alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Sobek Terpal Truk, Bajing Loncat Kuras 105 Batik

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sindikat bajing loncat yang meresahkan di Jalan Bojonegoro-Padangan, mulai terendus. Kepolisian menangkap Tri Cahyono, 31, salah satu anggota sindikat bajing loncat.

Tersangka warga Desa/Kecamatan Bubulan, itu ditangkap setelah beraksi menguras muatan truk di jalan raya antara Kecamatan Padangan-Purwosari. Sedangkan, tiga pelaku lainnya masih buron. Kepolisian menetapkan daftar pencarian orang (DPO), yakni inisial PP, LM, dan LY.

Tiga pelaku DPO ini melarikan diri saat polisi melakukan penghadangan. “Mereka berempat punya peran masing-masing. Tersangka sebagai sopir. Sedangkan, tiga lainnya yang mengeksekusi,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli saat konferensi pers kemarin (25/9).

Baca Juga :  Objek Wisata Belum Boleh Buka

Tersangka ditangkap anggotanya sekitar pukul 05.00 pada 12 September 2019 di jalan raya antara Kecamatan Padangan-Purwosari. Tersangka bersama tiga temannya mengendarai mobil Panther merah.

Modusnya, membuntuti truk-truk bermuatan. Lalu meloncat ke atas bak truk untuk mencuri muatan truk. “Mereka ini memanjat truk dengan cara naik kap mesin mobilnya. Lalu menggunakan cutter membuka pembungkus muatan (terpal) di dalam truk,” terangnya.

Barang yang mereka curi ialah 105 setel pakaian batik yang akan dikirim dari arah Jawa Tengah ke Jawa Timur. Menurut pengakuan tersangka, ia baru kali pertama melakukan tindak kejahatan tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. “Meski mengaku baru satu kali, kami akan terus lakukan pendalaman dan pengembangan kasus ini,” ujar Ary sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Andik Cahyo, Kembangkan Sport Science Demi Kemajuan Atlet Bojonegoro

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sindikat bajing loncat yang meresahkan di Jalan Bojonegoro-Padangan, mulai terendus. Kepolisian menangkap Tri Cahyono, 31, salah satu anggota sindikat bajing loncat.

Tersangka warga Desa/Kecamatan Bubulan, itu ditangkap setelah beraksi menguras muatan truk di jalan raya antara Kecamatan Padangan-Purwosari. Sedangkan, tiga pelaku lainnya masih buron. Kepolisian menetapkan daftar pencarian orang (DPO), yakni inisial PP, LM, dan LY.

Tiga pelaku DPO ini melarikan diri saat polisi melakukan penghadangan. “Mereka berempat punya peran masing-masing. Tersangka sebagai sopir. Sedangkan, tiga lainnya yang mengeksekusi,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli saat konferensi pers kemarin (25/9).

Baca Juga :  Agus Sukimin, Pembuat Motor Kayu

Tersangka ditangkap anggotanya sekitar pukul 05.00 pada 12 September 2019 di jalan raya antara Kecamatan Padangan-Purwosari. Tersangka bersama tiga temannya mengendarai mobil Panther merah.

Modusnya, membuntuti truk-truk bermuatan. Lalu meloncat ke atas bak truk untuk mencuri muatan truk. “Mereka ini memanjat truk dengan cara naik kap mesin mobilnya. Lalu menggunakan cutter membuka pembungkus muatan (terpal) di dalam truk,” terangnya.

Barang yang mereka curi ialah 105 setel pakaian batik yang akan dikirim dari arah Jawa Tengah ke Jawa Timur. Menurut pengakuan tersangka, ia baru kali pertama melakukan tindak kejahatan tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. “Meski mengaku baru satu kali, kami akan terus lakukan pendalaman dan pengembangan kasus ini,” ujar Ary sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Andik Cahyo, Kembangkan Sport Science Demi Kemajuan Atlet Bojonegoro

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/