alexametrics
30.4 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Hitung Ulang Merata pada 20 Kecamatan

TUBAN – Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kecamatan atau panitia pemilihan kecamatan (PPK) berakhir kemarin (16/4). PPK yang baru menuntaskan rekapitulasi tersebut, Grabagan, Parengan, dan Soko. Hingga kemarin sore, ketiga kecamatan ini masih disibukkan dengan proses penuntasan rekapitulasi suara. Dan, tadi malam dipastikan tuntas.

‘’Hari ini (kemarin, Red) selesai semua,’’ ujar Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban Salamun kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Meski demikian, Salamun mengklaim, proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan tersebut berjalan lancar. Tanpa kendala mendasar yang menghambat rekapitulasi. Dia juga mengklaim, tidak ada rekomendasi hitung ulang yang dilakukan petugas PPK. ‘’Sampai saat ini tidak ada rekomendasi untuk melakukan hitung ulang,’’ ujar mantan ketua PPK Kacamatan Semanding itu.

Baca Juga :  Sengketa Pemilu Cukup Diselesaikan di Bawaslu

Salamun lebih lanjut menyampaikan, kendati rekapitulasi suara di PPK tuntas pada hari terakhir kemarin, namun proses rekap suara di tingkat kabupaten atau KPUK tidak langsung dilakukan. Menunggu jeda hingga tiga hari. ‘’Rekapitulasi di tingkat KPUKdimulai 20 April hingga 7 Mei. Kita mulai 30 April,’’ tegas mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu.

Terpisah, Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Soko Adam Maclove mengatakan, dari 23 desa se-Kecamatan Soko, proses rekapitulasi tinggal menyempurnakan administrasi. ‘’Malam ini Insya Allah tuntas,’’ kata dia kemarin petang.

Disinggung terkait kendala lapangan yang menghambat proses rekapitulasi, Adam, sapaan akarabnya menuturkan, secara umum proses rekapitulasi berjalan lancar. Namun, ada satu TPS yang harus melakukan penghitungan ulang menyusul adanya keberatan dari saksi terkait surat suara yang melebihi jumlah pemilih yang hadir. ‘’Sehingga, direkomendasikan dihitung ulang, mulai dari pemilu DPR RI, DPR provinsi, hingga DPRD kabupaten,’’ ujar dia.

Baca Juga :  Waspada Angin Kencang Mengintai

Senada disampaikan Ketua Panwascam Grabagan Ali Mas’udi. Dia juga memastikan proses rekapitulasi di wilayah tugasnya telah tuntas. Menurut dia, lamanya proses rekapitulasi di Kecamatan Grabagan yang hanya sebelas desa itu karena faktor kehati-hatian dalam merekap. ‘’Lama, karena hati-hati, jangan sampai salah (dalam melakukan rekap, Red),’’ tandasnya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban Sullamul Hadi mengatakan, hampir semua panwascam pada 20 kecamatan se-Tuban mengeluarkan surat rekomendasi untuk melakukan hitung ulang menyusul keberatan dari saksi. Faktornya hampir sama, yakni adanya perbedaan jumlah surat suara dengan jumlah pemilih yang hadir di TPS.

Hanya, Hadi sapaan akrabnya, tidak bisa memerinci detail berapa desa dan berapa TPS yang harus penghitungan ulang di tingkat kecamatan. ‘’Yang jelas, seluruh kecamatan ada (menjalankan rekomendasi penghitungan ulang, Red),’’ ujar dia.

TUBAN – Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kecamatan atau panitia pemilihan kecamatan (PPK) berakhir kemarin (16/4). PPK yang baru menuntaskan rekapitulasi tersebut, Grabagan, Parengan, dan Soko. Hingga kemarin sore, ketiga kecamatan ini masih disibukkan dengan proses penuntasan rekapitulasi suara. Dan, tadi malam dipastikan tuntas.

‘’Hari ini (kemarin, Red) selesai semua,’’ ujar Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban Salamun kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Meski demikian, Salamun mengklaim, proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan tersebut berjalan lancar. Tanpa kendala mendasar yang menghambat rekapitulasi. Dia juga mengklaim, tidak ada rekomendasi hitung ulang yang dilakukan petugas PPK. ‘’Sampai saat ini tidak ada rekomendasi untuk melakukan hitung ulang,’’ ujar mantan ketua PPK Kacamatan Semanding itu.

Baca Juga :  Tiga Pekan, Penziarah Meningkat

Salamun lebih lanjut menyampaikan, kendati rekapitulasi suara di PPK tuntas pada hari terakhir kemarin, namun proses rekap suara di tingkat kabupaten atau KPUK tidak langsung dilakukan. Menunggu jeda hingga tiga hari. ‘’Rekapitulasi di tingkat KPUKdimulai 20 April hingga 7 Mei. Kita mulai 30 April,’’ tegas mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu.

Terpisah, Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Soko Adam Maclove mengatakan, dari 23 desa se-Kecamatan Soko, proses rekapitulasi tinggal menyempurnakan administrasi. ‘’Malam ini Insya Allah tuntas,’’ kata dia kemarin petang.

Disinggung terkait kendala lapangan yang menghambat proses rekapitulasi, Adam, sapaan akarabnya menuturkan, secara umum proses rekapitulasi berjalan lancar. Namun, ada satu TPS yang harus melakukan penghitungan ulang menyusul adanya keberatan dari saksi terkait surat suara yang melebihi jumlah pemilih yang hadir. ‘’Sehingga, direkomendasikan dihitung ulang, mulai dari pemilu DPR RI, DPR provinsi, hingga DPRD kabupaten,’’ ujar dia.

Baca Juga :  Waspada Angin Kencang Mengintai

Senada disampaikan Ketua Panwascam Grabagan Ali Mas’udi. Dia juga memastikan proses rekapitulasi di wilayah tugasnya telah tuntas. Menurut dia, lamanya proses rekapitulasi di Kecamatan Grabagan yang hanya sebelas desa itu karena faktor kehati-hatian dalam merekap. ‘’Lama, karena hati-hati, jangan sampai salah (dalam melakukan rekap, Red),’’ tandasnya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban Sullamul Hadi mengatakan, hampir semua panwascam pada 20 kecamatan se-Tuban mengeluarkan surat rekomendasi untuk melakukan hitung ulang menyusul keberatan dari saksi. Faktornya hampir sama, yakni adanya perbedaan jumlah surat suara dengan jumlah pemilih yang hadir di TPS.

Hanya, Hadi sapaan akrabnya, tidak bisa memerinci detail berapa desa dan berapa TPS yang harus penghitungan ulang di tingkat kecamatan. ‘’Yang jelas, seluruh kecamatan ada (menjalankan rekomendasi penghitungan ulang, Red),’’ ujar dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/