alexametrics
23.1 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Perempuan yang Sehat Melahirkan Bayi yang Sehat

TUBAN – Bagi Endah, Kartini adalah sosok yang mampu memberikan inspirasi bagi setiap wanita. Hal itu tidak lepas dari perjuangan Kartini yang mampu melawan belenggu diskriminasi terhadap wanita, yang kala itu sulit mendapat pendidikan. ‘’Semangat dan memiliki cita-cita yang mulia, itulah yang selama ini menginspirasi saya,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Berkat semangat dari buah pemikiran Kartini dan dukungan keluarga, kini Endah berhasil mengemban amanah sebagai Plt. kepala Dinkes Tuban. Sebuah jabatan yang sangat strategis. Sebab, dinkes merupakan salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang cukup vital dalam mengawal pemerintahan Tuban. Tanggungjawabnya pun cukup besar. ‘’Seberat apa pun tanggung jawab adalah amanah. Dan, kami selalu berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kesehatan. Mewujudkan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat adalah tujuan kami,’’ tegas istri Miftahul Munir itu.

Terkait kesehatan perempuan, Endah berkomitmen untuk menurunkan angka kematian ibu akibat hamil dan melahirkan. Salah satu upaya nyata yang sudah dilakukan adalah menggalakkan kegiatan deteksi dini kanker rahim. Utamanya pada keluarga tidak mampu. ‘’Dengan deteksi dini, upaya untuk melakukan penyembuhan bisa lebih efektif,’’ ujar magister kesehatan jebolan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu.

Baca Juga :  Separo Belum Digarap, 11 Raperda Batal Dibahas Tahun Ini

Diakui Endah, menjalankan tugas ganda sebagai leader di OPD sekaligus menjadi ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Namun demikian, Endah selalu berkomitmen untuk selalu mensinergikan antara tugas kantor dan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga. ‘’Yang terpenting adalah bisa mengatur waktu, kebersamaan dalam keluarga yang saling mendukung. Salah satu kebersamaan yang selalu kita rajut adalah selalu berkumpul saat di rumah,’’ ujar ibu dua anak itu.

Endah menyampaikan, sebagai pewaris buah pemikiran dan perjuangan Kartini dalam mewujudkan emansipasi wanita, sudah sepatutnya para generasi muda melanjutkan perjuangan Kartini dengan berkarya dan berprestasi di bidang masing-masing. Baik di dunia kesehatan, pendidikan, maupun bidang ekonomi. ‘’Berkat perjuangan Kartini kita semua (kaum perempuan, Red) bisa mengenyam pendidikan tanpa ada belenggu. Untuk itu, sudah semestinya kita meneruskan perjuangan Kartini dengan berkarya dan berprestasi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Fave Hotel Dukung Closed Payment BPJS Kesehatan

Sebagai pejabat perempuan di bidang kesehatan, Endah mengajak semua perempuan di Tuban untuk bersama-sama mewujudkan Tuban yang sehat, dimulai dari keluarga. Pasalnya, perempuan memiliki peran yang cukup urgen dalam menjaga kesehatan keluarga. Utamanya kepada anak. ‘’Untuk ibu rumah tangga ciptakan keluarga yang sehat melalui Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) dengan membiasakan keluarga untuk mengonsumsi buah dan sayur setiap hari. Kemudian aktif beraktifitas fisik dan pemeriksaan kesehatan secara teratur,’’ imbauan.

Endah juga mengajak semua ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan imunisasi dasar secara lengkap, serta memberikan asupan gizi yang seimbang. ‘’Mewujudkan keluarga yang sehat harus diawali sejak remaja. Sebab, remaja yang sehat kelak akan siap melahirkan bayi yang sehat,’’ kata dia yang berpesan kepada semua generasi muda untuk selalu menjaga kesehatan.

TUBAN – Bagi Endah, Kartini adalah sosok yang mampu memberikan inspirasi bagi setiap wanita. Hal itu tidak lepas dari perjuangan Kartini yang mampu melawan belenggu diskriminasi terhadap wanita, yang kala itu sulit mendapat pendidikan. ‘’Semangat dan memiliki cita-cita yang mulia, itulah yang selama ini menginspirasi saya,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Berkat semangat dari buah pemikiran Kartini dan dukungan keluarga, kini Endah berhasil mengemban amanah sebagai Plt. kepala Dinkes Tuban. Sebuah jabatan yang sangat strategis. Sebab, dinkes merupakan salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang cukup vital dalam mengawal pemerintahan Tuban. Tanggungjawabnya pun cukup besar. ‘’Seberat apa pun tanggung jawab adalah amanah. Dan, kami selalu berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kesehatan. Mewujudkan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat adalah tujuan kami,’’ tegas istri Miftahul Munir itu.

Terkait kesehatan perempuan, Endah berkomitmen untuk menurunkan angka kematian ibu akibat hamil dan melahirkan. Salah satu upaya nyata yang sudah dilakukan adalah menggalakkan kegiatan deteksi dini kanker rahim. Utamanya pada keluarga tidak mampu. ‘’Dengan deteksi dini, upaya untuk melakukan penyembuhan bisa lebih efektif,’’ ujar magister kesehatan jebolan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-10, Gerindra Gelar Bakti Sosial

Diakui Endah, menjalankan tugas ganda sebagai leader di OPD sekaligus menjadi ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Namun demikian, Endah selalu berkomitmen untuk selalu mensinergikan antara tugas kantor dan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga. ‘’Yang terpenting adalah bisa mengatur waktu, kebersamaan dalam keluarga yang saling mendukung. Salah satu kebersamaan yang selalu kita rajut adalah selalu berkumpul saat di rumah,’’ ujar ibu dua anak itu.

Endah menyampaikan, sebagai pewaris buah pemikiran dan perjuangan Kartini dalam mewujudkan emansipasi wanita, sudah sepatutnya para generasi muda melanjutkan perjuangan Kartini dengan berkarya dan berprestasi di bidang masing-masing. Baik di dunia kesehatan, pendidikan, maupun bidang ekonomi. ‘’Berkat perjuangan Kartini kita semua (kaum perempuan, Red) bisa mengenyam pendidikan tanpa ada belenggu. Untuk itu, sudah semestinya kita meneruskan perjuangan Kartini dengan berkarya dan berprestasi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Direktur Eksekutif Global Fund Jajaki Peluang Kerja Sama saat Bertemu Menko

Sebagai pejabat perempuan di bidang kesehatan, Endah mengajak semua perempuan di Tuban untuk bersama-sama mewujudkan Tuban yang sehat, dimulai dari keluarga. Pasalnya, perempuan memiliki peran yang cukup urgen dalam menjaga kesehatan keluarga. Utamanya kepada anak. ‘’Untuk ibu rumah tangga ciptakan keluarga yang sehat melalui Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) dengan membiasakan keluarga untuk mengonsumsi buah dan sayur setiap hari. Kemudian aktif beraktifitas fisik dan pemeriksaan kesehatan secara teratur,’’ imbauan.

Endah juga mengajak semua ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan imunisasi dasar secara lengkap, serta memberikan asupan gizi yang seimbang. ‘’Mewujudkan keluarga yang sehat harus diawali sejak remaja. Sebab, remaja yang sehat kelak akan siap melahirkan bayi yang sehat,’’ kata dia yang berpesan kepada semua generasi muda untuk selalu menjaga kesehatan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/