alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Gelar Misa Dua Kali

LAMONGAN, Radar Lamongan – Perayaan Hari Natal bagi umat nasrani di Lamongan berlangsung khidmat dan kondusif. Setiap gereja baik Kristen Protestan maupun Katolik, sama-sama menggelar misa sebanyak dua kali. Yakni pagi dan malam. 

Personel gabungan Polri, TNI, dan masyarakat sipil turut membantu mengamankan jalannya ibadah. Seperti ibadah misa natal yang dilakukan umat Gereja Katolik St. Fransiskus Xaverius Lamongan. Sebanyak 150 jemaat telah memadati gereja sebelum misa dimulai. Misa pada malam hari dimulai pukul 19.00, sementara misa pagi hari dimulai pukul 08.00.

Ketua Stasi Gereja St. Fransiskus Xaverius Lamongan Ignatius Gunaidi menuturkan, misa di gereja tersebut dipimpin Pastor Romo D Suwadji DN dari Paroki Santa Perawan Maria Gresik. Sementara tema natal yang diusung tahun ini adalah hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang.

Baca Juga :  Lirik Konsumen, Distro Distro Sedang terapkan Strategi Ini

‘’Tema seluruh gereja di Indonesia sama karena itu gabungan antara KWI (Konferensi Wali Gereja) yang mewakili umat Katolik dengan PGI (Persatuan Gereja Indonesia) yang mewakili umat Kristen Protestan,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (25/12).

Pria yang juga Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Lamongan ini menuturkan, misa pada malam hari untuk malam natal menyambut kelahiran Yesus. Sementara pada pagi hari untuk pesta keluarga kudus. 

Persiapan sekaligus rangkaian acara dalam menyambut natal tahun ini dimulai sejak awal Desember. Seperti mengadakan bazaar dan bhakti sosial.

‘’Rangkaian acaranya mengikuti Paroki Gresik,’’ tuturnya.

Menurut Gunaidi, perbedaan antara natal tahun ini dengan sebelumnya adalah lebih merangkul semua pihak yang ada di dalam gereja dan luar gereja. Dia dan umat nasrani lainnya berharap natal tahun ini semua pihak diberkati. Kemudian semakin guyub rukun antara internal gereja, antargereja, dan antaragama.

Baca Juga :  Bawa Boneka Keliling Jawa Mendongeng di Sekolah Dasar

‘’Karena kami juga bagian dari NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),’’ ujarnya. (din/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Perayaan Hari Natal bagi umat nasrani di Lamongan berlangsung khidmat dan kondusif. Setiap gereja baik Kristen Protestan maupun Katolik, sama-sama menggelar misa sebanyak dua kali. Yakni pagi dan malam. 

Personel gabungan Polri, TNI, dan masyarakat sipil turut membantu mengamankan jalannya ibadah. Seperti ibadah misa natal yang dilakukan umat Gereja Katolik St. Fransiskus Xaverius Lamongan. Sebanyak 150 jemaat telah memadati gereja sebelum misa dimulai. Misa pada malam hari dimulai pukul 19.00, sementara misa pagi hari dimulai pukul 08.00.

Ketua Stasi Gereja St. Fransiskus Xaverius Lamongan Ignatius Gunaidi menuturkan, misa di gereja tersebut dipimpin Pastor Romo D Suwadji DN dari Paroki Santa Perawan Maria Gresik. Sementara tema natal yang diusung tahun ini adalah hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang.

Baca Juga :  SMAN Widang, Sekolah Pinggiran Mengantarkan Mimpi Anak Anak Desa

‘’Tema seluruh gereja di Indonesia sama karena itu gabungan antara KWI (Konferensi Wali Gereja) yang mewakili umat Katolik dengan PGI (Persatuan Gereja Indonesia) yang mewakili umat Kristen Protestan,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (25/12).

Pria yang juga Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Lamongan ini menuturkan, misa pada malam hari untuk malam natal menyambut kelahiran Yesus. Sementara pada pagi hari untuk pesta keluarga kudus. 

Persiapan sekaligus rangkaian acara dalam menyambut natal tahun ini dimulai sejak awal Desember. Seperti mengadakan bazaar dan bhakti sosial.

‘’Rangkaian acaranya mengikuti Paroki Gresik,’’ tuturnya.

Menurut Gunaidi, perbedaan antara natal tahun ini dengan sebelumnya adalah lebih merangkul semua pihak yang ada di dalam gereja dan luar gereja. Dia dan umat nasrani lainnya berharap natal tahun ini semua pihak diberkati. Kemudian semakin guyub rukun antara internal gereja, antargereja, dan antaragama.

Baca Juga :  Syamsul Pertanyakan Penerima Uang

‘’Karena kami juga bagian dari NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),’’ ujarnya. (din/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/