alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Harga Pertamax Naik 

KOTA – Sejumlah bahan bakar minyak (minyak) nonsubsidi mengalami kenaikan harga. Informasi yang diterima Bagian Perekonomian Pemkab Lamongan, ada empat item yang naik. Kisaran kenaikannya Rp 300 hingga Rp 600 per liter. 

‘’Iya memang ada kenaikan. Ini tadi saya dapat info dari distributor di Surabaya,’’ tutur Kasubbag Energi, Sumberdaya, dan Mineral (ESDM) Bagian Perekonomian Pemkab Lamongan, Afiyawati, minggu(25/2).

Dia menjelaskan, BBM nonsubsidi di daerah tak melibatkan bagian perekonomian pemkab. Informasi juga tak diberikan oleh pusat. Sebab, penetapan kenaikan BBM nonsubsidi langsung dari kementerian bersama pelaksana distribusi.  ‘’Berbeda kalau BBM subdisi yang naik. Dalam regulasinya, pemda itu berkaitan dalam koordinasinya. Meliputi pemantauan dan ikut mengawal di situ,’’ katanya. 

Baca Juga :  Pasokan PremiumElpiji Siap Ditambah

Di sejumlah SPBU, Pertamax naik Rp 300 per liter menjadi Rp 8.900 per liter. Sedangkan, Pertamax Turbo kini harganya Rp 10.150 per liter dan Pertamax Dex menjadi Rp 10 ribu per liter. Masing – masing BBM itu naik Rp 500 per liter. ‘’Sedangkan tertinggi infornya dexlite. Naiknya Rp 600 per liter menjadi Rp 8.100 per liter,’’ tutur Afiyawati.

Setelah mempertanyakan ke Surabaya, lanjut dia, pihaknya mendapat penjelasan sejumlah faktor kenaikan. Paling utama, faktor kenaikan harga minyak dunia dan kurs. ‘’Untuk perubahan harga produk nonsubsidi sangat bergantung harga minyak dunia dan kurs. Sehingga periode tertentu bisa naik atau turun. Bergantung dari kondisi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Berharap Bisa Turunkan Al-Jaberi

KOTA – Sejumlah bahan bakar minyak (minyak) nonsubsidi mengalami kenaikan harga. Informasi yang diterima Bagian Perekonomian Pemkab Lamongan, ada empat item yang naik. Kisaran kenaikannya Rp 300 hingga Rp 600 per liter. 

‘’Iya memang ada kenaikan. Ini tadi saya dapat info dari distributor di Surabaya,’’ tutur Kasubbag Energi, Sumberdaya, dan Mineral (ESDM) Bagian Perekonomian Pemkab Lamongan, Afiyawati, minggu(25/2).

Dia menjelaskan, BBM nonsubsidi di daerah tak melibatkan bagian perekonomian pemkab. Informasi juga tak diberikan oleh pusat. Sebab, penetapan kenaikan BBM nonsubsidi langsung dari kementerian bersama pelaksana distribusi.  ‘’Berbeda kalau BBM subdisi yang naik. Dalam regulasinya, pemda itu berkaitan dalam koordinasinya. Meliputi pemantauan dan ikut mengawal di situ,’’ katanya. 

Baca Juga :  Cek SPBU dan Takaran BBM

Di sejumlah SPBU, Pertamax naik Rp 300 per liter menjadi Rp 8.900 per liter. Sedangkan, Pertamax Turbo kini harganya Rp 10.150 per liter dan Pertamax Dex menjadi Rp 10 ribu per liter. Masing – masing BBM itu naik Rp 500 per liter. ‘’Sedangkan tertinggi infornya dexlite. Naiknya Rp 600 per liter menjadi Rp 8.100 per liter,’’ tutur Afiyawati.

Setelah mempertanyakan ke Surabaya, lanjut dia, pihaknya mendapat penjelasan sejumlah faktor kenaikan. Paling utama, faktor kenaikan harga minyak dunia dan kurs. ‘’Untuk perubahan harga produk nonsubsidi sangat bergantung harga minyak dunia dan kurs. Sehingga periode tertentu bisa naik atau turun. Bergantung dari kondisi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Aktif Baksos, Ingatkan Suami Cuci Tangan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/