alexametrics
24 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Pembangunan Fasilitas Tuntas 2021

BOJONEGORO – Pembangunan fasilitas proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) yang dikelola Pertamina EP Cepu diperkirakan tuntas 2021 mendatang.

Diharapkan, lapangan yang memproduksi sekitar 330 juta standar kaki kubik per hari tersebut banyak mempekerjaan warga lokal.

”Proyek ini harus menciptakan multiplier effect. Ini adalah instruksi langsung dari presiden,’’ ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan saat peletakan batu pertama di proyek pengembangan lapangan JTB kemarin (25/9).

Mantan menteri perhubungan itu ingin proyek tersebut tidak seperti proyek di zaman dulu.

Yaitu, tidak bisa diakses dan tidak berdampak pada masyarakat setempat. ”Proyek ini harus berdampak pada perekonomian masyarakat,’’ terangnya.

Baca Juga :  Tetap Pakai Zonasi PPDB

Jonan menjelaskan, nilai investasi yang digelontorkan pemerintah adalah senilai USD 1,55 miliar.  

Nilai tersebut menurun. Sebab, awalnya pemerintah ingin menggelontorkan investasi sebesar USD 2 miliar. 

Turunnya angka investasi tersebut karena pemerintah melakukan penghematan. Sehingga, dengan hanya USD 1,55 miliar bisa mengembangkan proyek itu.

”Jadi, tidak harus investasi sebesar-besarnya,’’ terangnya. ”Investasi di proyek JTB dibagi menjadi dua, yaitu untuk lapangan dan untuk pipanisasi,’’ tabahnya.

Jonan juga membahas soal participating interest (PI). PI yang akan di-share ke daerah senilai 10 persen.

Saat ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang memformulasikan teknis PI tersebut. 

Mengenai lamanya pembangunan fasilitas di JTB, kurang lebih memakan waktu 3,5 tahun. Diperkirakan, pada 2021 mendatang proyek JTB sudah bisa beroperasi. 

Baca Juga :  Belum Ada ­Anggaran ­Perbaikan Atap

Jonan juga mengucapkan selamat atas diraihnya gelar doktor oleh Bupati Suyoto. Jonan sedikit berkelakar mengenai hal tersebut.

”Kalau mau nganggur memang harus kuliah. Saya nanti kalau mau nganggur juga akan kuliah,’’ ujarnya. 

BOJONEGORO – Pembangunan fasilitas proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) yang dikelola Pertamina EP Cepu diperkirakan tuntas 2021 mendatang.

Diharapkan, lapangan yang memproduksi sekitar 330 juta standar kaki kubik per hari tersebut banyak mempekerjaan warga lokal.

”Proyek ini harus menciptakan multiplier effect. Ini adalah instruksi langsung dari presiden,’’ ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan saat peletakan batu pertama di proyek pengembangan lapangan JTB kemarin (25/9).

Mantan menteri perhubungan itu ingin proyek tersebut tidak seperti proyek di zaman dulu.

Yaitu, tidak bisa diakses dan tidak berdampak pada masyarakat setempat. ”Proyek ini harus berdampak pada perekonomian masyarakat,’’ terangnya.

Baca Juga :  Limbah Bonggol Jagung Dikembangkan Jamur Merang

Jonan menjelaskan, nilai investasi yang digelontorkan pemerintah adalah senilai USD 1,55 miliar.  

Nilai tersebut menurun. Sebab, awalnya pemerintah ingin menggelontorkan investasi sebesar USD 2 miliar. 

Turunnya angka investasi tersebut karena pemerintah melakukan penghematan. Sehingga, dengan hanya USD 1,55 miliar bisa mengembangkan proyek itu.

”Jadi, tidak harus investasi sebesar-besarnya,’’ terangnya. ”Investasi di proyek JTB dibagi menjadi dua, yaitu untuk lapangan dan untuk pipanisasi,’’ tabahnya.

Jonan juga membahas soal participating interest (PI). PI yang akan di-share ke daerah senilai 10 persen.

Saat ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang memformulasikan teknis PI tersebut. 

Mengenai lamanya pembangunan fasilitas di JTB, kurang lebih memakan waktu 3,5 tahun. Diperkirakan, pada 2021 mendatang proyek JTB sudah bisa beroperasi. 

Baca Juga :  Anggota Satgas TMMD 106 Kodim Cilacap Ratakan Puing Sisa Bangunan

Jonan juga mengucapkan selamat atas diraihnya gelar doktor oleh Bupati Suyoto. Jonan sedikit berkelakar mengenai hal tersebut.

”Kalau mau nganggur memang harus kuliah. Saya nanti kalau mau nganggur juga akan kuliah,’’ ujarnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Memasak dan Bikin Teh Pagi

Tantangan Dua Laga Tandang

Kantor Baru, CJH Mulai Urus Paspor

Artikel Terbaru


/