alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Bahas Anggaran Jembatan Kanor-Rengel

BOJONEGORO – Akses ekonomi Bojonegoro dan Tuban bakal bertambah, jika jembatan penghubung antara Kecamatan Kanor dengan Kecamatan Rengel terealisasi. Pemkab Bojonegoro, Pemkab Tuban, dan Pemprov Jawa Timur masih membahas rencana pembangunan jembatan pada 2018 nanti. 

”Besaran anggaran masih dalam pembahasan. Rencananya, jembatan penghubung itu bakal dibangun 2018,” kata Kepala Bidang Pembangunan Jembatan Dinas PU Bina Marga Bojonegoro Iwan Sofian kemarin (24/11).

Dari hasil pembahasan sementara, kata dia, adanya kesepakatan pembangunan jembatan penghubung tersebut.

Yakni, wilayah Bojonegoro dibangun pemkab setempat. Wilayah Tuban dibangun pemkab setempat. ”Bagian tengah, bakal dibangun dari Pemprov Jatim,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya bersama Pemkab Tuban masih proses perencanaan dan menghitung total anggaran akan digunakan membangun jembatan melintas Bengawan Solo itu.

Baca Juga :  Yah, Krisis Air Bersih Masih Belum Usai!

”Selesai pembahasan dengan Pemkab Tuban, bakal diajukan ke Dinas Bina Marga Jawa Timur,” ucapnya.

Jembatan penghubung dengan Tuban saat ini mengandalkan di Jembatan Kalikethek dan Jembatan Glendeng.

Dua jembatan tersebut berada di Kecamatan Kota. Sedangkan, jembatan penghubung lainnya membelah Bengawan Solo, di Kecamatan Padangan-Kasiman.

Jembatan Padangan-Cepu, Jawa Tengah dan jembatan Kalitidu-Malo. Serta, jembatan Bojonegoro-Trucuk yang masih proses pembangunan.

”Adanya jembatan, akses lalu lintas maupun ekonomi masyarakat semakin mudah,” ujarnya.

BOJONEGORO – Akses ekonomi Bojonegoro dan Tuban bakal bertambah, jika jembatan penghubung antara Kecamatan Kanor dengan Kecamatan Rengel terealisasi. Pemkab Bojonegoro, Pemkab Tuban, dan Pemprov Jawa Timur masih membahas rencana pembangunan jembatan pada 2018 nanti. 

”Besaran anggaran masih dalam pembahasan. Rencananya, jembatan penghubung itu bakal dibangun 2018,” kata Kepala Bidang Pembangunan Jembatan Dinas PU Bina Marga Bojonegoro Iwan Sofian kemarin (24/11).

Dari hasil pembahasan sementara, kata dia, adanya kesepakatan pembangunan jembatan penghubung tersebut.

Yakni, wilayah Bojonegoro dibangun pemkab setempat. Wilayah Tuban dibangun pemkab setempat. ”Bagian tengah, bakal dibangun dari Pemprov Jatim,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya bersama Pemkab Tuban masih proses perencanaan dan menghitung total anggaran akan digunakan membangun jembatan melintas Bengawan Solo itu.

Baca Juga :  Terlibat Sabu-Sabu, Kades Gunungsari Ditahan

”Selesai pembahasan dengan Pemkab Tuban, bakal diajukan ke Dinas Bina Marga Jawa Timur,” ucapnya.

Jembatan penghubung dengan Tuban saat ini mengandalkan di Jembatan Kalikethek dan Jembatan Glendeng.

Dua jembatan tersebut berada di Kecamatan Kota. Sedangkan, jembatan penghubung lainnya membelah Bengawan Solo, di Kecamatan Padangan-Kasiman.

Jembatan Padangan-Cepu, Jawa Tengah dan jembatan Kalitidu-Malo. Serta, jembatan Bojonegoro-Trucuk yang masih proses pembangunan.

”Adanya jembatan, akses lalu lintas maupun ekonomi masyarakat semakin mudah,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Bagimu Atlet Tuban

Layak Diproyeksi Dander Kota Baru

Raih Dua Medali Perunggu di Makassar

132 Ribu Kartu Tani Nganggur

Artikel Terbaru


/