alexametrics
24.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Ternyata Pengawasan Obat dan Makanan Masih Lemah

BOJONEGORO- Ternyata selama ini pengawasan obat dan makanan di daerah masih lemah. Banyak rekomenasi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) pusat tidak dilaksanakan oleh daerah.

“Karena itu pengawasan oleh daerah harua lebih maksimal,” ujar Hardaningsih Kepala Badan POM Surabaya tadi pagi di Bojonegoro.

Namun, kelemahan pengawasan oleh daerah tidak boleh lagi terjadi karena sudah terbit Inpres nomo 3/2017 tentang Peningkatan Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan.

Daerah harus aktif mengawasi untuk memastikan produk yang beredar itu aman dan memastikan konsumen terlindungi. “Karena di Jawa Timur saja ada 4.500 an distributor obat dan makanan yang produknya harus diawasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Dana BSU Cair, Ini Cara Mengetahui Informasi BSU Peserta BPJamsostek

BOJONEGORO- Ternyata selama ini pengawasan obat dan makanan di daerah masih lemah. Banyak rekomenasi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) pusat tidak dilaksanakan oleh daerah.

“Karena itu pengawasan oleh daerah harua lebih maksimal,” ujar Hardaningsih Kepala Badan POM Surabaya tadi pagi di Bojonegoro.

Namun, kelemahan pengawasan oleh daerah tidak boleh lagi terjadi karena sudah terbit Inpres nomo 3/2017 tentang Peningkatan Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan.

Daerah harus aktif mengawasi untuk memastikan produk yang beredar itu aman dan memastikan konsumen terlindungi. “Karena di Jawa Timur saja ada 4.500 an distributor obat dan makanan yang produknya harus diawasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Nyepi 2018, Berharap Hubungan Umat Semakin Erat

Artikel Terkait

Most Read

Tiga Lahan Pemkab Dihibahkan

Panen Cumi, Harga Tidak Stabil

Artikel Terbaru


/