alexametrics
27.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Koleksi Album Kpop

KECINTAANNYA terhadap bintang Korea memotivasi Nabilah Hendri Sasikirana untuk menabung. Dia juga mengembangkan usahanya agar bisa mengumpulkan uang untuk membeli album idolanya.
Meski sudah memiliki beberapa koleksi album, bahkan memenangi fansign, Nabilah tetap ingin terus menambah koleksinya. “Nanti kalau ada kesempatan bertemu idola bisa dimintakan tanda tangan mungkin,” ujar perempuan kelahiran 10 Desember 2000 itu.
Menurut dia, harga satu album dari artis idolanya antara Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu. Uang itu dinilai Nabilah sangat besar bagi dirinya yang seorang mahasiswi.
Jika meminta orang tua, maka belum tentu diberi. Mahasiswi ITB-AD Lamongan ini mencari penghasilan dari usahanya.
Setelah memenangi fansign, ada kemungkinan Nabilah bisa bertemu idola. Dia harus mengumpulkan uang saku kalau sewaktu-waktu ada konfirmasi. “Sekarang masih proses ya semoga pandemi segera berakhir biar bisa ketemu,” ujar kpopers dari 2019 itu.
Nabilah kali pertama suka Kpop karena melihat teman-temannya. Dia iseng mencari referensi dan akhirnya keterusan. Orang tuanya tidak memermasalahkan dia membeli album dan printilan Kpop selama tidak mengganggu kuliahnya. Apalagi dia bisa membeli dengan menyisihkan penghasilan pribadi. Nabilah hanya diingatkan agar tetap menabung karena masa depannya masih panjang. Selain itu, Nabilah juga ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Baca Juga :  Hindari Makan Jeroan

KECINTAANNYA terhadap bintang Korea memotivasi Nabilah Hendri Sasikirana untuk menabung. Dia juga mengembangkan usahanya agar bisa mengumpulkan uang untuk membeli album idolanya.
Meski sudah memiliki beberapa koleksi album, bahkan memenangi fansign, Nabilah tetap ingin terus menambah koleksinya. “Nanti kalau ada kesempatan bertemu idola bisa dimintakan tanda tangan mungkin,” ujar perempuan kelahiran 10 Desember 2000 itu.
Menurut dia, harga satu album dari artis idolanya antara Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu. Uang itu dinilai Nabilah sangat besar bagi dirinya yang seorang mahasiswi.
Jika meminta orang tua, maka belum tentu diberi. Mahasiswi ITB-AD Lamongan ini mencari penghasilan dari usahanya.
Setelah memenangi fansign, ada kemungkinan Nabilah bisa bertemu idola. Dia harus mengumpulkan uang saku kalau sewaktu-waktu ada konfirmasi. “Sekarang masih proses ya semoga pandemi segera berakhir biar bisa ketemu,” ujar kpopers dari 2019 itu.
Nabilah kali pertama suka Kpop karena melihat teman-temannya. Dia iseng mencari referensi dan akhirnya keterusan. Orang tuanya tidak memermasalahkan dia membeli album dan printilan Kpop selama tidak mengganggu kuliahnya. Apalagi dia bisa membeli dengan menyisihkan penghasilan pribadi. Nabilah hanya diingatkan agar tetap menabung karena masa depannya masih panjang. Selain itu, Nabilah juga ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Baca Juga :  Sinergi BKD Lamongan dan PT Taspen Cabang Surabaya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/