alexametrics
30.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Pasutri Terjatuh, Ditolong, HP Raib

KOTA –  Apes menimpa Asrori, 47, dan Taripah, 43, pasangan suami istri asal Desa Sokogrenjeng, Kecamatan Kenduruan, Tuban. Keduanya terjatuh saat berboncengan motor di jalan raya nasional. Tepatnya, Desa Rejosari, Kecamatan Deket, minggu (25/2) pagi. 

Apesnya lagi, saat ditolong seseorang yang tak dikenalinya, korban hanya mendapatkan tasnya. Sedangkan isinya, uang Rp 2,5 juta dan satu handphone, raib. ‘’Korban ditolong oleh salah seorang pengendara yang tak dikenal, menggunakan mobil Agya warna silver nopol L 178.. J,’’ kata Pjs Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Sunaryo, yang mengaku korban tidak hapal lengkap nomor pelat mobil tersebut. 

Menurut dia, korban bersama istrinya pulang bekerja di Surabaya. Keduanya ingin sambang desa. Mendekati TKP, korban tak melihat adanya lubang di jalan. Akibatnya, korban terjatuh sekitar pukul 04.00. 

Baca Juga :  Ribuan Warga Muhammadiyah Bojonegoro Bergemuruh Rayakan Milad ke 107

Tak lama kemudian, sebuah mobil mendekat. Salah seorang turun dan menolong korban. Pasutri itu diminta masuk ke mobil. Sebelum masuk, Taripah mencari tas miliknya. Namun, dia tidak melihat tasnya hingga masuk mobil. ‘’Tiba – tiba, tas tersebut sudah masuk di dalam mobil tersebut,’’ kata Sunaryo.

Tas tersebut diletakkan di bawah jok mobil tengah. Saat korban meminta, tas tersebut tidak diberikan. Alasannya, nanti sampai rumah sakit saja. Keduanya diantarkan ke RS Muhammadiyah Lamongan agar mendapatkan perawatan medis. ‘’Baru sampai di rumah sakit, tas milik korban baru diberikan,’’ ujar Sunaryo. 

Selang tiga jam kemudian, korban membuka tas miliknya. Ternyata uang dan handphone sudah tidak ada. Saat nomor ponsel itu dihubungi, tidak aktif.  ‘’Korban mengalami kerugian sekitar Rp 4 juta atas kejadian tersebut. Sampai saat ini, korban masih dimintai keterangan lebih lanjut,’’ kata Sunaryo.

Baca Juga :  Sempat Grogi, Tak Lupa Minta Restu Orang Tua sebelum Bertanding¬†

KOTA –  Apes menimpa Asrori, 47, dan Taripah, 43, pasangan suami istri asal Desa Sokogrenjeng, Kecamatan Kenduruan, Tuban. Keduanya terjatuh saat berboncengan motor di jalan raya nasional. Tepatnya, Desa Rejosari, Kecamatan Deket, minggu (25/2) pagi. 

Apesnya lagi, saat ditolong seseorang yang tak dikenalinya, korban hanya mendapatkan tasnya. Sedangkan isinya, uang Rp 2,5 juta dan satu handphone, raib. ‘’Korban ditolong oleh salah seorang pengendara yang tak dikenal, menggunakan mobil Agya warna silver nopol L 178.. J,’’ kata Pjs Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Sunaryo, yang mengaku korban tidak hapal lengkap nomor pelat mobil tersebut. 

Menurut dia, korban bersama istrinya pulang bekerja di Surabaya. Keduanya ingin sambang desa. Mendekati TKP, korban tak melihat adanya lubang di jalan. Akibatnya, korban terjatuh sekitar pukul 04.00. 

Baca Juga :  Sempat Grogi, Tak Lupa Minta Restu Orang Tua sebelum Bertanding¬†

Tak lama kemudian, sebuah mobil mendekat. Salah seorang turun dan menolong korban. Pasutri itu diminta masuk ke mobil. Sebelum masuk, Taripah mencari tas miliknya. Namun, dia tidak melihat tasnya hingga masuk mobil. ‘’Tiba – tiba, tas tersebut sudah masuk di dalam mobil tersebut,’’ kata Sunaryo.

Tas tersebut diletakkan di bawah jok mobil tengah. Saat korban meminta, tas tersebut tidak diberikan. Alasannya, nanti sampai rumah sakit saja. Keduanya diantarkan ke RS Muhammadiyah Lamongan agar mendapatkan perawatan medis. ‘’Baru sampai di rumah sakit, tas milik korban baru diberikan,’’ ujar Sunaryo. 

Selang tiga jam kemudian, korban membuka tas miliknya. Ternyata uang dan handphone sudah tidak ada. Saat nomor ponsel itu dihubungi, tidak aktif.  ‘’Korban mengalami kerugian sekitar Rp 4 juta atas kejadian tersebut. Sampai saat ini, korban masih dimintai keterangan lebih lanjut,’’ kata Sunaryo.

Baca Juga :  Jaga Fisik, Jangan Lepas dari Rombongan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/