alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Pengunjung Sepi, Tarif Wisata Dinaikkan

Radar Lamongan – Pemkab Lamongan memberlakukan tarif baru di sejumlah obyek wisata. Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan Erdiana Renawati mengatakan, tarif masuk obyek wisata Waduk Gondang yang semula Rp 2.500 per orang, kini menjadi Rp 5 ribu per orang.

Sedangkan di wisata religi makam Sunan Drajad Paciran, tarif parkir dinaikkan dari semula Rp 1 ribu, menjadi Rp 2 ribu per kendaraan roda dua.  ‘’Pengunjung obyek wisata mengalami penurunan sejak pandemi,’’ terang Dina, sapaan akrabnya.

Sehingga, lanjut dia, kenaikan tarif tersebut cukup sesuai untuk tetap bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). ‘’Sudah beberapa tahun tarif tidak dinaikkan. Baru tahun ini dinaikkan,’’ ujar perempuan berjilbab tersebut kemarin (24/5). 

Baca Juga :  Paripurna P-APBD Hanya Dihadiri 25 Anggota Dewan

Kenaikan tiket itu sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Perda Nomor 23 Tahun 2010 terkait retribusi tempat wisata. Dina mengklaim tarif di Wisata Waduk Gondang relatif jauh lebih murah dibandingkan obyek wisata luar daerah. Menurut dia, tarif di Waduk Gondang masih rendah karena konsep awal diperuntukkan wisata murah bagi masyarakat.  ‘’Wisata-wisata di daerah sebelah saja sudah dua kali lipat dibandingkan Waduk Gondang,’’ klaimnya. 

Radar Lamongan – Pemkab Lamongan memberlakukan tarif baru di sejumlah obyek wisata. Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan Erdiana Renawati mengatakan, tarif masuk obyek wisata Waduk Gondang yang semula Rp 2.500 per orang, kini menjadi Rp 5 ribu per orang.

Sedangkan di wisata religi makam Sunan Drajad Paciran, tarif parkir dinaikkan dari semula Rp 1 ribu, menjadi Rp 2 ribu per kendaraan roda dua.  ‘’Pengunjung obyek wisata mengalami penurunan sejak pandemi,’’ terang Dina, sapaan akrabnya.

Sehingga, lanjut dia, kenaikan tarif tersebut cukup sesuai untuk tetap bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). ‘’Sudah beberapa tahun tarif tidak dinaikkan. Baru tahun ini dinaikkan,’’ ujar perempuan berjilbab tersebut kemarin (24/5). 

Baca Juga :  Dianggap Menyusahkan, DPR RI Tolak Kartu Tani

Kenaikan tiket itu sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Perda Nomor 23 Tahun 2010 terkait retribusi tempat wisata. Dina mengklaim tarif di Wisata Waduk Gondang relatif jauh lebih murah dibandingkan obyek wisata luar daerah. Menurut dia, tarif di Waduk Gondang masih rendah karena konsep awal diperuntukkan wisata murah bagi masyarakat.  ‘’Wisata-wisata di daerah sebelah saja sudah dua kali lipat dibandingkan Waduk Gondang,’’ klaimnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/