alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Temukan Pemilih Janggal 

KOTA – Panitia pengawas pemilu kabupaten (Panwaskab) Lamongan menemukan beberapa pemilih yang dinilai janggal. Namun masih tercantum dalam daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4). Dokumen itu saat ini sedang dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP).

Kejanggalan itu berupa ada beberapa nama warga yang sudah pindah tempat dan meninggal dunia namun masih tercantum dalam dokumen DP4. ‘’Banyak temuan yang janggal, tapi ini masih direkap,’’ kata Divisi Penindakan Panwaskab Lamongan, Badar kamis (25/1).

Dia mengungkapkan, hasil coklit akan dikomparasikan dengan temuan pengawas pemilu lapangan (PPL) tersebut. ‘’PPL nanti juga melaporkan hasil pengawasannya. Jangan sampai sudah meninggal, tapi masih tercantum dalam daftar pemilih setelah coklit,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Hanya Tersisa 25 Embung, Ancaman Petani

Sementara itu KPUK Lamongan memastikan PPDP sudah menjalankan tugasnya sesuai aturan yang ada. Sehingga hasil coklit bisa dipertanggungjawabkan. Sebab setiap tahapan dalam menjalankan tugasnya, PPDP disertai laporan yang valid dan dilengkapi dengan dokumentasi. 

Terkait adanya beberapa pemilih yang dinilai janggal namun masih tercantum dalam DP4, dia menilai wajar. Karena itu dibutuhkan coklit agar daftar pemilih pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Jawa Timur nanti sesuai dengan kondisi di lapangan. ‘’Ada yang janggal itu masih wajar. Namun kalau janggal setelah coklit ini yang tidak boleh,’’ kata Divisi Sosialisasi KPUK Lamongan MH. Fathur Rohman.

KOTA – Panitia pengawas pemilu kabupaten (Panwaskab) Lamongan menemukan beberapa pemilih yang dinilai janggal. Namun masih tercantum dalam daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4). Dokumen itu saat ini sedang dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP).

Kejanggalan itu berupa ada beberapa nama warga yang sudah pindah tempat dan meninggal dunia namun masih tercantum dalam dokumen DP4. ‘’Banyak temuan yang janggal, tapi ini masih direkap,’’ kata Divisi Penindakan Panwaskab Lamongan, Badar kamis (25/1).

Dia mengungkapkan, hasil coklit akan dikomparasikan dengan temuan pengawas pemilu lapangan (PPL) tersebut. ‘’PPL nanti juga melaporkan hasil pengawasannya. Jangan sampai sudah meninggal, tapi masih tercantum dalam daftar pemilih setelah coklit,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Truk Terguling, Tiga KA Berhenti di Stasiun

Sementara itu KPUK Lamongan memastikan PPDP sudah menjalankan tugasnya sesuai aturan yang ada. Sehingga hasil coklit bisa dipertanggungjawabkan. Sebab setiap tahapan dalam menjalankan tugasnya, PPDP disertai laporan yang valid dan dilengkapi dengan dokumentasi. 

Terkait adanya beberapa pemilih yang dinilai janggal namun masih tercantum dalam DP4, dia menilai wajar. Karena itu dibutuhkan coklit agar daftar pemilih pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Jawa Timur nanti sesuai dengan kondisi di lapangan. ‘’Ada yang janggal itu masih wajar. Namun kalau janggal setelah coklit ini yang tidak boleh,’’ kata Divisi Sosialisasi KPUK Lamongan MH. Fathur Rohman.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/