alexametrics
30.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Ridaul Aulia Putri Siswi Pinggiran Lihai Menjalankan Robot

RIDAUL Aulia Putri sibuk memegang remot analog robot di tangannya. Jari-jari tangannya tidak berhenti menggerakkan analognya. Sementara di dalam sebuah akuarium, benda berwarna jingga dan putih terus bergerak-gerak. Itulah robot analog hasil rakitan Ridaul Aulia Putri. Siswi MI Islamiyah Kepohbaru.

Robot dijalankan Ridaul itu harus memindahkan sejumlah kelereng dari lokasi satu ke lokasi lainnya. Tentunya masih di dalam akuarium itu. Itulah peraturan laga robotik antarsiswa di MTsN 3 Jombang diikuti Ridaul Minggu (24/2) lalu. Laga robotik diadakan Islamic Shool Robot Olimpiade (ISRO) itu diikuti ratusan siswa dari seluruh Indonesia. Mulai jenjang SD/MI hingga SMA/SMK.

Baca Juga :  Tak Boleh Ada Sentimen, Harus Berdasar Argumen

“Saya berhasil mengumpulkan 5 poin. Itu dalam 4 menit,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (26/2).

Poin itu mengantarkan Ridaul menjadi juara 2 kompetisi robot underwater (bawah air). Yakni, robot khusus atraksi menyelam. Tidak hanya itu, robot itu juga bisa digunakan sebagai alat bekerja di dalam air. “Ini yang diperagakan mengangkut kelereng di dalam air. Jadi ada fungsinya,” terang siswi kelas 5 itu.

Robot underwater itu berjalan di bawah air menggunakan bantuan remot kontrol. Tujuannya mengarahkan robot bergerak memindahkan barang. Pada lomba robot underwater ini Ridaul berhasil mengumpulkan 5 poin dengan waktu 4 menit. Sehingga berhasil menyabet juara 2. “Ini sungguh pengalaman luar biasa. Padahal, saya harus berhadapan dengan 30 tim robotik dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerabah Cobek Terkatrol Kafe Kuliner

Tidak hanya menyabet juara pada robot underwater, Ridaul juga menyabet juara 2 nasional pada kategori robot sumo 1 kilogram (kg) auonamus. Namun, kali ini siswi kelas 5 MI itu tidak berlaga sendirian. Dia dengan rekannya Alfin Maulana.

Diraihnya juara 2 tersebut juga merupakan prestasi luar biasa. Mereka harus berhadapan dengan peserta jauh lebih senior. Yakni, jenjang SMP dan SMA. “Tapi Alhamdulillah kami menang juara 2,” ujarnya.

Ridaul menuturkan, selama berlatih, mentor banyak memberikan strategi. Terutama menghadapi lawan yang lebih senior. “Tentunya kami juga harus tetap semangat,” ujarnya.

RIDAUL Aulia Putri sibuk memegang remot analog robot di tangannya. Jari-jari tangannya tidak berhenti menggerakkan analognya. Sementara di dalam sebuah akuarium, benda berwarna jingga dan putih terus bergerak-gerak. Itulah robot analog hasil rakitan Ridaul Aulia Putri. Siswi MI Islamiyah Kepohbaru.

Robot dijalankan Ridaul itu harus memindahkan sejumlah kelereng dari lokasi satu ke lokasi lainnya. Tentunya masih di dalam akuarium itu. Itulah peraturan laga robotik antarsiswa di MTsN 3 Jombang diikuti Ridaul Minggu (24/2) lalu. Laga robotik diadakan Islamic Shool Robot Olimpiade (ISRO) itu diikuti ratusan siswa dari seluruh Indonesia. Mulai jenjang SD/MI hingga SMA/SMK.

Baca Juga :  Perahu Penyeberangan Jembatan Bojonegoro Blora Akan Dikonsep Wisata

“Saya berhasil mengumpulkan 5 poin. Itu dalam 4 menit,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (26/2).

Poin itu mengantarkan Ridaul menjadi juara 2 kompetisi robot underwater (bawah air). Yakni, robot khusus atraksi menyelam. Tidak hanya itu, robot itu juga bisa digunakan sebagai alat bekerja di dalam air. “Ini yang diperagakan mengangkut kelereng di dalam air. Jadi ada fungsinya,” terang siswi kelas 5 itu.

Robot underwater itu berjalan di bawah air menggunakan bantuan remot kontrol. Tujuannya mengarahkan robot bergerak memindahkan barang. Pada lomba robot underwater ini Ridaul berhasil mengumpulkan 5 poin dengan waktu 4 menit. Sehingga berhasil menyabet juara 2. “Ini sungguh pengalaman luar biasa. Padahal, saya harus berhadapan dengan 30 tim robotik dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerabah Cobek Terkatrol Kafe Kuliner

Tidak hanya menyabet juara pada robot underwater, Ridaul juga menyabet juara 2 nasional pada kategori robot sumo 1 kilogram (kg) auonamus. Namun, kali ini siswi kelas 5 MI itu tidak berlaga sendirian. Dia dengan rekannya Alfin Maulana.

Diraihnya juara 2 tersebut juga merupakan prestasi luar biasa. Mereka harus berhadapan dengan peserta jauh lebih senior. Yakni, jenjang SMP dan SMA. “Tapi Alhamdulillah kami menang juara 2,” ujarnya.

Ridaul menuturkan, selama berlatih, mentor banyak memberikan strategi. Terutama menghadapi lawan yang lebih senior. “Tentunya kami juga harus tetap semangat,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Awas Ular Masuk Rumah

Mudik Lebaran, Ditambah Enam Kereta

Asuransi Sapi Baru Terserap 4 Persen

Majelis Hakim Harus Beri Efek Jera

Artikel Terbaru


/