alexametrics
30.5 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

POLRES LAMONGAN

Ikut Berkolaborasi Pencegahan Penularan PMK

LAMONGAN, Radar Lamongan – Polres Lamongan terus melakukan pemantauan terkait adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Lamongan. TNI/Polri serta dinas terkait bersinergi untuk melakukan pencegahan penyebaran wabah tersebut.

 

Kolaborasi itu mampu meningkatkan angka penyembuhan di wilayah Lamongan. Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana, mengatakan, Polres Lamongan siap untuk mengantisipasi penyebaran PMK.

 

Selain berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan dinas terkait, Satbinmas Polres Lamongan bergerak cepat dengan memberikan pem­binaan dan penyuluhan sebagai upaya penanganan dan pencegahan.

 

Kapolres menyebut pembinaan dan penyuluhan kepada perwakilan para peternak sapi atau usaha penggemukan sapi di Balai Desa Soko, Kecamatan Tikung.

 

‘’Anggota langsung terjun ke lapangan, melakukan pembinanan dan penyuluhan kepada warga peternak sapi,’’ terangnya.

Baca Juga :  80 Persen BUMDesa Bergerak Simpan-Pinjam

 

Tak hanya itu. Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, dan personel Polres Lamongan  juga dikerah­kan agar ada pembatasan lalu lintas hewan ke luar kota atau sebaliknya. Pengawasannya dilakukan secara ketat.

Jika ada hewan ternak yang terjangkit, maka dilakukan karantina. Hewan tersebut diberi obatan-obatan  simtematis yang disiapkan Dinas Peternakan.

 

‘’Kami memberikan himbauan kepada pemilik atau peternak sapi untuk tidak panik dan tidak resah dengan mengikuti anjuran himbauan dari petugas Dinas Peternakan,’’ jelas Kapolres.

 

Selain itu, juga dilakukan penyemprotan pada pasar hewan di beberapa kecamatan. Serta melakukan pengecekan di rumah pemotongan hewan (RPH). Kesehatan hewan dicek lebih dulu  sebelum dilakukan pemo­tongan. Sehingga, hewan yang dipotong dipastikan dalam keadaan sehat dan tidak terjangkit PMK.

Baca Juga :  Jalin Kerjasama dengan Luar Negeri

‘’Saya berharap pemilik sapi yang melihat tanda–tanda ada penyakit segera mela­porkan, agar bisa melakukan langkah – lagkah pengendalian supaya tidak meluas,’’ tuturnya. (mal)

PANTAU KESEHATAN HEWAN: Dari kanan, Kapolsek Lamongan Kota Kompol Fadil, bersama Kasat Binmas Polres Lamongan AKP Turkan melakukan sidak disalah satu hewan milik warga. (Istimewa/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Polres Lamongan terus melakukan pemantauan terkait adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Lamongan. TNI/Polri serta dinas terkait bersinergi untuk melakukan pencegahan penyebaran wabah tersebut.

 

Kolaborasi itu mampu meningkatkan angka penyembuhan di wilayah Lamongan. Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana, mengatakan, Polres Lamongan siap untuk mengantisipasi penyebaran PMK.

 

Selain berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan dinas terkait, Satbinmas Polres Lamongan bergerak cepat dengan memberikan pem­binaan dan penyuluhan sebagai upaya penanganan dan pencegahan.

 

Kapolres menyebut pembinaan dan penyuluhan kepada perwakilan para peternak sapi atau usaha penggemukan sapi di Balai Desa Soko, Kecamatan Tikung.

 

‘’Anggota langsung terjun ke lapangan, melakukan pembinanan dan penyuluhan kepada warga peternak sapi,’’ terangnya.

Baca Juga :  Panser Anoa di Penutupan TMMD

 

Tak hanya itu. Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, dan personel Polres Lamongan  juga dikerah­kan agar ada pembatasan lalu lintas hewan ke luar kota atau sebaliknya. Pengawasannya dilakukan secara ketat.

Jika ada hewan ternak yang terjangkit, maka dilakukan karantina. Hewan tersebut diberi obatan-obatan  simtematis yang disiapkan Dinas Peternakan.

 

‘’Kami memberikan himbauan kepada pemilik atau peternak sapi untuk tidak panik dan tidak resah dengan mengikuti anjuran himbauan dari petugas Dinas Peternakan,’’ jelas Kapolres.

 

Selain itu, juga dilakukan penyemprotan pada pasar hewan di beberapa kecamatan. Serta melakukan pengecekan di rumah pemotongan hewan (RPH). Kesehatan hewan dicek lebih dulu  sebelum dilakukan pemo­tongan. Sehingga, hewan yang dipotong dipastikan dalam keadaan sehat dan tidak terjangkit PMK.

Baca Juga :  80 Persen BUMDesa Bergerak Simpan-Pinjam

‘’Saya berharap pemilik sapi yang melihat tanda–tanda ada penyakit segera mela­porkan, agar bisa melakukan langkah – lagkah pengendalian supaya tidak meluas,’’ tuturnya. (mal)

PANTAU KESEHATAN HEWAN: Dari kanan, Kapolsek Lamongan Kota Kompol Fadil, bersama Kasat Binmas Polres Lamongan AKP Turkan melakukan sidak disalah satu hewan milik warga. (Istimewa/RDR.LMG)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/