alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Penyelesaian Diserahkan Provinsi, Perbatasan Lamongan-Gresik

- Advertisement -

PACIRAN – Penyelesaian sengketa tapal batas Kabupaten Lamongan dengan Gresik, tepatnya antara Desa Warulor Kecamatan Paciran Lamongan dengan Desa Campurejo Kecamatan Panceng Gresik di serahkan ke Pemprov Jatim.

Lokasi tapal batas yang berada di TPI Campurejo tersebut ditinjau jajaran pimpinan dan masyarakat kedua daerah. Yakni Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung; Dandim Lamongan, Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa; Asisten Tata Praja Pemkab Lamongan, Heru Widi; Kepala Bakesbangpol, Sudjito; Muspika Paciran; Kades Warulor, Sabikin.

Dari Gresik hadir Kapolres Gresik, AKBP Borowindu Danandito; Bakesbangpol, Nurdianto; Danunit Intel Kodim, Lettu Cba M. Ridwan; Muspika Panceng, dan Kades Campurejo, Aminudin Azis.

‘’Intinya, kedatangan pihak pemerintah Lamongan dan Gresik  melakukan penegasan tapal batas, agar tidak lagi dipermasalahkan kedua pihak,’’ kata Sudjito kamis (25/1). 

Baca Juga :  Terima 490 Formasi CPNS

Menurut dia, peninjauan itu agar tidak ada sesuatu yang tidak diinginkan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan tersebut. ‘’Tak ada masalah sama sekali. Terkait tapal batas, hanya untuk memberikan tapal batas yang baru,’’ ungkapnya 

- Advertisement -

Terkait masalah kelebihan wilayah di salah satu wilayah kabupaten yang menjadi sumber sengketa, dia mengaku belum bisa menjelaskan. Sebab menunggu hasil penetapan dari Provinsi Jatim terlebih dahulu.

Dan kedua daerah (Lamongan-Gresik) akan diajak rapat bersama di Surabaya membahas masalah tapal batas tersebut. ‘’Saya belum bisa mengatakan, wilayah Lamongan atau Gresk yang kelebihan. Masih menunggu keputusan besok Selasa (30/1) di Surabaya,’’ ungkapnya.

Sementara Kapolres Lamongan AKBP Feby Hutagalung mengatakan, sampai saat ini tidak ada masalah terkait tapal batas kedua daerah. Sebab penyelesaian akan dilakukan propinsi. ‘’Tetap harus dijaga keamanan dan kenyamanan masyarakat agar dalam bekerja tetap berjalan dengan baik,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Tatap Muka SMA-SMK Hanya 50 Persen Siswa

PACIRAN – Penyelesaian sengketa tapal batas Kabupaten Lamongan dengan Gresik, tepatnya antara Desa Warulor Kecamatan Paciran Lamongan dengan Desa Campurejo Kecamatan Panceng Gresik di serahkan ke Pemprov Jatim.

Lokasi tapal batas yang berada di TPI Campurejo tersebut ditinjau jajaran pimpinan dan masyarakat kedua daerah. Yakni Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung; Dandim Lamongan, Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa; Asisten Tata Praja Pemkab Lamongan, Heru Widi; Kepala Bakesbangpol, Sudjito; Muspika Paciran; Kades Warulor, Sabikin.

Dari Gresik hadir Kapolres Gresik, AKBP Borowindu Danandito; Bakesbangpol, Nurdianto; Danunit Intel Kodim, Lettu Cba M. Ridwan; Muspika Panceng, dan Kades Campurejo, Aminudin Azis.

‘’Intinya, kedatangan pihak pemerintah Lamongan dan Gresik  melakukan penegasan tapal batas, agar tidak lagi dipermasalahkan kedua pihak,’’ kata Sudjito kamis (25/1). 

Baca Juga :  Tabrakan, Lima Penumpang Angkot Luka

Menurut dia, peninjauan itu agar tidak ada sesuatu yang tidak diinginkan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan tersebut. ‘’Tak ada masalah sama sekali. Terkait tapal batas, hanya untuk memberikan tapal batas yang baru,’’ ungkapnya 

- Advertisement -

Terkait masalah kelebihan wilayah di salah satu wilayah kabupaten yang menjadi sumber sengketa, dia mengaku belum bisa menjelaskan. Sebab menunggu hasil penetapan dari Provinsi Jatim terlebih dahulu.

Dan kedua daerah (Lamongan-Gresik) akan diajak rapat bersama di Surabaya membahas masalah tapal batas tersebut. ‘’Saya belum bisa mengatakan, wilayah Lamongan atau Gresk yang kelebihan. Masih menunggu keputusan besok Selasa (30/1) di Surabaya,’’ ungkapnya.

Sementara Kapolres Lamongan AKBP Feby Hutagalung mengatakan, sampai saat ini tidak ada masalah terkait tapal batas kedua daerah. Sebab penyelesaian akan dilakukan propinsi. ‘’Tetap harus dijaga keamanan dan kenyamanan masyarakat agar dalam bekerja tetap berjalan dengan baik,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Produksinya di Rumah Kos, Sudah Terjual 250 Biji

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/