alexametrics
26 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Jadwal PPDB Offl ine Lebih Singkat

BOJONEGORO – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur offline SMA/SMK negeri di Bojonegoro akan lebih memerhatikan kemampuan ekonomi masyarakat kurang mampu. Jadwal PPDB offline pun cukup singkat, hanya seminggu. Yakni, dibagi empat tahap di antaranya pendaftaran dimulai 30 Mei -4 Jun.

“Jadi, bagi para siswa yang berminat masuk lewat jalur offline bisa manfaatkan jalur prestasi, mitra warga, bidik misi, dan inklusif, sebaiknya segera mempersiapkan segala persyaratannya, ada papan pengumuman di tiap sekolah,” terang Kasi SMA/ SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Bojonegoro Kusnadi, rabu (24/5).

Pagu untuk jalur prestasi paling banyak 5 persen dari pagu awal di tiap sekolah yang terdiri atas akademis dan nonakademis. Pagu yang sama, yakni 5 persen untuk jalur mitra warga, di mana calon peserta didik akan diseleksi berdasarkan nilai unas. “Sedang kan pagu untuk jalur bidik misi paling banyak 3 persen, peserta juga akan diseleksi berdasarkan nilai unas,” terangnya.

Baca Juga :  Hati - Hati! Jalan Berlubang di Sumberrejo Menelan Satu Nyawa

Harapannya, ketika PPDB melalui jalur offline, masyarakat lebih terbuka menyampaikan apa adanya kepada sekolah. Dia pun menegaskan bahwa PPDB online khusus SMA diterapkan zonasi. Di Bojonegoro ada enam zonasi, di mana setiap peserta didik punya tiga alternatif cara untuk memilih sekolah.

Pertama, sekolah pilihan pertama di dalam zona, lalu pilihan kedua di luar zona; kedua, sekolah pilhan pertama di luar zona, lalu pilihan kedua di dalam zona; dan ketiga, sekolah pilihan pertama dan kedua sama-sama di dalam zona. “Yang tidak boleh ialah kedua pilihan sekolah berada di luar zona,” terangnya. Sementara itu, bagi peserta didik yang berminat masuk SMK, tidak ada zonasi.

Baca Juga :  Undangan Pemkab Picu Kemelut

Sehingga, bisa memilih SMK di mana saja. Aturan sesuai juknis ada dua alternatif memilih jurusan kejuruan yakni pertama, pilihan pertama dan pilihan kedua berada dalam satu sekolah; dan kedua, pilihan pertama dan kedua berada dalam sekolah yang berbeda. “Nantinya, peserta didik SMA/ SMK baru hanya diizinkan mendaftar sekali dan setelah terdaftar tidak dapat mencabut kembali pendaftarannya,” ujarnya.

Perlu diketahui, mulai hari ini (25/5) hingga 8 Juni para calon peserta didik baru bisa mengambil PIN di sekolah-sekolah terdekat. PIN tersebut digunakan untuk pendaftaran secara mandiri di situs ppdbjatim.net pada 25-28 Juni mendatang. “Pengumuman jalur PPDB online pada 29 Juni, lalu daftar ulang pada 29-30 Juni,” pungkasnya.

BOJONEGORO – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur offline SMA/SMK negeri di Bojonegoro akan lebih memerhatikan kemampuan ekonomi masyarakat kurang mampu. Jadwal PPDB offline pun cukup singkat, hanya seminggu. Yakni, dibagi empat tahap di antaranya pendaftaran dimulai 30 Mei -4 Jun.

“Jadi, bagi para siswa yang berminat masuk lewat jalur offline bisa manfaatkan jalur prestasi, mitra warga, bidik misi, dan inklusif, sebaiknya segera mempersiapkan segala persyaratannya, ada papan pengumuman di tiap sekolah,” terang Kasi SMA/ SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Bojonegoro Kusnadi, rabu (24/5).

Pagu untuk jalur prestasi paling banyak 5 persen dari pagu awal di tiap sekolah yang terdiri atas akademis dan nonakademis. Pagu yang sama, yakni 5 persen untuk jalur mitra warga, di mana calon peserta didik akan diseleksi berdasarkan nilai unas. “Sedang kan pagu untuk jalur bidik misi paling banyak 3 persen, peserta juga akan diseleksi berdasarkan nilai unas,” terangnya.

Baca Juga :  Mulai Pengambilan PIN

Harapannya, ketika PPDB melalui jalur offline, masyarakat lebih terbuka menyampaikan apa adanya kepada sekolah. Dia pun menegaskan bahwa PPDB online khusus SMA diterapkan zonasi. Di Bojonegoro ada enam zonasi, di mana setiap peserta didik punya tiga alternatif cara untuk memilih sekolah.

Pertama, sekolah pilihan pertama di dalam zona, lalu pilihan kedua di luar zona; kedua, sekolah pilhan pertama di luar zona, lalu pilihan kedua di dalam zona; dan ketiga, sekolah pilihan pertama dan kedua sama-sama di dalam zona. “Yang tidak boleh ialah kedua pilihan sekolah berada di luar zona,” terangnya. Sementara itu, bagi peserta didik yang berminat masuk SMK, tidak ada zonasi.

Baca Juga :  IDI: Kewaspadaan terhadap Corona Menurun

Sehingga, bisa memilih SMK di mana saja. Aturan sesuai juknis ada dua alternatif memilih jurusan kejuruan yakni pertama, pilihan pertama dan pilihan kedua berada dalam satu sekolah; dan kedua, pilihan pertama dan kedua berada dalam sekolah yang berbeda. “Nantinya, peserta didik SMA/ SMK baru hanya diizinkan mendaftar sekali dan setelah terdaftar tidak dapat mencabut kembali pendaftarannya,” ujarnya.

Perlu diketahui, mulai hari ini (25/5) hingga 8 Juni para calon peserta didik baru bisa mengambil PIN di sekolah-sekolah terdekat. PIN tersebut digunakan untuk pendaftaran secara mandiri di situs ppdbjatim.net pada 25-28 Juni mendatang. “Pengumuman jalur PPDB online pada 29 Juni, lalu daftar ulang pada 29-30 Juni,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/