alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Tewas Ditabrak dari Belakang 

SEKARAN – Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menelan satu korban jiwa terjadi di Jalan Raya Brondong-Pucuk, tepatnya di Desa moro Kecamatan Sekaran senin (25/6). Korban meninggal bernama Munasir,60, warga setempat. ‘’Satu orang meninggal dengan luka parah di bagian kepala belakang serta hidung mengeluarkan darah,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Lamongan, Ipda Sudibyo.

Menurut dia, kasus itu bermula sepeda motor nopol S 6115 K yang dikemudikan Sugianto 61 dengan membonceng Munasir, 60, melaju dari utara ke selatan di jalan raya itu. Keduanya warga Desa Moro Kecamatan Sekaran. Tiba-tiba dia belok kanan. Secara bersamaan dari belakang melaju sepeda motor nopol B 6922 KAU dikendarai Hartono,49, asal Desa Latek Kecamatan Sekaran. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tak bisa dihindari.

Baca Juga :  Gorden Poliester Lebih Dicari

Kedua pengendara jatuh terpelanting ke kanan, namun hanya luka ringan. Sebaliknya, korban yang dibonceng justru luka parah.  ‘’Kemungkinan besar pengendara yang didepan langsung belok ke kanan bertujuan pulang ke rumah tanpa melihat ada motor di belakangnya,’’ ujar dia.

Munasir mengalami patah tulang rahang bawah, bengkak pada kepala bagian belakang dan pendarahan dari mulut serta hidung, kemudian meninggal dunia dalam perawatan. ‘’Korban waktu kejadian tidak menggunakan helm, mungkin merasa rumahnya dekat.  Meski begitu tentu keselamatan harus dijaga,’’ tuturnya

SEKARAN – Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menelan satu korban jiwa terjadi di Jalan Raya Brondong-Pucuk, tepatnya di Desa moro Kecamatan Sekaran senin (25/6). Korban meninggal bernama Munasir,60, warga setempat. ‘’Satu orang meninggal dengan luka parah di bagian kepala belakang serta hidung mengeluarkan darah,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Lamongan, Ipda Sudibyo.

Menurut dia, kasus itu bermula sepeda motor nopol S 6115 K yang dikemudikan Sugianto 61 dengan membonceng Munasir, 60, melaju dari utara ke selatan di jalan raya itu. Keduanya warga Desa Moro Kecamatan Sekaran. Tiba-tiba dia belok kanan. Secara bersamaan dari belakang melaju sepeda motor nopol B 6922 KAU dikendarai Hartono,49, asal Desa Latek Kecamatan Sekaran. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tak bisa dihindari.

Baca Juga :  Masih Memicu Laka dan Macet

Kedua pengendara jatuh terpelanting ke kanan, namun hanya luka ringan. Sebaliknya, korban yang dibonceng justru luka parah.  ‘’Kemungkinan besar pengendara yang didepan langsung belok ke kanan bertujuan pulang ke rumah tanpa melihat ada motor di belakangnya,’’ ujar dia.

Munasir mengalami patah tulang rahang bawah, bengkak pada kepala bagian belakang dan pendarahan dari mulut serta hidung, kemudian meninggal dunia dalam perawatan. ‘’Korban waktu kejadian tidak menggunakan helm, mungkin merasa rumahnya dekat.  Meski begitu tentu keselamatan harus dijaga,’’ tuturnya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/