alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Pendapatan Menurun, Gedung DPRD Jadi Dibangun?

Radar Bojonegoro – Rencana pembangunan gedung DPRD Bojonegoro tahun depan kembali berubah. Dari ditarget setahun selesai, bakal menjadi dua tahap pembangunan. Perubahan itu terkait anggaran akan dialokasikan tahun depan.

DPRD dan pemkab segera membahas ulang rencana pembangunannya. Ketua DPRD Bojonegoro Imam Sholikin menjelaskan, awalnya pembangunan gedung DPRD ditarget setahun selesai. Pembangunanya dilaksanakan mulai awal tahun depan. Namun, rencana itu bakal direvisi. Yakni, dibangun dalam dua tahap selama dua tahun. ‘’Memang ada perubahan. Jadi, akan kami bahas lagi,’’ jelasnya.

Sebelumnya, semua anggota DPRD sudah final meminta membangun gedung baru itu tahun depan. Durasi waktu pembangunan gedung di Jalan Veteran itu, selama setahun. Sehingga, tidak memakan banyak waktu. Anggaran bakal digunakan juga sudah ditentukan, yakni Rp 70 miliar.

Baca Juga :  SMA dan SMK Swasta Belum Terima Subsidi SPP

Namun, berbagai penurunan pendapatan mengubah rencana itu. Diperkirakan anggaran dibutuhkan tidak bisa tersedia penuh tahun depan. Karena itu, muncul opsi proses pembangunan berlangsung selama dua tahap.

‘’Rencananya anggaran dibagi dua. Rp 40 miliar dulu. Sisanya tahun berikutnya,’’ tutur politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Meski demikian, lanjut Imam, hal itu tidak bisa diputuskan sendiri. Pihaknya akan menggelar rapat internal dengan anggota DPRD membahas itu. Setelah itu akan dibahas dengan pemkab setempat. Yakni, antara badan anggaran (banggar) DPRD dan tim anggaran pemkab.

Tahap perencanaan pembangunan gedung itu juga sudah selesai. Dinas perumahan, kawasan permukiman (PKP), dan cipta karya sudah mema parkan hasil desainnya pada DPRD setempat. Gedung itu akan dibangun empat lantai dengan sejumlah ruang. Seperti ruang kerja anggota DPRD hingga ruang mezanin. Namun, desain itu juga bakal mengalami perubahan.

Baca Juga :  Alami Hujan Deras, Banjir Bandang Terjadi di Desa Sumber Brantas

‘’Desain akan mengalami perubahan. Nanti akan kami bahas lebih lanjut dengan temanteman,’’ jelansya. Kabid Tata Gedung Dinas PKP Cipta Karya Benny Kurniawan mengatakan, pembangunan gedung DPRD memang belum final. Sejumlah perubahan perencanaan masih dilakukan lagi. Namun, pihaknya belum bisa memastikan bagaimana perubahannya.

‘’Masih belum final,’’ jelasnya. Benny mengakui, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung DPRD sesuai desain awal cukup banyak. Bahkan, bisa di atas Rp 70 miliar. Sehingga, saat ini tengah dibahas mengenai anggaran pembangunan gedung itu.

Radar Bojonegoro – Rencana pembangunan gedung DPRD Bojonegoro tahun depan kembali berubah. Dari ditarget setahun selesai, bakal menjadi dua tahap pembangunan. Perubahan itu terkait anggaran akan dialokasikan tahun depan.

DPRD dan pemkab segera membahas ulang rencana pembangunannya. Ketua DPRD Bojonegoro Imam Sholikin menjelaskan, awalnya pembangunan gedung DPRD ditarget setahun selesai. Pembangunanya dilaksanakan mulai awal tahun depan. Namun, rencana itu bakal direvisi. Yakni, dibangun dalam dua tahap selama dua tahun. ‘’Memang ada perubahan. Jadi, akan kami bahas lagi,’’ jelasnya.

Sebelumnya, semua anggota DPRD sudah final meminta membangun gedung baru itu tahun depan. Durasi waktu pembangunan gedung di Jalan Veteran itu, selama setahun. Sehingga, tidak memakan banyak waktu. Anggaran bakal digunakan juga sudah ditentukan, yakni Rp 70 miliar.

Baca Juga :  60 Rekanan Berebut Proyek Masjid Wisata Religi Margomulyo

Namun, berbagai penurunan pendapatan mengubah rencana itu. Diperkirakan anggaran dibutuhkan tidak bisa tersedia penuh tahun depan. Karena itu, muncul opsi proses pembangunan berlangsung selama dua tahap.

‘’Rencananya anggaran dibagi dua. Rp 40 miliar dulu. Sisanya tahun berikutnya,’’ tutur politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Meski demikian, lanjut Imam, hal itu tidak bisa diputuskan sendiri. Pihaknya akan menggelar rapat internal dengan anggota DPRD membahas itu. Setelah itu akan dibahas dengan pemkab setempat. Yakni, antara badan anggaran (banggar) DPRD dan tim anggaran pemkab.

Tahap perencanaan pembangunan gedung itu juga sudah selesai. Dinas perumahan, kawasan permukiman (PKP), dan cipta karya sudah mema parkan hasil desainnya pada DPRD setempat. Gedung itu akan dibangun empat lantai dengan sejumlah ruang. Seperti ruang kerja anggota DPRD hingga ruang mezanin. Namun, desain itu juga bakal mengalami perubahan.

Baca Juga :  Kelas Rusak SMP Diusulkan Rp 3,9 miliar

‘’Desain akan mengalami perubahan. Nanti akan kami bahas lebih lanjut dengan temanteman,’’ jelansya. Kabid Tata Gedung Dinas PKP Cipta Karya Benny Kurniawan mengatakan, pembangunan gedung DPRD memang belum final. Sejumlah perubahan perencanaan masih dilakukan lagi. Namun, pihaknya belum bisa memastikan bagaimana perubahannya.

‘’Masih belum final,’’ jelasnya. Benny mengakui, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung DPRD sesuai desain awal cukup banyak. Bahkan, bisa di atas Rp 70 miliar. Sehingga, saat ini tengah dibahas mengenai anggaran pembangunan gedung itu.

Artikel Terkait

Most Read

Transaksi Via Jasa Pengiriman

Buka Pendaftaran Panwascam Pilkada 2020 

Kursi Ketua DPRD Digoyang

Artikel Terbaru


/