alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Surut, Akses Jalan Bisa Dilalui 

- Advertisement -

TUBAN-Ketinggian air sungai Bengawan Solo sehari sabtu (24/2) berangsur-angsur menurun. Jalan di desa-desa yang berada di kawasan bantaran sungai Bengawan Solo pun mulai bisa dilewati. Salah satunya di Desa Glagahsari, Kecamatan Soko. Ketinggian air di jalan desa setempat berkisar 10-30 sentimeter (cm). Sebelumnya, ketinggian air mencapai 40-50cm. Turunnya genangan bah menjadikan jalan-jalan desa mulai bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. ‘’Sudah mulai surut sejak pagi tadi. Sebelumnya nggak bisa dilalui,’’ ujar Siti, salah satu warga setempat. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Joko Ludiyono membenarkan turunnya genangan bah di kawasan bantaran Bengawan Solo. Dikatakan dia, tinggi air di papan duga Bojonegoro sabtu (24/2) sekitar pukul 15.00 mencapai 14.59 Peilschaal.  Angka tersebut menurun beberapa digit di banding Jumat (23/2) yang menunjukkan angka  14.94  Peilschaal. Sebaliknya, di papan duga Babat,  tinggi air menunjukkan 8.40 Peilschaal. Sehari sebelumnya, di papan duga yang sama tinggi air menunjukkan 7.92 Peilschaal. 

Baca Juga :  Desak Segera Lakukan Penanganan

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya sembilan desa di Tuban yang disambangi banjir akibat luapan Bengawan Solo. Di Kecamatan Soko, tercatat tiga desa terdampak. Yakni, Menilo, Glagahsari, dan Kenongosari. Sedangkan di Kecamatan Rengel, bah menggenangi Desa Tambakrejo, Kanorejo, Ngadirejo, Sawahan, dan Karangtinoto. Sementara di Kecamatan Plumpang hanya di Desa Kebomlati.

TUBAN-Ketinggian air sungai Bengawan Solo sehari sabtu (24/2) berangsur-angsur menurun. Jalan di desa-desa yang berada di kawasan bantaran sungai Bengawan Solo pun mulai bisa dilewati. Salah satunya di Desa Glagahsari, Kecamatan Soko. Ketinggian air di jalan desa setempat berkisar 10-30 sentimeter (cm). Sebelumnya, ketinggian air mencapai 40-50cm. Turunnya genangan bah menjadikan jalan-jalan desa mulai bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. ‘’Sudah mulai surut sejak pagi tadi. Sebelumnya nggak bisa dilalui,’’ ujar Siti, salah satu warga setempat. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Joko Ludiyono membenarkan turunnya genangan bah di kawasan bantaran Bengawan Solo. Dikatakan dia, tinggi air di papan duga Bojonegoro sabtu (24/2) sekitar pukul 15.00 mencapai 14.59 Peilschaal.  Angka tersebut menurun beberapa digit di banding Jumat (23/2) yang menunjukkan angka  14.94  Peilschaal. Sebaliknya, di papan duga Babat,  tinggi air menunjukkan 8.40 Peilschaal. Sehari sebelumnya, di papan duga yang sama tinggi air menunjukkan 7.92 Peilschaal. 

Baca Juga :  Hebat! Gadis ini Biayai Kuliah Sendiri

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya sembilan desa di Tuban yang disambangi banjir akibat luapan Bengawan Solo. Di Kecamatan Soko, tercatat tiga desa terdampak. Yakni, Menilo, Glagahsari, dan Kenongosari. Sedangkan di Kecamatan Rengel, bah menggenangi Desa Tambakrejo, Kanorejo, Ngadirejo, Sawahan, dan Karangtinoto. Sementara di Kecamatan Plumpang hanya di Desa Kebomlati.

Artikel Terkait

Most Read

Korban Belum Mau Sekolah

Lamanya Proses Hukum, Empat Bos Arak Kabur

Beda Manajemen Beda Hasil

Artikel Terbaru


/