alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Produksi Arak Bergeser ke Plumpang

TUBAN – Kendati ruang gerak produsen arak di Tuban dipersempit dengan tingginya intensitas operasi rutin, namun peluang untuk memproduksi minuman keras hasil fermentasi beras tersebut masih terbuka. Rabu (24/1) malam lalu, misalnya. Satpol PP Tuban berhasil membongkar produksi arak kelas kakap milik Sartum di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang.

Tak tanggung-tanggung, dalam operasi itu petugas berhasil mengamankan sedikitnya 48 drum baceman beras, bahan baku utama produksi arak.

Barang lain bukti lain, 1 drum arak jadi dan 12 dus atau sekitar 200 liter arak siap jual.Selain itu, aparat penegak peraturan daerah (perda) ini juga berhasil mengamankan 2 set alat produksi, 6 set tungku, dan 36 tabung elpiji.

Baca Juga :  Lari, Jongkok, dan Merayap di Atas Aspal Basah

Saking banyaknya barang bukti (BB) yang harus diangkut, petugas satpol PP yang dibantu anggota Polsek Plumpang membutuhkan waktu sehari .

‘’Yang bisa kita amankan, kita bawa (ke gudang kantor satpol PP, Red),’’ tegas Kepala Satpol PP Tuban Hery Muharwanto kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dalam operasi itu petugas tak berhasil mengamankan pemiliknya. ‘’Saat kami ke lokasi yang ada hanya pekerjanya. Pemiliknya tidak ada di lokasi,’’ ujar pejabat jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu. 

Disinggung terkait jejak rekam dan sepak terjang pelaku di dunia bisnis arak, Hery mengakui, nama Sartum baru kali pertama masuk buku daftar bisnis haram arak.

‘’Apakah sebelum (pelaku, Red) pernah memproduksi, kami belum bisa memastikan. Yang jelas, dia baru kali ini kita tangkap,’’ jelas bapak tiga anak itu.

Baca Juga :  Seni Budaya, Pariwisata, dan Ekraf Pemantik Daya Ungkit Ekonomi

Untuk memastikan sepak terang pelaku, lanjut Hery, pihaknya bakal melayangkan surat panggilan kepada yang bersangkutan. ‘’Rencananya minggu depan kita panggil. Dan, kita berharap dia koopratif.

Sebab, jika tidak (kooperatif, Red), kami akan mengambil langkah tegas,’’ tandas dia yang mengaku sudah mengantongi identitas pelaku.

TUBAN – Kendati ruang gerak produsen arak di Tuban dipersempit dengan tingginya intensitas operasi rutin, namun peluang untuk memproduksi minuman keras hasil fermentasi beras tersebut masih terbuka. Rabu (24/1) malam lalu, misalnya. Satpol PP Tuban berhasil membongkar produksi arak kelas kakap milik Sartum di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang.

Tak tanggung-tanggung, dalam operasi itu petugas berhasil mengamankan sedikitnya 48 drum baceman beras, bahan baku utama produksi arak.

Barang lain bukti lain, 1 drum arak jadi dan 12 dus atau sekitar 200 liter arak siap jual.Selain itu, aparat penegak peraturan daerah (perda) ini juga berhasil mengamankan 2 set alat produksi, 6 set tungku, dan 36 tabung elpiji.

Baca Juga :  Berjualan di Jalan Terlarang Bakal Ditertipkan Satpol PP

Saking banyaknya barang bukti (BB) yang harus diangkut, petugas satpol PP yang dibantu anggota Polsek Plumpang membutuhkan waktu sehari .

‘’Yang bisa kita amankan, kita bawa (ke gudang kantor satpol PP, Red),’’ tegas Kepala Satpol PP Tuban Hery Muharwanto kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dalam operasi itu petugas tak berhasil mengamankan pemiliknya. ‘’Saat kami ke lokasi yang ada hanya pekerjanya. Pemiliknya tidak ada di lokasi,’’ ujar pejabat jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu. 

Disinggung terkait jejak rekam dan sepak terjang pelaku di dunia bisnis arak, Hery mengakui, nama Sartum baru kali pertama masuk buku daftar bisnis haram arak.

‘’Apakah sebelum (pelaku, Red) pernah memproduksi, kami belum bisa memastikan. Yang jelas, dia baru kali ini kita tangkap,’’ jelas bapak tiga anak itu.

Baca Juga :  Tak Ingin Buang Kesempatan

Untuk memastikan sepak terang pelaku, lanjut Hery, pihaknya bakal melayangkan surat panggilan kepada yang bersangkutan. ‘’Rencananya minggu depan kita panggil. Dan, kita berharap dia koopratif.

Sebab, jika tidak (kooperatif, Red), kami akan mengambil langkah tegas,’’ tandas dia yang mengaku sudah mengantongi identitas pelaku.

Artikel Terkait

Most Read

31 Desa Mengajukan Badan Hukum BUMDes

Kepincut Panjat Tebing

Artikel Terbaru


/