alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Tarif Parkir Recehan Sumbang Miliaran Pendapatan Daerah

Radar Bojonegoro – Parkir masih menjadi penyumbang pendapatan cukup menjanjikan. Meski tarifnya recehan sekitar Rp 2.000 dan Rp 3.000, tapi sektor ini bisa menghasilkan miliaran. Enam bulan terakhir pendapatan parkir harian di Bojonegoro mencapai Rp 723,6 juta.

Parkir harian ini terhadap kendaraan non pelat Bojonegoro. Tahun ini parkir bahu jalan atau parkir harian ditarget bisa menghasilkan Rp 1,5 miliar.

Ada sebanyak 88 parkir bahu jalan di kawasan perkotaan. Target ini berbeda dengan parkir berlangganan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Andik Sudjarwo menjelaskan, parkir harian yang dikelolanya diberlakukan di bahu jalan.

Sedangkan jumlah ruas jalan yang ada parkirnya sebanyak 88 titik. Terdiri atas 72 ruas bahu jalan dan 16 titik di jalan areal pasar. Dari 88 ruas jalan dikenai parkir itu hingga Juni ini menghasilkan Rp 723,6 juta.

Baca Juga :  Kuliner Masakan Laut Mulai Diburu

Sedangkan parkir di area dalam pasar ditangani oleh dinas perdangan, koperasi, dan usaha mikro. Dishub hanya menangani parkir yang ada di bahu jalan saja. Sedangkan, parkir di lahan pertokoan atau swalayan, bukan kewenangan dishub.

Tidak semua kendaraan dikenai tarif parkir. Hanya kendaraan pelat luar Bojonegoro yang dikenai tarif parkir. Sebab, kendaraan pelat Bojonegoro sudah membayar parkir berlangganan. ‘’Hanya kendaraan luar saja yang dikenai tarif,’’ ujar mantan kepala dinas pemadam kebakaran itu.

Tarif parkir bahu jalan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 45 Tahun 2019. Untuk kendaraan roda dua besarannya Rp 2.000. Roda empat Rp 3.000 dan roda empat lebih Rp 5.000. Sementara itu, untuk penda patan parkir berlangganan hingga kini sudah mencapai Rp 2,6 miliar.

Baca Juga :  Menang 4-1, Chalwa Borong Gol

Jumlah itu masih jauh dari target tahun ini yang mencapai Rp 15,2 miliar. Hingga kini tarif parkir berlangganan masih belum ada kenaikan. Perbup baru terkait perubahan tarif parkir berlangganan masih belum diberlakukan. ‘’Masih belum ada kenaikan,’’ tutur Andik.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoeti mengatakan, tahun ini sektor parkir dipatok target sebesar Rp 16,8 miliar. Terdiri atas Rp 15,2 miliar parkir berlangganan dan Rp 1,5 miliar parkir harian.

Hingga kini pendapatan parkir sudah mencapai Rp 3,3 miliar. ‘’Targetnya masih banyak,’’ ujarnya.

Ibnu menjelaskan, selain dua parkir itu, masih ada satu lagi pendapatan parkir. Yakni, pajak parkir. Sektor ini dikenakan pada usaha yang mengelola parkir sendiri. Seperti swalayan atau toko. Hingga kini pendapatan pajak parkir mencapai Rp 112,2 juta.

Radar Bojonegoro – Parkir masih menjadi penyumbang pendapatan cukup menjanjikan. Meski tarifnya recehan sekitar Rp 2.000 dan Rp 3.000, tapi sektor ini bisa menghasilkan miliaran. Enam bulan terakhir pendapatan parkir harian di Bojonegoro mencapai Rp 723,6 juta.

Parkir harian ini terhadap kendaraan non pelat Bojonegoro. Tahun ini parkir bahu jalan atau parkir harian ditarget bisa menghasilkan Rp 1,5 miliar.

Ada sebanyak 88 parkir bahu jalan di kawasan perkotaan. Target ini berbeda dengan parkir berlangganan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Andik Sudjarwo menjelaskan, parkir harian yang dikelolanya diberlakukan di bahu jalan.

Sedangkan jumlah ruas jalan yang ada parkirnya sebanyak 88 titik. Terdiri atas 72 ruas bahu jalan dan 16 titik di jalan areal pasar. Dari 88 ruas jalan dikenai parkir itu hingga Juni ini menghasilkan Rp 723,6 juta.

Baca Juga :  Kuliner Masakan Laut Mulai Diburu

Sedangkan parkir di area dalam pasar ditangani oleh dinas perdangan, koperasi, dan usaha mikro. Dishub hanya menangani parkir yang ada di bahu jalan saja. Sedangkan, parkir di lahan pertokoan atau swalayan, bukan kewenangan dishub.

Tidak semua kendaraan dikenai tarif parkir. Hanya kendaraan pelat luar Bojonegoro yang dikenai tarif parkir. Sebab, kendaraan pelat Bojonegoro sudah membayar parkir berlangganan. ‘’Hanya kendaraan luar saja yang dikenai tarif,’’ ujar mantan kepala dinas pemadam kebakaran itu.

Tarif parkir bahu jalan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 45 Tahun 2019. Untuk kendaraan roda dua besarannya Rp 2.000. Roda empat Rp 3.000 dan roda empat lebih Rp 5.000. Sementara itu, untuk penda patan parkir berlangganan hingga kini sudah mencapai Rp 2,6 miliar.

Baca Juga :  Aduan Seleksi Perangkat Desa, Harus Evaluasi Kerjasama dengan Kampus

Jumlah itu masih jauh dari target tahun ini yang mencapai Rp 15,2 miliar. Hingga kini tarif parkir berlangganan masih belum ada kenaikan. Perbup baru terkait perubahan tarif parkir berlangganan masih belum diberlakukan. ‘’Masih belum ada kenaikan,’’ tutur Andik.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoeti mengatakan, tahun ini sektor parkir dipatok target sebesar Rp 16,8 miliar. Terdiri atas Rp 15,2 miliar parkir berlangganan dan Rp 1,5 miliar parkir harian.

Hingga kini pendapatan parkir sudah mencapai Rp 3,3 miliar. ‘’Targetnya masih banyak,’’ ujarnya.

Ibnu menjelaskan, selain dua parkir itu, masih ada satu lagi pendapatan parkir. Yakni, pajak parkir. Sektor ini dikenakan pada usaha yang mengelola parkir sendiri. Seperti swalayan atau toko. Hingga kini pendapatan pajak parkir mencapai Rp 112,2 juta.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/