alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Menuju Masyarakat Tuban yang Produktif dan Sejahtera

ADVERTORIAL – Sejumlah upaya untuk mensukseskan program keluarga berencana (KB) terus dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa dan Keluarga Berencana  (Dispemaspemdes KB) Tuban. Salah satu upaya yang digalakkan adalah  kontrasepsi KB metode operasi wanita (MOW) dan metode operasi pria (MOP).

Sabtu (24/2) lalu, kegiatan dalam rangka meningkatkan capaian Metode KB Jangka Panjang (MKJP) itu kembali digelar.

Bertempat di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban, pelayanan medis pemasangan alat kontrasepsi kerja sama dengan Badan Kependudukan dan KB Nasional (BKKBN) Provinsi Jatim, dinas kesehatan (dinkes) setempat, Tim Penggeran (TP) PKK Tuban, dan TNI itu melibatkan 163 peserta. Rinciannya, 153 peserta MOW dan 10 peserta MOP.

Baca Juga :  Tambah Pasukan Penembak Jitu

Kepala Dispemaspemdes KB Tuban Mahmudi mengatakan, pelayanan medis MOW dan MOP merupakan kegiatan rutin dan gratis. Tujuannya, untuk mensukseskan program pemerintah di bidang KB.

‘’Alhamdulillah, jumlah peserta terus mengalami peningkatan,’’ tuturnya sekaligus menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program tersebut.

Disampaikan Mahmudi, pelayanan medis MOW dan MOP merupakan salah satu program untuk mewujudkan keluarga yang produktif dengan dua anak cukup.

Dijelaskan dia, MOW dan MOP tidak seperti KB pada umumnya. Pelayanan medis pemasangan alat kontrasepsi jenis MOW dan MOP hanya dikhususkan bagi wanita atau pria yang sudah memiliki dua anak.

‘’Harapannya, keluarga menjadi lebih produktif dan terencana,’’ tutur mantan kepala bagian (kabag) kesejahteraan rakyat (kesra) setda setempat itu.

Baca Juga :  Cetak Pemimpin Masa Depan Multitalenta

Dikatakan Mahmudi, kegiatan pelayanan medis pemasangan alat kontrasepsi bakal terus digelar untuk meningkatkan capaian MKJP di Bumi Wali. Sehingga, masyarakat Tuban semakin produktif dan sejahtera.

ADVERTORIAL – Sejumlah upaya untuk mensukseskan program keluarga berencana (KB) terus dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa dan Keluarga Berencana  (Dispemaspemdes KB) Tuban. Salah satu upaya yang digalakkan adalah  kontrasepsi KB metode operasi wanita (MOW) dan metode operasi pria (MOP).

Sabtu (24/2) lalu, kegiatan dalam rangka meningkatkan capaian Metode KB Jangka Panjang (MKJP) itu kembali digelar.

Bertempat di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban, pelayanan medis pemasangan alat kontrasepsi kerja sama dengan Badan Kependudukan dan KB Nasional (BKKBN) Provinsi Jatim, dinas kesehatan (dinkes) setempat, Tim Penggeran (TP) PKK Tuban, dan TNI itu melibatkan 163 peserta. Rinciannya, 153 peserta MOW dan 10 peserta MOP.

Baca Juga :  Gunakan Blender Lebih Irit

Kepala Dispemaspemdes KB Tuban Mahmudi mengatakan, pelayanan medis MOW dan MOP merupakan kegiatan rutin dan gratis. Tujuannya, untuk mensukseskan program pemerintah di bidang KB.

‘’Alhamdulillah, jumlah peserta terus mengalami peningkatan,’’ tuturnya sekaligus menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program tersebut.

Disampaikan Mahmudi, pelayanan medis MOW dan MOP merupakan salah satu program untuk mewujudkan keluarga yang produktif dengan dua anak cukup.

Dijelaskan dia, MOW dan MOP tidak seperti KB pada umumnya. Pelayanan medis pemasangan alat kontrasepsi jenis MOW dan MOP hanya dikhususkan bagi wanita atau pria yang sudah memiliki dua anak.

‘’Harapannya, keluarga menjadi lebih produktif dan terencana,’’ tutur mantan kepala bagian (kabag) kesejahteraan rakyat (kesra) setda setempat itu.

Baca Juga :  Kenalkan Robot di Sekolah Pinggiran 

Dikatakan Mahmudi, kegiatan pelayanan medis pemasangan alat kontrasepsi bakal terus digelar untuk meningkatkan capaian MKJP di Bumi Wali. Sehingga, masyarakat Tuban semakin produktif dan sejahtera.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/