alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Muhadjir Effendy : Sekolah Harus Go Internasional

TUBAN – Bumi Wali kembali didatangi tamu istimewa. Sabtu (25/3) petang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mendatangi Yayasan Bahrul Huda. Tujuannya untuk meresmikan gedung SMP Bina Anak Sholeh (BAS) dan SMA Al Huda. Usai meresmikan gedung boarding school yang terletak di Jalan Letda Sucipto tersebut, menteri Kabinet Kerja itu membakar semangat siswa dan para pendidik Tuban yang hadir agar terus berprestasi.

Muhadjir mengatakan, sekolah jangan berpuas diri hanya dengan mengantar siswa berprestasi di gerbang kompetisi nasional. Sekolah harus mempunyai target agar siswa mampu berkompetisi di kancah internasional.

Muhadjir pun berjanji mempermudah akses para pendidik Tuban agar mudah mengantarkan siswanya untuk berlomba di kompetisi apapun di luar negeri. ‘’Guru dan siswa harus mempunyai semangat berkompetisi antar negara,’’ tegasnya.

Mantan Rektor Universitas Muhammadyah Malang (UMM) itu juga memuji sekolah di bawah binaan Bahrul Huda. Menurut dia, sekolah jenjang SD hingga SMA di bawah yayasan yang dipimpin M. Rowi tersebut sesuai dengan misi pendidikan yang dibawa Muhadjir.

Baca Juga :  Peminat Sepatu Warrior Kalah Dengan Sepatu Sneaker

Di tengah pro dan kontra full day school (FDS), Yayasan Bahrul Huda sudah memulai terlebih dahulu dengan menerapkan FDS. Terbukti dengan pendidik dan fasilitas yang mumpuni, para siswa bisa enjoy mengikuti pelajaran hingga berprestasi di luar negeri. 

Doktor lulusan Universitas Airlangga Surabaya itu mengatakan, dunia pendidikan harus mengedepankan kepentingan siswa. Potensi siswa baik akademik dan nonakademik patut didukung penuh oleh sekolah.

Dukungan bisa diwujudkan dengan menyediakan fasilitas yang memadai, pendidik yang berkompeten, serta dukungan orang tua dalam setiap kegiatan. ‘’Seperti sistem yang diterapkan di SMP dan SMA BAS ini sangat bagus untuk ditiru.

Siswa dibina dari segi akademik, moral, dan keagamaan. Akhirnya bisa seimbang semuanya,’’ tuturnya.Ketua yayasan Bahrul Huda M. Rowi mengatakan, SD–SMP BAS dan SMA Al Huda akan terus mencetak generasi emas calon pemimpin bangsa.

Baca Juga :  Lagi, Mesin Parkir Elektronik Rusak

Dirinya bersama seluruh guru pendidik berkomitmen mendukung para siswa yang ingin berkompetisi sesuai bidang yang dikuasai masing-masing. Tidak ada bakat atau potensi siswa yang tidak didukung.

Itu dibuktikan dengan terus dibukanya kelas baru untuk ekstrakurikuler sesuai keinginan dan minat siswa. ‘’Sekolah juga menyeimbangkan antara pembelajaran indoor dan outdoor agar siswa bisa memaksimalkan pembelajaran yang ada,’’ tuturnya. 

Usai peresmian gedung baru yayasan Bahrul Huda, menteri kelahiran Madiun itu bersilaturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah beserta tamu undangan lainnya di aula SMK Muhammadiyah Tuban. 

TUBAN – Bumi Wali kembali didatangi tamu istimewa. Sabtu (25/3) petang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mendatangi Yayasan Bahrul Huda. Tujuannya untuk meresmikan gedung SMP Bina Anak Sholeh (BAS) dan SMA Al Huda. Usai meresmikan gedung boarding school yang terletak di Jalan Letda Sucipto tersebut, menteri Kabinet Kerja itu membakar semangat siswa dan para pendidik Tuban yang hadir agar terus berprestasi.

Muhadjir mengatakan, sekolah jangan berpuas diri hanya dengan mengantar siswa berprestasi di gerbang kompetisi nasional. Sekolah harus mempunyai target agar siswa mampu berkompetisi di kancah internasional.

Muhadjir pun berjanji mempermudah akses para pendidik Tuban agar mudah mengantarkan siswanya untuk berlomba di kompetisi apapun di luar negeri. ‘’Guru dan siswa harus mempunyai semangat berkompetisi antar negara,’’ tegasnya.

Mantan Rektor Universitas Muhammadyah Malang (UMM) itu juga memuji sekolah di bawah binaan Bahrul Huda. Menurut dia, sekolah jenjang SD hingga SMA di bawah yayasan yang dipimpin M. Rowi tersebut sesuai dengan misi pendidikan yang dibawa Muhadjir.

Baca Juga :  DPRD Bojonegoro Segera Tuntaskan Empat Raperda

Di tengah pro dan kontra full day school (FDS), Yayasan Bahrul Huda sudah memulai terlebih dahulu dengan menerapkan FDS. Terbukti dengan pendidik dan fasilitas yang mumpuni, para siswa bisa enjoy mengikuti pelajaran hingga berprestasi di luar negeri. 

Doktor lulusan Universitas Airlangga Surabaya itu mengatakan, dunia pendidikan harus mengedepankan kepentingan siswa. Potensi siswa baik akademik dan nonakademik patut didukung penuh oleh sekolah.

Dukungan bisa diwujudkan dengan menyediakan fasilitas yang memadai, pendidik yang berkompeten, serta dukungan orang tua dalam setiap kegiatan. ‘’Seperti sistem yang diterapkan di SMP dan SMA BAS ini sangat bagus untuk ditiru.

Siswa dibina dari segi akademik, moral, dan keagamaan. Akhirnya bisa seimbang semuanya,’’ tuturnya.Ketua yayasan Bahrul Huda M. Rowi mengatakan, SD–SMP BAS dan SMA Al Huda akan terus mencetak generasi emas calon pemimpin bangsa.

Baca Juga :  Sekarang Miliki Nama Taman 

Dirinya bersama seluruh guru pendidik berkomitmen mendukung para siswa yang ingin berkompetisi sesuai bidang yang dikuasai masing-masing. Tidak ada bakat atau potensi siswa yang tidak didukung.

Itu dibuktikan dengan terus dibukanya kelas baru untuk ekstrakurikuler sesuai keinginan dan minat siswa. ‘’Sekolah juga menyeimbangkan antara pembelajaran indoor dan outdoor agar siswa bisa memaksimalkan pembelajaran yang ada,’’ tuturnya. 

Usai peresmian gedung baru yayasan Bahrul Huda, menteri kelahiran Madiun itu bersilaturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah beserta tamu undangan lainnya di aula SMK Muhammadiyah Tuban. 

Artikel Terkait

Most Read

Diprediksi Molor, Proyek Jalan Pangsud

Banyak Dalih, Susah Maju 

Lebaran Waspada Bencana

Artikel Terbaru


/