alexametrics
24.8 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Belum Ada Caleg yang Depresi

KEKALAHAN kontestan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2019 dapat memicu tekanan mental dan berujung pada masalah kejiwaan.

Kasi Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Fathur Rohman mengatakan, gejala psikologis tersebut dipicu karena kurang siapnya politisi menerima kekalahan. Apalagi, jika dia fokus pada kemenangan saja dan tak bisa menerima kegagalan.

Dia menjelaskan, prinsipnya caleg harus siap menang dan siap kalah. Kalau tidak, bisa depresi dan mengalami gangguan jiwa ringan hingga berat. 

Sementara itu, sampai kemarin (25/4), RSUD dr R. Koesma Tuban belum menerima satu pun pasien caleg yang mengalami problem kejiwaan.

Baca Juga :  PPDB Gelombang Dua Diagendakan Rabu

Direktur RSUD dr R. Koesma Tuban Saiful Hadi mengakui hal tersebut. Dia berharap semua caleg yang belum beruntung memiliki kekuatan mental dan fisik terkait hasil pesta demokrasi. ‘’Belum ada yang berobat, semoga semua sehat,’’ ucap dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Untuk penanganan caleg yang mengalami gangguan jiwa, rumah sit pelat merah ini menyiapkan poli jiwa plus

dua kamar di lantai lima Graha Aryo Tejo. Untuk tenaga medis disiapkan dua dokter jiwa, salah satunya dari RSUD dr. Soetomo Surabaya. Selain dokter juga disiapkan peralatan yang memadai.

KEKALAHAN kontestan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2019 dapat memicu tekanan mental dan berujung pada masalah kejiwaan.

Kasi Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Fathur Rohman mengatakan, gejala psikologis tersebut dipicu karena kurang siapnya politisi menerima kekalahan. Apalagi, jika dia fokus pada kemenangan saja dan tak bisa menerima kegagalan.

Dia menjelaskan, prinsipnya caleg harus siap menang dan siap kalah. Kalau tidak, bisa depresi dan mengalami gangguan jiwa ringan hingga berat. 

Sementara itu, sampai kemarin (25/4), RSUD dr R. Koesma Tuban belum menerima satu pun pasien caleg yang mengalami problem kejiwaan.

Baca Juga :  Jelang Natal dan Tahun Baru, Temukan Lima Bus Tak Layak Jalan

Direktur RSUD dr R. Koesma Tuban Saiful Hadi mengakui hal tersebut. Dia berharap semua caleg yang belum beruntung memiliki kekuatan mental dan fisik terkait hasil pesta demokrasi. ‘’Belum ada yang berobat, semoga semua sehat,’’ ucap dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Untuk penanganan caleg yang mengalami gangguan jiwa, rumah sit pelat merah ini menyiapkan poli jiwa plus

dua kamar di lantai lima Graha Aryo Tejo. Untuk tenaga medis disiapkan dua dokter jiwa, salah satunya dari RSUD dr. Soetomo Surabaya. Selain dokter juga disiapkan peralatan yang memadai.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/