alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Supi Divonis 2,5 Tahun Penjara

BOJONEGORO – Pil pahit harus diterima mantan Kabag Pemerintahan Pemkab Bojonegoro, Supi Haryono usai Lebaran ini. Terdakwa dugaan suap proyek kantor Kecamatan Sukosewu itu, terbukti bersalah. Sidang terakhir senin (25/6) majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, menjatuhkan vonis pidana penjara dua tahun, enam bulan atau 2,5 tahun. Dan, pidana denda Rp 100 juta subsider 3 bulan. 

Vonis tersebut setelah Supi diduga melanggar pasal 5 ayat 2 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor. Hingga senin Supi masih menjalani penahanan dan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bojonegoro.

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Agus Budiarto mengatakan, vonis tersebut membuat tim jaksa penuntut umum (JPU) belum berani bersikap terkait upaya banding. “Masih pikir-pikir,” katanya.Putusan 2,5 tahun tersebut, ternyata masih ringan dibanding tuntutan tim JPU. Sidang sebelumnya, tim JPU mengajukan tuntutan pidana penjara empat tahun penjara. Dan, pidana denda Rp 270 juta subsider 6 bulan kurungan. 

Baca Juga :  Kunjungan Redaksi

Selain, tim JPU yang belum menentukan sikap, hal sama juga dilakukan tim penasihat hukum terdakwa. Sebab, tim penasihat hukum memastikan masih pikir-pikir. 

BOJONEGORO – Pil pahit harus diterima mantan Kabag Pemerintahan Pemkab Bojonegoro, Supi Haryono usai Lebaran ini. Terdakwa dugaan suap proyek kantor Kecamatan Sukosewu itu, terbukti bersalah. Sidang terakhir senin (25/6) majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, menjatuhkan vonis pidana penjara dua tahun, enam bulan atau 2,5 tahun. Dan, pidana denda Rp 100 juta subsider 3 bulan. 

Vonis tersebut setelah Supi diduga melanggar pasal 5 ayat 2 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor. Hingga senin Supi masih menjalani penahanan dan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bojonegoro.

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Agus Budiarto mengatakan, vonis tersebut membuat tim jaksa penuntut umum (JPU) belum berani bersikap terkait upaya banding. “Masih pikir-pikir,” katanya.Putusan 2,5 tahun tersebut, ternyata masih ringan dibanding tuntutan tim JPU. Sidang sebelumnya, tim JPU mengajukan tuntutan pidana penjara empat tahun penjara. Dan, pidana denda Rp 270 juta subsider 6 bulan kurungan. 

Baca Juga :  Jelang Putusan, Pengacara Supi Pasrah

Selain, tim JPU yang belum menentukan sikap, hal sama juga dilakukan tim penasihat hukum terdakwa. Sebab, tim penasihat hukum memastikan masih pikir-pikir. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/