alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Pamit Kenal Kapolres Tuban: Tegas Bersihkan Kejahatan di Bumi Wali

TUBAN – Acara Pamit Kenal Kapolres Tuban dihelat Selasa (24/5) malam. Bertempat di Pendapa Krida Manunggal Tuban, acara yang dimulai pukul 20.30 tersebut berlangsung khidmat. Hadir bupati Fathul Huda, Ketua DPRD Tuban M. Miyadi, anggota forkopimda, dan tokoh masyarakat dari berbagai elemen untuk mengenalkan Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono. Berikut selayang pandang komando baru Polres Tuban. 

Sejak dilantik menggantikan AKBP Sutrisno HR pada Rabu (18/4), Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono langsung dihadapkan dengan sejumlah tugas baru. Pada hari pertama dilantik, perwira yang akrab disapa Nanang itu langsung turun ke lapangan untuk mengecek Jembatan Cincin Lama di Widang, Tuban yang ambruk sehari sebelumnya. Tujuannya, memastikan lalu lintas tetap lancar.

Baca Juga :  Sosialisasi Empat Pilar

Pada hari kelima bertugas di Tuban, Nanang terjun langsung ke lapangan untuk ikut penggerebekan pabrik minuman keras jenis arak di Lingkungan Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding. Kegarangan perwira polisi kelahiran Bojonegoro ini ditunjukkan dengan menindak tegas Suci Bagus, produsen tersebut. Dalam penggerebekan tersebut diamankan 550 liter arak siap edar dan 13 ribu liter baceman atau bahan baku arak.

Di hadapan para tamu undangan Pamit Kenal, lulusan Akpol 2000 itu berkomitmen untuk memberantas habis kejahatan di Bumi Wali. Sejumlah kejahatan yang diprioritaskan, antara lain, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). ‘’Saya sudah instruksikan ke jajaran reskrim kalau ada pencurian yang melukai korbannya langsung tembak di tempat,’’ tegas dia.

Baca Juga :  PPDB SD/SMP Bulan Ini Jalur Prestasi, Bulan Depan Jalur Reguler

Menurut mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng tersebut, pencurian menjadi perhatian khusus karena menyangkut dengan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga, kejahatan tersebut harus ditekan. Hal lain yang menjadi perhatian adalah produksi minuman keras (miras) jenis arak dan peredaran narkotika, serta obat-obatan terlarang. ‘’Saya tidak main-main terhadap pelanggar hukum.

Produsen arak setelah digerebek langsung kami tahan,’’ tegasnya. Bupati Tuban Fathul Huda dalam sambutannya berharap kepemimpinan Nanang mampu memberantas produsen arak hingga ke akarnya. Dan, tidak ada lagi produsen arak yang bisa produksi berkali-kali pasca diamankan petugas. ‘’Saya yakin dengan ketegasan beliau (Kapolres Tuban AKBP Nanang, Red), produsen arak bisa benar-benar jera,’’ kata dia.

TUBAN – Acara Pamit Kenal Kapolres Tuban dihelat Selasa (24/5) malam. Bertempat di Pendapa Krida Manunggal Tuban, acara yang dimulai pukul 20.30 tersebut berlangsung khidmat. Hadir bupati Fathul Huda, Ketua DPRD Tuban M. Miyadi, anggota forkopimda, dan tokoh masyarakat dari berbagai elemen untuk mengenalkan Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono. Berikut selayang pandang komando baru Polres Tuban. 

Sejak dilantik menggantikan AKBP Sutrisno HR pada Rabu (18/4), Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono langsung dihadapkan dengan sejumlah tugas baru. Pada hari pertama dilantik, perwira yang akrab disapa Nanang itu langsung turun ke lapangan untuk mengecek Jembatan Cincin Lama di Widang, Tuban yang ambruk sehari sebelumnya. Tujuannya, memastikan lalu lintas tetap lancar.

Baca Juga :  Berdiri sebelum Kemerdekaan

Pada hari kelima bertugas di Tuban, Nanang terjun langsung ke lapangan untuk ikut penggerebekan pabrik minuman keras jenis arak di Lingkungan Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding. Kegarangan perwira polisi kelahiran Bojonegoro ini ditunjukkan dengan menindak tegas Suci Bagus, produsen tersebut. Dalam penggerebekan tersebut diamankan 550 liter arak siap edar dan 13 ribu liter baceman atau bahan baku arak.

Di hadapan para tamu undangan Pamit Kenal, lulusan Akpol 2000 itu berkomitmen untuk memberantas habis kejahatan di Bumi Wali. Sejumlah kejahatan yang diprioritaskan, antara lain, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). ‘’Saya sudah instruksikan ke jajaran reskrim kalau ada pencurian yang melukai korbannya langsung tembak di tempat,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Kejar Target, Kopda Fajri Kebut Pengecatan Dinding Milik Darsim

Menurut mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng tersebut, pencurian menjadi perhatian khusus karena menyangkut dengan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga, kejahatan tersebut harus ditekan. Hal lain yang menjadi perhatian adalah produksi minuman keras (miras) jenis arak dan peredaran narkotika, serta obat-obatan terlarang. ‘’Saya tidak main-main terhadap pelanggar hukum.

Produsen arak setelah digerebek langsung kami tahan,’’ tegasnya. Bupati Tuban Fathul Huda dalam sambutannya berharap kepemimpinan Nanang mampu memberantas produsen arak hingga ke akarnya. Dan, tidak ada lagi produsen arak yang bisa produksi berkali-kali pasca diamankan petugas. ‘’Saya yakin dengan ketegasan beliau (Kapolres Tuban AKBP Nanang, Red), produsen arak bisa benar-benar jera,’’ kata dia.

Artikel Terkait

Most Read

Masuk Got, Dua Pengendara Motor Tewas

Genjot Fisik Pemain

Bekuk 10 Tersangka Curanmor

Artikel Terbaru


/