alexametrics
25.3 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Pemkab Rumuskan Sanksi Untuk Kades yang Belum Lantik Perangkat Desa

BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro tengah merumuskan langkah untuk enam desa yang belum melantik perangkat desa. Paling cepat minggu ini pemkab akan mengambil keputusan menganai hal itu.”Kita tengah merumuskan langkah selanjutnya. Tunggu saja” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Djumari.Djumari menjelaskan, saat ini jumlah desa yang belum melantik perangkat desa tersisa enam desa.

Yaitu, Sukosewu (Sukosewu), Kuniran (Purwosari), Balongdowo (Kepohbaru), Jatimulyo (Tambakrejo), Sukorejo (Malo), dan Wotanngare (Kalitidu). ”Yang baru melantik adalah Kedungrejo, Malo,” terang dia.Djumari menjelaskan, pemkab sudah memberikan surat peringatan (SP) ketiga untuk semua kades tersebut.

Sesuai aturan yang ada, jika SP ketiga tidak juga diindahkan, maka pemkab akan memberikan sanksi selanjutnya. ”Saat ini sanksi masih dirumuskan. Kami akan membahasnya dengan Pj bupati mengenai ini,” jelasnya.Menurut Djumari, batas waktu yang diberikan pemkab pada kades sudah habis.

Baca Juga :  Tiga Parpol Kawak Tak Penuhi Kuota

SP ketiga sudah dilayangkan sebulan lebih. Padahal, batas akhirnya adalah tiga minggu. Sehingga, pemkab siap menyusun langkah untuk memberikan sanksi. Pj Bupati Suprianto sebelumnya juga memberikan keterangan yang sama.

Pihaknya meminta kades yang belum melantik agar segera melakukan pelantikan. Sehingga, roda pemerintahan desa bisa berjalan.Sanksi yang bakal diterapkan pemkab adalah menonaktifkan kades, pemkab kemudian akan menunjuk pejabat di kecamatan untuk menjadi Plt kades.

Plt tersebut nantinya yang akan melantik perangkat desa terpilih.  Kades Kedungrejo Malo Mustakim membenarkan jika pihaknya sudah melaksanakan pelantikan. Pelantikan berlangsung Sabtu lama di Pendapa Kecamatan Malo. ”Itu adalah pengambilan sumpah. SK-nya sudah saya berikan sejak Januari lalu kok,” jelasnya.

Baca Juga :  Sehari, Ada Dua Warga Jadi TKI

BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro tengah merumuskan langkah untuk enam desa yang belum melantik perangkat desa. Paling cepat minggu ini pemkab akan mengambil keputusan menganai hal itu.”Kita tengah merumuskan langkah selanjutnya. Tunggu saja” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Djumari.Djumari menjelaskan, saat ini jumlah desa yang belum melantik perangkat desa tersisa enam desa.

Yaitu, Sukosewu (Sukosewu), Kuniran (Purwosari), Balongdowo (Kepohbaru), Jatimulyo (Tambakrejo), Sukorejo (Malo), dan Wotanngare (Kalitidu). ”Yang baru melantik adalah Kedungrejo, Malo,” terang dia.Djumari menjelaskan, pemkab sudah memberikan surat peringatan (SP) ketiga untuk semua kades tersebut.

Sesuai aturan yang ada, jika SP ketiga tidak juga diindahkan, maka pemkab akan memberikan sanksi selanjutnya. ”Saat ini sanksi masih dirumuskan. Kami akan membahasnya dengan Pj bupati mengenai ini,” jelasnya.Menurut Djumari, batas waktu yang diberikan pemkab pada kades sudah habis.

Baca Juga :  Sehari, Ada Dua Warga Jadi TKI

SP ketiga sudah dilayangkan sebulan lebih. Padahal, batas akhirnya adalah tiga minggu. Sehingga, pemkab siap menyusun langkah untuk memberikan sanksi. Pj Bupati Suprianto sebelumnya juga memberikan keterangan yang sama.

Pihaknya meminta kades yang belum melantik agar segera melakukan pelantikan. Sehingga, roda pemerintahan desa bisa berjalan.Sanksi yang bakal diterapkan pemkab adalah menonaktifkan kades, pemkab kemudian akan menunjuk pejabat di kecamatan untuk menjadi Plt kades.

Plt tersebut nantinya yang akan melantik perangkat desa terpilih.  Kades Kedungrejo Malo Mustakim membenarkan jika pihaknya sudah melaksanakan pelantikan. Pelantikan berlangsung Sabtu lama di Pendapa Kecamatan Malo. ”Itu adalah pengambilan sumpah. SK-nya sudah saya berikan sejak Januari lalu kok,” jelasnya.

Baca Juga :  Mengenal Komunitas Ngaostik, Menggabungkan Buku dan Musik¬†

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/