alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Didik Mukrianto Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

BOJONEGORO – Lembaga Negara MPR RI sebagai Majelis Permusyawaratan Rakyat terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan rasa nasionalisme sesuai semangat proklamasi kemerdekaan RI 1945. Salah satunya dengan terus menggalakkan kegiatan Sosialisai Empat Pilar MPR RI. Yakni, Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, melalui para anggota MPR RI di daerah pemilihannya masing-masing.

Kali ini Didik Mukrianto, SH, MH, sebagai anggota MPR RI dari daerah pemilihan Jatim IX (Bojonegoro-Tuban) kembali mengadakan kegiatan sosialisasi ini di Bojonegoro Minggu (22/04) lalu yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan mahasiswa.

Disampaikan dia, generasi muda pasca reformasi dan di era sekarang ini perlu terus menerus diberikan pemahaman tentang makna empat pilar MPR RI. Sehingga untuk menghadapi masa depan bangsa ini akan lebih tegak dan kokoh dalam berbangsa dan bernegara mewujudkan cita-cita luhur Bangsa ini. “Salah satu tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Setelah menggali dan memahami diharapkan bagi kita semua dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan yang lebih maju dan bermartabat,” ungkap anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.

Baca Juga :  Mendag Lutfi di WEF 2022: Jangan Dirusak Standar Ganda

Dijelaskan dia, dalam mewujudkan cita-cita masa depan Indonesia yang lebih baik menuju masyarakat yang sejahtera, adil, makmur serta menjadi negara yang berdaulat dan bermartabat sangat diperlukan pemahaman dan implementasi terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar negara dan harus selalu ditumbuh kembangkan. “Suatu negara yang tidak mampu menegakkan hukum dengan baik, akan berpotensi terjadinya kekacauan demi kekacauan karena potensi anarkisme yang terjadi di masyarakat. Potensi tersebut bisa diantisipasi dengan baik apabila nilai-nilai luhur kebangsaan terus dijaga dan diamalkan dengan baik. Tenggang rasa, toleransi dan penegak hukum yang adil, transparan dan akuntabel adalah kunci lahirnya negara yang kokoh, berkepribadian, berkarakter dan punya jati diri kuat dalam menangkal segala bentuk ancaman,” papar Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.

Baca Juga :  BUMDes Bandungrejo Mulai Dikembangkan

Menurut dia, Pancasila sebagai salah satu pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki konsep, prinsip dan nilai yang merupakan kristalisasi dari belief system yang terdapat di seantero wilayah Indonesia. Sehingga memberikan jaminan kokoh kuatnya Pancasila sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu Pancasila sebagai cita-cita hukum mengejawantah dalam dasar negara yang dijadikan acuan dalam menyusun segala peraturan perundang-undangan. Pancasila dipandang cocok dan mampu dijadikan landasan yang kokoh untuk berkiprahnya bangsa Indonesia dalam menegakkan hukum, dalam menjamin terwujudnya keadilan.

BOJONEGORO – Lembaga Negara MPR RI sebagai Majelis Permusyawaratan Rakyat terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan rasa nasionalisme sesuai semangat proklamasi kemerdekaan RI 1945. Salah satunya dengan terus menggalakkan kegiatan Sosialisai Empat Pilar MPR RI. Yakni, Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, melalui para anggota MPR RI di daerah pemilihannya masing-masing.

Kali ini Didik Mukrianto, SH, MH, sebagai anggota MPR RI dari daerah pemilihan Jatim IX (Bojonegoro-Tuban) kembali mengadakan kegiatan sosialisasi ini di Bojonegoro Minggu (22/04) lalu yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan mahasiswa.

Disampaikan dia, generasi muda pasca reformasi dan di era sekarang ini perlu terus menerus diberikan pemahaman tentang makna empat pilar MPR RI. Sehingga untuk menghadapi masa depan bangsa ini akan lebih tegak dan kokoh dalam berbangsa dan bernegara mewujudkan cita-cita luhur Bangsa ini. “Salah satu tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Setelah menggali dan memahami diharapkan bagi kita semua dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan yang lebih maju dan bermartabat,” ungkap anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.

Baca Juga :  Pedagang Mulai Jualan Dagangan Khas Lebaran

Dijelaskan dia, dalam mewujudkan cita-cita masa depan Indonesia yang lebih baik menuju masyarakat yang sejahtera, adil, makmur serta menjadi negara yang berdaulat dan bermartabat sangat diperlukan pemahaman dan implementasi terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar negara dan harus selalu ditumbuh kembangkan. “Suatu negara yang tidak mampu menegakkan hukum dengan baik, akan berpotensi terjadinya kekacauan demi kekacauan karena potensi anarkisme yang terjadi di masyarakat. Potensi tersebut bisa diantisipasi dengan baik apabila nilai-nilai luhur kebangsaan terus dijaga dan diamalkan dengan baik. Tenggang rasa, toleransi dan penegak hukum yang adil, transparan dan akuntabel adalah kunci lahirnya negara yang kokoh, berkepribadian, berkarakter dan punya jati diri kuat dalam menangkal segala bentuk ancaman,” papar Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.

Baca Juga :  Senang Bisa Coba Masakan

Menurut dia, Pancasila sebagai salah satu pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki konsep, prinsip dan nilai yang merupakan kristalisasi dari belief system yang terdapat di seantero wilayah Indonesia. Sehingga memberikan jaminan kokoh kuatnya Pancasila sebagai pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu Pancasila sebagai cita-cita hukum mengejawantah dalam dasar negara yang dijadikan acuan dalam menyusun segala peraturan perundang-undangan. Pancasila dipandang cocok dan mampu dijadikan landasan yang kokoh untuk berkiprahnya bangsa Indonesia dalam menegakkan hukum, dalam menjamin terwujudnya keadilan.

Artikel Terkait

Most Read

FLS2N 2018 Lebih Menyenangkan

Persibo Juara Grup G, Kalahkan Persatu 1-0

Tetap Siapkan 82 Ruang Isolasi Covid-19

Artikel Terbaru


/