alexametrics
27.8 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Rusak sejak 2015, Spillway Waduk Pacal Dibangun Baru

Radar Bojonegoro – Pembangunan saluran pelimpas atau spillway Waduk Pacal masih terus dilakukan. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mengalokasikan anggaran sebesar Rp 96 miliar. Pembangunan itu ditar getkan selesai Juli 2022 mendatang.

‘’Kontraknya selama 20 bulan. Ini sudah berjalan sejak Desember lalu,’’ ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA Wilayah 4 Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Antonius Suryono kemarin (26/3).

Anton, sapaanya, menjelaskan bahwa saat ini progres pengerjaan baru berjalan 4 persen. Yakni, baru tahapan persiapan pengerjaan. Bulan depan baru dilakukan pengerjaan teknis. Pembangunan spillway cukup lama karena akan dibangun baru. Yakni, mengganti spillway yang rusak sejak 2015 lalu. Sehingga, membutuhkan waktu cukup lama untuk pengerjaannya. ‘’Jadi tidak memperbaiki, tapi membangun baru,’’ jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Baca Juga :  Isoman Butuh Oksigen? Segera ke Puskesmas Terdekat!

Menurut Anton, 20 bulan pengerjaan terbilang cepat. Sebab, membangun baru biasanya waktu pengerjaan bisa sampai dua tahun lebih. ‘’Secara teknik itu sudah cepat,’’ jelasnya. Spillway berfungsi mengatur limpasan air Waduk Pacal. Air secara otomatis akan melimpas keluar ketika debitnya penuh atau melebihi kapasitas. Saat ini semua air Waduk Pacal langsung melimpas ke sungai. Tidak ada yang menahannya.

‘’Jadi nanti air waduk akan tersimpan. Saat ini tidak tersimpan karena tidak ada penahannya,’’ jelasnya.

Pembangunan spillway Waduk Pacal dilakukan oleh PT Adhi Karya, salah satu badan usaha milik negara (BUMN). Anggarannya sebesar Rp 96 miliar dengan masa kerja 20 bulan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro Tedjo Sukomono menambahkan, spillway Waduk Pacal itu rusak sejak 2015 lalu akibat banjir.

Baca Juga :  Pengalaman Besar Diperenguti Satpam

Rusaknya spillway itu daya tampung waduk tidak bisa maksimal. Karena itu pembangun spillway ini diharapkan membuat daya tampung kembali normal. ‘’Kalau normal daya tampungnya hingga 23 juta meter kubik. Saat ini tidak sebanyak itu,’’ jelasnya. Tedjo menambahkan, tahun ini Waduk Gongseng juga akan dioperasikan. Rencananya, Juli mendatang mulai dilakukan pengisian waduk.

Radar Bojonegoro – Pembangunan saluran pelimpas atau spillway Waduk Pacal masih terus dilakukan. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mengalokasikan anggaran sebesar Rp 96 miliar. Pembangunan itu ditar getkan selesai Juli 2022 mendatang.

‘’Kontraknya selama 20 bulan. Ini sudah berjalan sejak Desember lalu,’’ ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA Wilayah 4 Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Antonius Suryono kemarin (26/3).

Anton, sapaanya, menjelaskan bahwa saat ini progres pengerjaan baru berjalan 4 persen. Yakni, baru tahapan persiapan pengerjaan. Bulan depan baru dilakukan pengerjaan teknis. Pembangunan spillway cukup lama karena akan dibangun baru. Yakni, mengganti spillway yang rusak sejak 2015 lalu. Sehingga, membutuhkan waktu cukup lama untuk pengerjaannya. ‘’Jadi tidak memperbaiki, tapi membangun baru,’’ jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Baca Juga :  Dinas Perpustakaan Mulai Jadwalkan Mobil Perpus Keliling ke Sekolah

Menurut Anton, 20 bulan pengerjaan terbilang cepat. Sebab, membangun baru biasanya waktu pengerjaan bisa sampai dua tahun lebih. ‘’Secara teknik itu sudah cepat,’’ jelasnya. Spillway berfungsi mengatur limpasan air Waduk Pacal. Air secara otomatis akan melimpas keluar ketika debitnya penuh atau melebihi kapasitas. Saat ini semua air Waduk Pacal langsung melimpas ke sungai. Tidak ada yang menahannya.

‘’Jadi nanti air waduk akan tersimpan. Saat ini tidak tersimpan karena tidak ada penahannya,’’ jelasnya.

Pembangunan spillway Waduk Pacal dilakukan oleh PT Adhi Karya, salah satu badan usaha milik negara (BUMN). Anggarannya sebesar Rp 96 miliar dengan masa kerja 20 bulan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro Tedjo Sukomono menambahkan, spillway Waduk Pacal itu rusak sejak 2015 lalu akibat banjir.

Baca Juga :  Dua Rumah Terbakar

Rusaknya spillway itu daya tampung waduk tidak bisa maksimal. Karena itu pembangun spillway ini diharapkan membuat daya tampung kembali normal. ‘’Kalau normal daya tampungnya hingga 23 juta meter kubik. Saat ini tidak sebanyak itu,’’ jelasnya. Tedjo menambahkan, tahun ini Waduk Gongseng juga akan dioperasikan. Rencananya, Juli mendatang mulai dilakukan pengisian waduk.

Artikel Terkait

Most Read

Menang 4-1, Chalwa Borong Gol

Pertandingan Krusial Resmi Ditunda

Kotak Suara Dijaga Ketat

FLS2N 2018 Lebih Menyenangkan

Artikel Terbaru


/