alexametrics
24.1 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Tebang Tiga Pohon Jati Ilegal, Pemilik Truk Menghilang

Radar Lamongan – Truk merah L 8904 UE yang hendak mengangkut kayu jati ilegal di KPH Mojokerto, turut Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng diamankan petugas Senin (24/8) malam. Kasubag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono mengatakan, awalnya anggota polhut menerima laporan warga bahwa di petak 53 KPH Mojokerto turut tanah Desa Nogojatisari terjadi pemotongan kayu secara ilegal.

Polhut bersama anggota polsek setempat kemudian mendatangi lokasi. ‘’Ternyata benar, di lokasi terdapat truk yang sudah siap melakukan pengangkutan,’’ katanya kemarin (25/8). Truk itu diparkir di hutan. Setelah didekati, lanjut dia, 50 meter dari truk tersebut terdapat tiga pohon yang sudah dipotong.

‘’Tiga pohon tersebut, dipotong menjadi 17 potong kayu dengan berbagai ukuran,’’ kata Djoko. Polisi kemudian mencari pemilik atau sopir truk tersebut. ‘’Sudah dicari oleh anggota. Di lokasi tak ditemukan pemilik maupun pelaku pemotongan kayu itu,’’ ujar Djoko. Atas kejadian tersebut, Perhutani mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Truk dan 17 potong kayu telah diamankan di Mapolsek Sambeng

Baca Juga :  Lelang Lokasi Latihan Persela Ditarget Rampung Awal Agustus

Radar Lamongan – Truk merah L 8904 UE yang hendak mengangkut kayu jati ilegal di KPH Mojokerto, turut Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng diamankan petugas Senin (24/8) malam. Kasubag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono mengatakan, awalnya anggota polhut menerima laporan warga bahwa di petak 53 KPH Mojokerto turut tanah Desa Nogojatisari terjadi pemotongan kayu secara ilegal.

Polhut bersama anggota polsek setempat kemudian mendatangi lokasi. ‘’Ternyata benar, di lokasi terdapat truk yang sudah siap melakukan pengangkutan,’’ katanya kemarin (25/8). Truk itu diparkir di hutan. Setelah didekati, lanjut dia, 50 meter dari truk tersebut terdapat tiga pohon yang sudah dipotong.

‘’Tiga pohon tersebut, dipotong menjadi 17 potong kayu dengan berbagai ukuran,’’ kata Djoko. Polisi kemudian mencari pemilik atau sopir truk tersebut. ‘’Sudah dicari oleh anggota. Di lokasi tak ditemukan pemilik maupun pelaku pemotongan kayu itu,’’ ujar Djoko. Atas kejadian tersebut, Perhutani mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Truk dan 17 potong kayu telah diamankan di Mapolsek Sambeng

Baca Juga :  Diapresiasi Masyarakat, Berbuah Penghargaan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/