alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

Gadis ini Lakukan Proses Menulis saat Tengah Malam

Mengawali proses menulis bukan hal mudah. Tapi, dari ketidakmudahan itu membuat Ulya Unjia Filayati selalu berusaha tetap konsisten menulis. Dia meyakini jika sesuatu yang menyenangkan diawali dari hal yang tidak mudah. Seperti halnya menulis, untuk memulai sebuah tulisan memang harus melalui perjuangan. “Memang tidak mudah, tapi selalu aku sempatkan untuk nulis,” kata perempuan yang akrab disapa Ulya tersebut.

Mahasiswa jurusan matematika IKIP PGRI Bojonegoro yang kini mengajar di SMP Muhammadiyah 2 Bojonegoro itu mengatakan, kesibukannya sebagai pengajar kerap membuatnya capek dan malas  menulis. Tapi, pelan-pelan rasa malas itu dia lawan dengan sikap berjuang. Maksudnya, berjuang untuk komitmen menulis apapun, sedikitpun setiap harinya.

Baca Juga :  Tegur Teman Tak Peduli Kebersihan

Dara kelahiran April 1996 yang sejumlah tulisan cerpennya dimuat di media cetak itu mengatakan, saat ini berkutat pada profesi mengajar, dirinya tidak bisa lepas dari keinginan menulis.

Meski, menulis masih sebatas hobi. Setidaknya, menulis dia jadikan sebagai hobi yang lumayan serius untuk ditekuni. “Memang selalu saya usahakan menulis, entah itu di tengah malam ataupun hari libur,” ujarnya. 

Mengawali proses menulis bukan hal mudah. Tapi, dari ketidakmudahan itu membuat Ulya Unjia Filayati selalu berusaha tetap konsisten menulis. Dia meyakini jika sesuatu yang menyenangkan diawali dari hal yang tidak mudah. Seperti halnya menulis, untuk memulai sebuah tulisan memang harus melalui perjuangan. “Memang tidak mudah, tapi selalu aku sempatkan untuk nulis,” kata perempuan yang akrab disapa Ulya tersebut.

Mahasiswa jurusan matematika IKIP PGRI Bojonegoro yang kini mengajar di SMP Muhammadiyah 2 Bojonegoro itu mengatakan, kesibukannya sebagai pengajar kerap membuatnya capek dan malas  menulis. Tapi, pelan-pelan rasa malas itu dia lawan dengan sikap berjuang. Maksudnya, berjuang untuk komitmen menulis apapun, sedikitpun setiap harinya.

Baca Juga :  Sertu Basuki Arahkan, Warna Cat agar Gunakan Warna Khas TNI

Dara kelahiran April 1996 yang sejumlah tulisan cerpennya dimuat di media cetak itu mengatakan, saat ini berkutat pada profesi mengajar, dirinya tidak bisa lepas dari keinginan menulis.

Meski, menulis masih sebatas hobi. Setidaknya, menulis dia jadikan sebagai hobi yang lumayan serius untuk ditekuni. “Memang selalu saya usahakan menulis, entah itu di tengah malam ataupun hari libur,” ujarnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/