alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Main HP, Boncengan, Tewas Tertabrak KA

SUKODADI, Radar Lamongan – Andrian Firmansyah, 13, asal Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, kaget melihat sebuah kereta api datang mendekat. Dia yang posisinya dibonceng Aditya, 14, asal Desa Sidogembul, mengendarai motor Astrea Grand S 6462 JX, tak punya pilihan lain. Meloncat. 

‘’Saksi melihat yang dibonceng sudah mengetahui, meloncat dari sepeda motor. Namun, tetap tidak terselamatkan,’’ kata Kapolsek Sukodadi, AKP M Lazib.

Andrian akhirnya tewas bersama Aditya. Motor yang dikendarai berboncengan itu dihantam KA Jayabaya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi kemarin (24/1) sore. 

‘’Bagi semua warga, tetap berhati – hati saat melintas rel kereta api tanpa palang pintu. Harap berhenti terlebih dahulu dan tengok kanan kiri,’’ pesan Kapolsek.

Baca Juga :  Ingin Dirikan Kafe Berkonsep Ruang Diskusi

Dari keterangan saksi mata di lokasi kejadian, motor Astrea Grand itu melaju dari sisi utara. Sesampai di perlintasan KA tersebut, Aditya yang posisinya membonceng, bermain handphone. Dia tak melihat kanan dan kiri saat melintas. 

Padahal, dari timur datang mendekat KA Jayabaya. Karena jaraknya cukup dekat, motor itu dihantam KA. ‘’Kedua korban terpelanting ke arah barat beserta sepeda motor miliknya,’’ jelas Kapolsek Sukodadi AKP M Lazib.

Motor korban terseret hingga sekitar 400 meter dari titik tabrakan. Kendaraan roda dua itu kini diamankan di Mapolsek Sukodadi.

SUKODADI, Radar Lamongan – Andrian Firmansyah, 13, asal Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, kaget melihat sebuah kereta api datang mendekat. Dia yang posisinya dibonceng Aditya, 14, asal Desa Sidogembul, mengendarai motor Astrea Grand S 6462 JX, tak punya pilihan lain. Meloncat. 

‘’Saksi melihat yang dibonceng sudah mengetahui, meloncat dari sepeda motor. Namun, tetap tidak terselamatkan,’’ kata Kapolsek Sukodadi, AKP M Lazib.

Andrian akhirnya tewas bersama Aditya. Motor yang dikendarai berboncengan itu dihantam KA Jayabaya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi kemarin (24/1) sore. 

‘’Bagi semua warga, tetap berhati – hati saat melintas rel kereta api tanpa palang pintu. Harap berhenti terlebih dahulu dan tengok kanan kiri,’’ pesan Kapolsek.

Baca Juga :  Empat Kasus Kekerasan Anak Belum Terselesaikan

Dari keterangan saksi mata di lokasi kejadian, motor Astrea Grand itu melaju dari sisi utara. Sesampai di perlintasan KA tersebut, Aditya yang posisinya membonceng, bermain handphone. Dia tak melihat kanan dan kiri saat melintas. 

Padahal, dari timur datang mendekat KA Jayabaya. Karena jaraknya cukup dekat, motor itu dihantam KA. ‘’Kedua korban terpelanting ke arah barat beserta sepeda motor miliknya,’’ jelas Kapolsek Sukodadi AKP M Lazib.

Motor korban terseret hingga sekitar 400 meter dari titik tabrakan. Kendaraan roda dua itu kini diamankan di Mapolsek Sukodadi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/