alexametrics
30.6 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Lagi, Amankan Tujuh Anjal

KOTA – Petugas penegak perda kembali mengamankan anak jalanan (anjal). sabtu (25/11), sebanyak tujuh anjal diamankan di simpang tiga Jalan Lamongrejo. Rata-rata mereka berasal dari Lamongan.‘’Simpang tiga itu sering dibuat nongkrong (anjal),’’ kata Bambang Yustiono, Kasi Oprasi dan Pengendalian Satpol PP Lamongan.   

Seluruh anjal itu kebanyakan hanya lulusan SD. Mereka diantaranya Ino, 18, warga Desa Jangkungkusumo Kecamatan Maduran; Edi, 18, warga Desa Balungtawun Kecamatan Sukodadi; Ari, 17, warga Desa Kaliotik Baru Kelurahan Temanggungan; Khoirul, 18, warga Magelang, Ongki, 18, warga Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang; Fikri, 20, warga Kelurahan Temnggungan Lamongan; dan Ratman, 19, warga Kecamatan Padangan Bojonegoro.

‘’Selain menertibkan anak jalanan serta menjadikan perbincangan di media sosial (medsos), razia ini untuk membuat jera mereka agar tak melakukan ulah di lokasi tersebut. Karena mereka tak segan mencoret mobil saat mengamen ketika tidak diberi oleh pemilik mobil ’’ tegasnya.

Baca Juga :  Dicukur, Anjal Menangis

Bambang menambahkan, sebenarnya orangtua anjal itu tidak mengetahui yang dilakukan anaknya mengamen di pinggir jalan. Namun ada juga yang sudah mengetahui, tapi dibiarkan saja, karena sudah capek memberikan nasehat.

Setelah diamankan, ketujuh anjal itu didata dan dipanggil kedua orangtuanya. Juga diminta membuat surat pernyataan agar tidka mengulangi lagi. Kalau tertangkap lagi akan dikirim ke dinas sosial (dinsos) dan dibawa ke Kediri untuk dilakukan pembinaan. ‘’Semua yang terjaring razia dipotong rambutnya agar lebih rapi dan tak kembali ke tempat semula,’’ pungkasnya.

KOTA – Petugas penegak perda kembali mengamankan anak jalanan (anjal). sabtu (25/11), sebanyak tujuh anjal diamankan di simpang tiga Jalan Lamongrejo. Rata-rata mereka berasal dari Lamongan.‘’Simpang tiga itu sering dibuat nongkrong (anjal),’’ kata Bambang Yustiono, Kasi Oprasi dan Pengendalian Satpol PP Lamongan.   

Seluruh anjal itu kebanyakan hanya lulusan SD. Mereka diantaranya Ino, 18, warga Desa Jangkungkusumo Kecamatan Maduran; Edi, 18, warga Desa Balungtawun Kecamatan Sukodadi; Ari, 17, warga Desa Kaliotik Baru Kelurahan Temanggungan; Khoirul, 18, warga Magelang, Ongki, 18, warga Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang; Fikri, 20, warga Kelurahan Temnggungan Lamongan; dan Ratman, 19, warga Kecamatan Padangan Bojonegoro.

‘’Selain menertibkan anak jalanan serta menjadikan perbincangan di media sosial (medsos), razia ini untuk membuat jera mereka agar tak melakukan ulah di lokasi tersebut. Karena mereka tak segan mencoret mobil saat mengamen ketika tidak diberi oleh pemilik mobil ’’ tegasnya.

Baca Juga :  Razia Gelandangan, Salah Satunya Ternyata Pensiunan Migas

Bambang menambahkan, sebenarnya orangtua anjal itu tidak mengetahui yang dilakukan anaknya mengamen di pinggir jalan. Namun ada juga yang sudah mengetahui, tapi dibiarkan saja, karena sudah capek memberikan nasehat.

Setelah diamankan, ketujuh anjal itu didata dan dipanggil kedua orangtuanya. Juga diminta membuat surat pernyataan agar tidka mengulangi lagi. Kalau tertangkap lagi akan dikirim ke dinas sosial (dinsos) dan dibawa ke Kediri untuk dilakukan pembinaan. ‘’Semua yang terjaring razia dipotong rambutnya agar lebih rapi dan tak kembali ke tempat semula,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/