alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Rencana Pengerjaan Drainase dan Trotoar Bakal Pangkas Pepohonan

Radar Bojonegoro – Proyek pembangunan drainase serta trotoar di jalan protokol butuh pemangkasan pohon angsana. Tahun ini ada tujuh titik pengerjaan trotoar dan drainase di kawasan perkotaan.

Tentu, rencananya pohon peneduh di tujuh titik jalan itu digantikan dengan pohon tabebuya yang dikombinasikan pohon peneduh jenis lain. Tetapi, terkait jumlah pohon akan dipangkas itu masih belum terdata. Baik Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro maupun dinas lingkungan hidup (DLH) masih akan berkoordinasi dan identifikasi pohon akan dipangkas.

Kepala DLH Bojonegoro Hanafi mengungkapkan, pemangkasan pohon di titik-titik jalan protokol akan dibangun trotoar sudah pasti dilakukan. Biasanya, pemangkasan dilakukan saat lelang proyek usai.

Baca Juga :  Hasil UNBK Diumumkan 2 Mei

“Seperti proyek trotoar tahun lalu, pendataan jumlah pohon akan dipangkas dilakukan setelah lelang. Lalu pemangkasan pohon dilakukan jelang dimulainya proyek,” ujar Hanafi.

Sejauh ini, pihaknya hanya melakukan pemangkasan bagian atas pohon tingginya lebih dari tiga meter. Guna mencegah terjadinya pohon ambruk akibat diterpa angin kencang. Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana dan Utilitas Umum Dinas PKPCK Hari Prasetyo mengungkapkan, pihaknya saat ini masih proses identifikasi jumlah pohon akan dipangkas.

Alasan dipangkas, kondisi akar pohon sudah masuk ke dalam drainase. Sehingga, pohon harus diganti dengan pohon peneduh jenis lain dikombinasikan dengan pohon tabebuya. “Pohon peneduh yang sudah ditanam tahun lalu itu jenis pohon tanjung. Tidak menutup kemungkinan tahun ini akan ditanam pohon peneduh selain pohon tanjung,” kata Hari.

Baca Juga :  Pengangkutan Mesin JTB Sesalkan Tak Libatkan Pekerja Lokal

Adapun tujuh titik trotoar yang akan dibangun di antaranya Jalan Gajahmada, Jalan Panglima Sudirman, Jalan dr Sutomo, Jalan Imam Bonjol, Jalan Trunojoyo, Jalan KH Hasyim Asyari, dan Jalan Mastrip. Hari mengatakan baru lelang proyek trotoar Jalan Gajahmada yang masih ke layanan pengadaan sistem elektronik (LPSE).

Sisanya ditargetkan masuk LPSE dan mulai lelang pada Maret mendatang. “Baru Jalan Gajahmada sudah mulai lelang. Enam titik sisanya semoga bisa dimulai Maret. Karena sempat ada revisi berkas,” jelasnya. 

Radar Bojonegoro – Proyek pembangunan drainase serta trotoar di jalan protokol butuh pemangkasan pohon angsana. Tahun ini ada tujuh titik pengerjaan trotoar dan drainase di kawasan perkotaan.

Tentu, rencananya pohon peneduh di tujuh titik jalan itu digantikan dengan pohon tabebuya yang dikombinasikan pohon peneduh jenis lain. Tetapi, terkait jumlah pohon akan dipangkas itu masih belum terdata. Baik Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro maupun dinas lingkungan hidup (DLH) masih akan berkoordinasi dan identifikasi pohon akan dipangkas.

Kepala DLH Bojonegoro Hanafi mengungkapkan, pemangkasan pohon di titik-titik jalan protokol akan dibangun trotoar sudah pasti dilakukan. Biasanya, pemangkasan dilakukan saat lelang proyek usai.

Baca Juga :  Hasil UNBK Diumumkan 2 Mei

“Seperti proyek trotoar tahun lalu, pendataan jumlah pohon akan dipangkas dilakukan setelah lelang. Lalu pemangkasan pohon dilakukan jelang dimulainya proyek,” ujar Hanafi.

Sejauh ini, pihaknya hanya melakukan pemangkasan bagian atas pohon tingginya lebih dari tiga meter. Guna mencegah terjadinya pohon ambruk akibat diterpa angin kencang. Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana dan Utilitas Umum Dinas PKPCK Hari Prasetyo mengungkapkan, pihaknya saat ini masih proses identifikasi jumlah pohon akan dipangkas.

Alasan dipangkas, kondisi akar pohon sudah masuk ke dalam drainase. Sehingga, pohon harus diganti dengan pohon peneduh jenis lain dikombinasikan dengan pohon tabebuya. “Pohon peneduh yang sudah ditanam tahun lalu itu jenis pohon tanjung. Tidak menutup kemungkinan tahun ini akan ditanam pohon peneduh selain pohon tanjung,” kata Hari.

Baca Juga :  Hibah Dibatalkan, Kasek Mengadu Ketua DPRD

Adapun tujuh titik trotoar yang akan dibangun di antaranya Jalan Gajahmada, Jalan Panglima Sudirman, Jalan dr Sutomo, Jalan Imam Bonjol, Jalan Trunojoyo, Jalan KH Hasyim Asyari, dan Jalan Mastrip. Hari mengatakan baru lelang proyek trotoar Jalan Gajahmada yang masih ke layanan pengadaan sistem elektronik (LPSE).

Sisanya ditargetkan masuk LPSE dan mulai lelang pada Maret mendatang. “Baru Jalan Gajahmada sudah mulai lelang. Enam titik sisanya semoga bisa dimulai Maret. Karena sempat ada revisi berkas,” jelasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/