alexametrics
24 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Calon Perawat Geluti Bisnis

SHE – Silvia Arofatul Hijjah sangat memanfaatkan masa mudanya dengan baik. Sehari-harinya, perempuan yang akrab disapa Silvia itu berkuliah, praktik di rumah sakit, dan berbisnis. “Saya kembangkan hobi memasak saya menjadi bisnis untuk tambahan pemasukan selama kuliah di Stikes Muhammadiyah Lamongan,” ujar perempuan asal Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo itu. Di sela-sela sibuknya praktik di rumah sakit dan puskesmas, bisnisnya pun masih berjalan.

Dia menceritakan bahwa memanfaatkan smartphone untuk berjualan online ayam geprek. Modal usahanya dari uang tabungan sekaligus modal hobi. Di Lamongan, dia pun kos di tempat yang strategis, tepatnya di dekat Alun-alun Lamongan.

Ada beberapa hikmah yang dia dapatkan ketika masih kecil dan menjadikannya pelajaran hidup. Saat itu, dia pernah bermain dengan satu temannya naik sebuah pohon sampai ujung paling tinggi. Di atas pohon itu, dia dan temannya tidak bisa diam dan terlalu banyak tingkah, sehingga pohon itu roboh dan mereka berdua jatuh. “Dari pengalaman tersebut, saya dapat satu makna hidup. Apabila kita berada di puncak jangan banyak tingkah yang akan membuat kita jatuh,” terangnya. Jadi, tidak perlu jemawa ketika sedang berada di atas, sebab semuanya hanyalah titipan. 

Baca Juga :  Sudah Bayar, Kartu Belum Selesai

Kendati demikian, selain menggeluti bisnis yang sedang ia jalani, Silvi kelak ingin menjadi perawat yang bisa membantu orang yang tidak mampu. Dia ingin memiliki klinik keperawatan sendiri yang menangani perawatan gangren (luka diabetes), karena melihat banyaknya orang yang kena penyakit diabetes dan kurangnya perawatan.

SHE – Silvia Arofatul Hijjah sangat memanfaatkan masa mudanya dengan baik. Sehari-harinya, perempuan yang akrab disapa Silvia itu berkuliah, praktik di rumah sakit, dan berbisnis. “Saya kembangkan hobi memasak saya menjadi bisnis untuk tambahan pemasukan selama kuliah di Stikes Muhammadiyah Lamongan,” ujar perempuan asal Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo itu. Di sela-sela sibuknya praktik di rumah sakit dan puskesmas, bisnisnya pun masih berjalan.

Dia menceritakan bahwa memanfaatkan smartphone untuk berjualan online ayam geprek. Modal usahanya dari uang tabungan sekaligus modal hobi. Di Lamongan, dia pun kos di tempat yang strategis, tepatnya di dekat Alun-alun Lamongan.

Ada beberapa hikmah yang dia dapatkan ketika masih kecil dan menjadikannya pelajaran hidup. Saat itu, dia pernah bermain dengan satu temannya naik sebuah pohon sampai ujung paling tinggi. Di atas pohon itu, dia dan temannya tidak bisa diam dan terlalu banyak tingkah, sehingga pohon itu roboh dan mereka berdua jatuh. “Dari pengalaman tersebut, saya dapat satu makna hidup. Apabila kita berada di puncak jangan banyak tingkah yang akan membuat kita jatuh,” terangnya. Jadi, tidak perlu jemawa ketika sedang berada di atas, sebab semuanya hanyalah titipan. 

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Subsidi Kedelai

Kendati demikian, selain menggeluti bisnis yang sedang ia jalani, Silvi kelak ingin menjadi perawat yang bisa membantu orang yang tidak mampu. Dia ingin memiliki klinik keperawatan sendiri yang menangani perawatan gangren (luka diabetes), karena melihat banyaknya orang yang kena penyakit diabetes dan kurangnya perawatan.

Artikel Terkait

Most Read

Pegang Sabuk Hijau

Lebih Kuasai Medan Lapangan

Artikel Terbaru


/