alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Harga Sembako ­Mulai Naik

KOTA – Harga sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Itu dipicu minimnya pasokan dan tingginya permintaan di pasaran. Permintaan tinggi diduga karena banyak warga menggelar hajatan dan acara keagamaan.‘’Kenaikan harga tidak terjadi pada semua bahan baku. Tapi, hanya beberapa saja,‘‘ ungkap Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariyana selasa (24/4).

Agus menjelaskan, naiknya harga sejumlah komoditas hal yang biasa. Namun, jika dibiarkan akan menimbulkan keresahan. Sehingga, disdag segera menggelar operasi pasar selama 14 hari. ‘’Kita adakan operasi pasar. Terutama beras, gula, dan minyak goreng,‘‘ terang dia.

Selain melaksanakan OP, menurut Agus, cara lain mengendalikan harga dengan menyediakan pasokan lebih banyak. Banyaknya pasokan akan membuat harga menurun. Namun, jika terlalu banyak juga berakibat tidak bagus. ‘’Jika terlalu murah juga tidak bagus bagi perekonomian,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Butuh Upaya Pemkab Kendalikan Harga

Selain mengalami kenaikan, ada sejumlah bahan pokok kini mengalami penurunan. Yaitu, cabai rawit. Harga cabai rawit kini kisaran Rp 20.000. Sebelumnya, harganya mencapai Rp 40.000. ‘’Itu terjadi karena pasokannya melimpah,’’ jelasnya. 

Selain bahan pangan, disdag juga harus memastikan pasokan elpiji 3 kilogram aman. Sebab, itu adalah komponen penting dalam rumah tangga. Saat Ramadan konsumsi elpiji 3 kg akan melonjak drastis. Selain konsumsi pribadi, juga usaha rumahan menggunakan elpiji bersubsidi itu. Menurut Agus, pasokan elpiji 3 kg saat ini masih aman. Masih mencukupi kebutuhan selama satu tahun. Sedangkan, kuota tahun ini sebanyak 9,8 juta tabung. 

KOTA – Harga sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Itu dipicu minimnya pasokan dan tingginya permintaan di pasaran. Permintaan tinggi diduga karena banyak warga menggelar hajatan dan acara keagamaan.‘’Kenaikan harga tidak terjadi pada semua bahan baku. Tapi, hanya beberapa saja,‘‘ ungkap Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariyana selasa (24/4).

Agus menjelaskan, naiknya harga sejumlah komoditas hal yang biasa. Namun, jika dibiarkan akan menimbulkan keresahan. Sehingga, disdag segera menggelar operasi pasar selama 14 hari. ‘’Kita adakan operasi pasar. Terutama beras, gula, dan minyak goreng,‘‘ terang dia.

Selain melaksanakan OP, menurut Agus, cara lain mengendalikan harga dengan menyediakan pasokan lebih banyak. Banyaknya pasokan akan membuat harga menurun. Namun, jika terlalu banyak juga berakibat tidak bagus. ‘’Jika terlalu murah juga tidak bagus bagi perekonomian,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Harga Cabai Tak Stabil

Selain mengalami kenaikan, ada sejumlah bahan pokok kini mengalami penurunan. Yaitu, cabai rawit. Harga cabai rawit kini kisaran Rp 20.000. Sebelumnya, harganya mencapai Rp 40.000. ‘’Itu terjadi karena pasokannya melimpah,’’ jelasnya. 

Selain bahan pangan, disdag juga harus memastikan pasokan elpiji 3 kilogram aman. Sebab, itu adalah komponen penting dalam rumah tangga. Saat Ramadan konsumsi elpiji 3 kg akan melonjak drastis. Selain konsumsi pribadi, juga usaha rumahan menggunakan elpiji bersubsidi itu. Menurut Agus, pasokan elpiji 3 kg saat ini masih aman. Masih mencukupi kebutuhan selama satu tahun. Sedangkan, kuota tahun ini sebanyak 9,8 juta tabung. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/