamar Rumah Sakit Penuh, DPRD Desak Buat RS Darurat

SMAN 1 Sukodadi tak ingin siswa lulusannya tanpa modal pengetahuan tambahan. Siswa – siswa diasah mentalnya agar kuat menghadapi tekanan dan gigih dalam berjuang di bidang kewirausahaan. Sehingga, karya yang dihasilkan berkualitas dan mudah dipasarkan secara online via WhatsApp, Instagram, Facebook, E-commerce (Shopee, Blibli.com, Tokopedia, Lazada).

RAIH BANYAK PRESTASI MEMBANGGAKAN

SMA Negeri 1 Sukodadi, sekolah yang berdirinya urutan ke-4 Se-Kabupaten Lamongan, selalu berusaha bersaing dalam hal prestasi. Baik akademik maupun nonakademik. Meskipun pandemi dan pembelajaran tatap muka hanya dibatasi 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, semangat siswa untuk berprestasi tidak kendur.

Dalam setahun, terhitung puluhan prestasi dicapai sekolah yang beralamat di Jl Pandu No 32 Merjoyo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan itu. Baik di bidang pendidikan, olahraga, agama, seni, dan lainnya. Di antaranya juara harapan 1 Lomba Vlog Pengelolaan Sampah – HPSN 2021 Dinas Lingkungan Hidup Lamongan.

Baca Juga :  Antisipasi Pungli Urus Sertifikat Tanah

Sekolah yang dipimpin Wiyono ini juga berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu pada Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI) Tahun 2021. Sebagai lembaga pendidikan yang memiliki jaringan lintas sektoral dengan instansi-instansi seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, SMA Negeri 1 Sukodadi sudah berupaya memperoleh penghargaan Adiwiyata.

Di antaranya, melakukan pembenahan dan peningkatan administrasi, sarana prasarana, maupun sumber daya manusia, yaitu siswa, guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan, serta orang tua. Dari segi fasilitas, SMA Negeri 1 Sukodadi juga mengalami peningkatan. Selama dua tahun kepemimpinan Wiyono, fasilitas fisik nampak banyak perubahan. Di antaranya renovasi masjid, pagar dan gedung dua lantai. Selain itu, ada Pusat Pertunjukan Sport Culture Art Religions, Entrpreneur (Scare Show Center).

Radar Lamongan – Kepala SMA Negeri 1 Sukodadi Wiyono terus berupaya menciptakan inovasi-inovasi dalam mengelola dan memaksimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan mutu sekolah. Tahun ini, SMA Negeri 1 Sukodadi membuka Language Class (kelas bahasa). Tak tanggung – tanggung, sistem berbicaranya menggunakan banyak bahasa (polygot).

Di kelas bahasa ini, diharapkan seluruh siswa menguasai 5 bahasa asing. Yakni, bahasa Inggris, Jepang, Mandarin, Jerman, dan bahasa Arab. Dengan menguasai lima bahasa mancanegara, lulusan kelas ini diharapkan bisa mengisi kebutuhan lapangan kerja baik nasional maupun internasional.

‘’Kita akan membuka satu kelas bahasa dengan target 36 siswa dalam satu rombel (rombongan belajar),’’ kata Kepala SMA Negeri 1 Sukodadi Wiyono. ‘’Dengan menguasai bahasa, maka kontak komunikasi dengan dunia bisnis dari negara itu amatlah mudah diakses. Selain itu, juga dikembangkan jiwa entrepreneur,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Hadapi Industri 4.0 SMKN 2 Lamongan Buka Jurusan Teknik Mekatronika

SMAN 1 Sukodadi tak ingin siswa lulusannya tanpa modal pengetahuan tambahan. Siswa – siswa diasah mentalnya agar kuat menghadapi tekanan dan gigih dalam berjuang di bidang kewirausahaan. Sehingga, karya yang dihasilkan berkualitas dan mudah dipasarkan secara online via WhatsApp, Instagram, Facebook, E-commerce (Shopee, Blibli.com, Tokopedia, Lazada).

RAIH BANYAK PRESTASI MEMBANGGAKAN

SMA Negeri 1 Sukodadi, sekolah yang berdirinya urutan ke-4 Se-Kabupaten Lamongan, selalu berusaha bersaing dalam hal prestasi. Baik akademik maupun nonakademik. Meskipun pandemi dan pembelajaran tatap muka hanya dibatasi 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, semangat siswa untuk berprestasi tidak kendur.

Dalam setahun, terhitung puluhan prestasi dicapai sekolah yang beralamat di Jl Pandu No 32 Merjoyo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan itu. Baik di bidang pendidikan, olahraga, agama, seni, dan lainnya. Di antaranya juara harapan 1 Lomba Vlog Pengelolaan Sampah – HPSN 2021 Dinas Lingkungan Hidup Lamongan.

Baca Juga :  PNM Bersinergi dengan PT Petrokimia Gresik (Persero)

Sekolah yang dipimpin Wiyono ini juga berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu pada Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI) Tahun 2021. Sebagai lembaga pendidikan yang memiliki jaringan lintas sektoral dengan instansi-instansi seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, SMA Negeri 1 Sukodadi sudah berupaya memperoleh penghargaan Adiwiyata.

Di antaranya, melakukan pembenahan dan peningkatan administrasi, sarana prasarana, maupun sumber daya manusia, yaitu siswa, guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan, serta orang tua. Dari segi fasilitas, SMA Negeri 1 Sukodadi juga mengalami peningkatan. Selama dua tahun kepemimpinan Wiyono, fasilitas fisik nampak banyak perubahan. Di antaranya renovasi masjid, pagar dan gedung dua lantai. Selain itu, ada Pusat Pertunjukan Sport Culture Art Religions, Entrpreneur (Scare Show Center).

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/