alexametrics
24.8 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Aris Mendadak Tergusur

TUBAN – Entah, apa pertimbangan DPD Partai Demokrat Tuban pada kebijakan rotasi kepengurusan partainya kali ini. Hadi Nuriza, yang sudah mendapat jabatan empuk sebagai  wakil ketua DPRD Tuban masih diberi tambahan jabatan sebagai sekretaris DPC selama satu periode (2017-2022).

Dia menggeser Aris Dwi Setiawan yang menjabat selama dua periode (2007-2012 dan 2012-2017). Di legislatif pun, Aris hanya anggota.  

Ini merupakan jabatan prestise kedua yang diemban Riza, wakil rakyat yang pernah kesandung kasus tak hafal teks Pancasila tersebut. 

Sebelumnya, dia menduduki jabatan wakil ketua DPRD Tuban dari Partai Demokrat sejak 2014. 

Mengapa Riza yang sudah bertengger di posisi wakil ketua DPRD masih diberi jabatan strategis baru tersebut? 

Baca Juga :  Menunggu Persetujuan Bupati Bojonegoro

‘’Ini hal biasa untuk regenerasi,’’ kata Riza ketika dikonfirmasi via ponselya kemarin. 

Dia mengaku jabatan tersebut merupakan perintah pimpinan partai. Dasarnya, surat keputusan (SK) dari DPP Partai Demokrat tertanggal 10 Oktober.

‘’SK sudah saya terima lama sebelum penyerahan berkas dokumen ke KPU (Komisi Pemilihan Umum). SK dari DPP juga sudah saya ambil di DPD dan langsung saya serahkan ke ketua DPC,’’ ujar dia. 

Ketua DPC Partai Demokrat Tuban Muhammad Anwar membenarkan ditunjuknya Riza sebagai sekretaris DPD.

Menurut dia, keputusan tersebut berdasar rapat tim formatur. ‘’Yang menentukan ya tim formatur,’’ tegas dia.

Ditanya tanggal SK tersebut, pengusaha pupuk ini mengaku tidak hafal persis karena suratnya berada di kantor. 

Baca Juga :  Bersaing hingga Babak Akhir

Karena sekarang ini pengurus partainya tengah fokus pemberkasan di KPU Tuban dan pemilu legislatif, Anwar belum memastikan kapan pelantikan kepengurusan baru DPC. 

Sampai berita ini diturunkan, Aris Dwi Setiawan belum berhasil dikonfirmasi.

Ponselnya yang berkali-kali dihubungi hanya terdengar nada sambung, namun tidak diangkat.

TUBAN – Entah, apa pertimbangan DPD Partai Demokrat Tuban pada kebijakan rotasi kepengurusan partainya kali ini. Hadi Nuriza, yang sudah mendapat jabatan empuk sebagai  wakil ketua DPRD Tuban masih diberi tambahan jabatan sebagai sekretaris DPC selama satu periode (2017-2022).

Dia menggeser Aris Dwi Setiawan yang menjabat selama dua periode (2007-2012 dan 2012-2017). Di legislatif pun, Aris hanya anggota.  

Ini merupakan jabatan prestise kedua yang diemban Riza, wakil rakyat yang pernah kesandung kasus tak hafal teks Pancasila tersebut. 

Sebelumnya, dia menduduki jabatan wakil ketua DPRD Tuban dari Partai Demokrat sejak 2014. 

Mengapa Riza yang sudah bertengger di posisi wakil ketua DPRD masih diberi jabatan strategis baru tersebut? 

Baca Juga :  Bersaing hingga Babak Akhir

‘’Ini hal biasa untuk regenerasi,’’ kata Riza ketika dikonfirmasi via ponselya kemarin. 

Dia mengaku jabatan tersebut merupakan perintah pimpinan partai. Dasarnya, surat keputusan (SK) dari DPP Partai Demokrat tertanggal 10 Oktober.

‘’SK sudah saya terima lama sebelum penyerahan berkas dokumen ke KPU (Komisi Pemilihan Umum). SK dari DPP juga sudah saya ambil di DPD dan langsung saya serahkan ke ketua DPC,’’ ujar dia. 

Ketua DPC Partai Demokrat Tuban Muhammad Anwar membenarkan ditunjuknya Riza sebagai sekretaris DPD.

Menurut dia, keputusan tersebut berdasar rapat tim formatur. ‘’Yang menentukan ya tim formatur,’’ tegas dia.

Ditanya tanggal SK tersebut, pengusaha pupuk ini mengaku tidak hafal persis karena suratnya berada di kantor. 

Baca Juga :  DPMPTSP Gelar Temu Mitra,Kuatkan Sinergitas Pemkab dengan Swasta

Karena sekarang ini pengurus partainya tengah fokus pemberkasan di KPU Tuban dan pemilu legislatif, Anwar belum memastikan kapan pelantikan kepengurusan baru DPC. 

Sampai berita ini diturunkan, Aris Dwi Setiawan belum berhasil dikonfirmasi.

Ponselnya yang berkali-kali dihubungi hanya terdengar nada sambung, namun tidak diangkat.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/