alexametrics
30.6 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Tunggu Tim Labfor Polda Jatim

KEDUNGPRING, Radar Lamongan – Penyebab kebakaran di pabrik pengolahan kayu CV Alaf Denida berada di Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring Kamis malam (24/10) belum diketahui pasti.

‘’Masih di police line karena menunggu tim Labfor dari Polda Jatim untuk mengetahui terjadinya kebakaran,’’ kata Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat.

Menurut dia, tim Labfor Polda Jatim baru berkomunikasi, belum datang ke lokasikejadian.‘’Sampai saat ini belum bertemu dengan pemiliknya karena masih di Surabaya. Kemungkinan kerugian kisaran Rp 5 miliar karena banyak mesin didalam pabrik,’’ ujarnya.

Kebakaran sekitar pukul 20.00 itu kali pertama diketahui satpam Warsit, 42. Api sudah terlihat membesar di cerobong pengolahan kayu. Saksi berteriak meminta batuan warga untuk memadamkan.

Baca Juga :  Ini Jumlah Pemilih Lamongan yang Lahir 1 Januari

‘’Api pertama kalinya dari cerobong yang terdapat sekam kayu, berada di belakang pabrik tempat pengolah kayu,’’ jelas Norman.

Mobil pemadam di depan pabrik, tak bisa memadamkan kobaran api. Enam mobil PMK akhirnya dikerahkan ke lokasi. ‘’Api bisa dipadamkan sekitar 4 jam lamanya dari kejadian,’’ imbuhnya.

Norman belum berani menyimpulkan penyebab kebakaran itu. Apakah karena korsleting listrik atau faktor lainnya. Hanya, bagian belakang pabrik terdapat serpihan kayu.

KEDUNGPRING, Radar Lamongan – Penyebab kebakaran di pabrik pengolahan kayu CV Alaf Denida berada di Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring Kamis malam (24/10) belum diketahui pasti.

‘’Masih di police line karena menunggu tim Labfor dari Polda Jatim untuk mengetahui terjadinya kebakaran,’’ kata Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat.

Menurut dia, tim Labfor Polda Jatim baru berkomunikasi, belum datang ke lokasikejadian.‘’Sampai saat ini belum bertemu dengan pemiliknya karena masih di Surabaya. Kemungkinan kerugian kisaran Rp 5 miliar karena banyak mesin didalam pabrik,’’ ujarnya.

Kebakaran sekitar pukul 20.00 itu kali pertama diketahui satpam Warsit, 42. Api sudah terlihat membesar di cerobong pengolahan kayu. Saksi berteriak meminta batuan warga untuk memadamkan.

Baca Juga :  Lamongan Bertekad Zero Stunting

‘’Api pertama kalinya dari cerobong yang terdapat sekam kayu, berada di belakang pabrik tempat pengolah kayu,’’ jelas Norman.

Mobil pemadam di depan pabrik, tak bisa memadamkan kobaran api. Enam mobil PMK akhirnya dikerahkan ke lokasi. ‘’Api bisa dipadamkan sekitar 4 jam lamanya dari kejadian,’’ imbuhnya.

Norman belum berani menyimpulkan penyebab kebakaran itu. Apakah karena korsleting listrik atau faktor lainnya. Hanya, bagian belakang pabrik terdapat serpihan kayu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/