alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Amir Daftar, Dandi Mundur

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Proses lelang jabatan terbuka sekretaris daerah (Sekda) Bojonegoro menjelang detik-detik terakhir penutupan diwarnai pencabutan berkas atau mundur dari pendaftaran. Buktinya, Dandi Suprayitno kemarin (24/9) mundur dari bursa pencalonan.

Kepala dinas kepemudaan dan olahraga (dinpora) sebelumnya mendaftar Senin (23/9) sore. Namun, sekitar pukul 11.30, Dandi mendatangi kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro dan menyatakan mengundurkan diri. Namun, hari terakhir pendaftaran, justru ada kejutan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Amir Syahid mendaftar. Mendatangi kantor BKPP sekitar pukul 08.00.

’’Saya mundur karena hati kecil kurang nyaman,’’ kata Dandi kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Dandi mengaku pengunduran dirinya dari bursa pencalonan sekda, murni dari hati nurani. Sebaliknya, tidak ada unsur paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Apalagi, karena ada penerimaan yang daftar 24 September, yang merupakan waktu perpanjangan dari ralat pengumuman.

Baca Juga :  Bisnis Travel Ditopang Mahasiswa

Kemunduran kepala dinpora itu juga bukan karena Amir Syahid ikut mendaftar. Dia mengaku tidak mengerti tentang adanya pendaftaran Amir di detik-detik terakhir pendaftaran. ’’Kok masih bisa ya menerima pendaftaran, karena setahu saya terakhir tanggal 23 September,’’ ujarnya.

Sementara itu, Amir Syahid masih belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi ponselnya terdengar nada sambung, namun tak diangkat. Pesan singkat yang dikirim wartawan koran ini juga tak dibalas.

Saat didatangi di ruang kerjanya di kantor disbudpar tidak berada di tempat kerjanya. Salah satu stafnya menyatakan, Amir tugas di luar kantor. ’’Bapak tugas luar,’’ kata salah satu stafnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPP Bojonegoro M. Aan Syahbana mengatakan, setiap calon memiliki hak melanjutkan atau mundur dari bursa pencalonan. Sehingga, ketika Dandi mencabut berkas pendaftaran dipersilakan. Sebab, itu menjadi kewenangan yang bersangkutan.

Baca Juga :  Persibo Butuh Dana Besar, Harus Rangkul Semua Kalangan

Dengan mundurnya satu pendaftar, maka jumlah calon sekda sampai hari terakhir pendaftaran berjumlah enam orang. Semuanya kepala dinas. ’’Setelah ini penelitian berkas,’’ ujar Aan, sapaan akrabnya.

Meskipun ada satu pendaftar yang mundur, panitia seleksi (pansel) tetap melanjutkan tahapan. Karena sudah ada enam bakal calon yang menyerahkan berkas. Sesuai aturannya tidak bisa dibuka gelombang kedua, karena jumlah pendaftar sudah melebihi batas minimal, yaitu empat bakal pendaftar.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Proses lelang jabatan terbuka sekretaris daerah (Sekda) Bojonegoro menjelang detik-detik terakhir penutupan diwarnai pencabutan berkas atau mundur dari pendaftaran. Buktinya, Dandi Suprayitno kemarin (24/9) mundur dari bursa pencalonan.

Kepala dinas kepemudaan dan olahraga (dinpora) sebelumnya mendaftar Senin (23/9) sore. Namun, sekitar pukul 11.30, Dandi mendatangi kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro dan menyatakan mengundurkan diri. Namun, hari terakhir pendaftaran, justru ada kejutan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Amir Syahid mendaftar. Mendatangi kantor BKPP sekitar pukul 08.00.

’’Saya mundur karena hati kecil kurang nyaman,’’ kata Dandi kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Dandi mengaku pengunduran dirinya dari bursa pencalonan sekda, murni dari hati nurani. Sebaliknya, tidak ada unsur paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Apalagi, karena ada penerimaan yang daftar 24 September, yang merupakan waktu perpanjangan dari ralat pengumuman.

Baca Juga :  Tak Kapok Divonis 7 Bulan, Suharjo Kembali Produksi Minuman Keras

Kemunduran kepala dinpora itu juga bukan karena Amir Syahid ikut mendaftar. Dia mengaku tidak mengerti tentang adanya pendaftaran Amir di detik-detik terakhir pendaftaran. ’’Kok masih bisa ya menerima pendaftaran, karena setahu saya terakhir tanggal 23 September,’’ ujarnya.

Sementara itu, Amir Syahid masih belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi ponselnya terdengar nada sambung, namun tak diangkat. Pesan singkat yang dikirim wartawan koran ini juga tak dibalas.

Saat didatangi di ruang kerjanya di kantor disbudpar tidak berada di tempat kerjanya. Salah satu stafnya menyatakan, Amir tugas di luar kantor. ’’Bapak tugas luar,’’ kata salah satu stafnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPP Bojonegoro M. Aan Syahbana mengatakan, setiap calon memiliki hak melanjutkan atau mundur dari bursa pencalonan. Sehingga, ketika Dandi mencabut berkas pendaftaran dipersilakan. Sebab, itu menjadi kewenangan yang bersangkutan.

Baca Juga :  Hamili Siswi SMP, Nikahi Perempuan Lain

Dengan mundurnya satu pendaftar, maka jumlah calon sekda sampai hari terakhir pendaftaran berjumlah enam orang. Semuanya kepala dinas. ’’Setelah ini penelitian berkas,’’ ujar Aan, sapaan akrabnya.

Meskipun ada satu pendaftar yang mundur, panitia seleksi (pansel) tetap melanjutkan tahapan. Karena sudah ada enam bakal calon yang menyerahkan berkas. Sesuai aturannya tidak bisa dibuka gelombang kedua, karena jumlah pendaftar sudah melebihi batas minimal, yaitu empat bakal pendaftar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/