alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Amienatul Raisyah, Peraih Juara Kaligrafi Tingkat Jatim

- Advertisement -

Amienatul Raisyah terbilang baru di dunia seni kaligrafi.Namun, siswi kelahiran 2004 itu mampu menyabet juara 1 lomba kaligrafi pada Elkisi Award di Mojokerto, Senin (23/1). Amienatul Raisyah menjalani aktivitas belajar di SMP 14 Paciran kemarin (24/1) siang.

Perasaan bahagia masih menyelimuti hatinya. Sehari sebelumnya, Aminah, sapaannya, menjuarai lomba kaligrafi Elkisi Award se-Jatim.

Ini menjadi prestasi pertama yang ditorehkannya tahun ini.  ‘’Alhamdulillah, sempat tidak menyangka bisa menjadi juara,’’ tutur siswi asal Desa Labuhan, Kecamatan Brondong tersebut kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Aminah bersama tiga teman satu sekolah lainnya mengikuti lomba tersebut. Mereka adalah Ananda Qurrota A’yun, Hanum Salsabila Rosyida, dan Eka Putri Cahyani.

Baca Juga :  Tak Semua Kampus Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Tiga temannya itu memiliki pengalaman juara kaligrafi. Ananda Qurrota A’yun menyabet juara 1 festival anak sholeh Indonesia tingkat kabupaten.

- Advertisement -

Sedangkan, Hanum Salsabila Rosyida juara 1 kaligrafi tingkat kabupaten dan Jatim dalam pekan seni pelajar Muhammadiyah. ‘’Saat itu yang terpenting tekun berlatih dan serius saat mengikuti perlombaan,’’ tuturnya.  

Sebelum mengikuti lomba kaligrafi bergengsi itu, Aminah hanya mendapat pembinaan selama dua kali di sekolah. Materi tulisan Arab ditentukan juri.

Dia harus berkreativitas untuk mendapatkan ide agar hasilnya maksimal.  ‘’Jadi untuk materinya kita belum tahu, karena dapat langsung dari sana,’’ ujarnya. 

Saat perlombaan bersama 67 peserta lainnya, Aminah diwajibkan menuliskan kalimat Arab di atas selembar kertas A3.

Baca Juga :  40 BUMDes Tak Beroperasi

Putri pasangan Muphandeli dan Khusnul Khotimah itu memilih teknik kontemporer. Dia lebih banyak bermain dikombinasi warna oranye, biru muda, dan biru tua. ‘’Hanya mengkombinasikan tiga warna itu,’’ katanya. 

Meski baru sekitar setahun mendalami seni kaligrafi, Aminah merupakan anggota padepokan kaligrafi Karangasem. Dia mendapatkan bimbingan menulis kaligrafi dari Ponpes Karangasem, Paciran. Kedepan Aminah ingin terus meningkatkan kemampuannya di dunia kaligrafi. 

Amienatul Raisyah terbilang baru di dunia seni kaligrafi.Namun, siswi kelahiran 2004 itu mampu menyabet juara 1 lomba kaligrafi pada Elkisi Award di Mojokerto, Senin (23/1). Amienatul Raisyah menjalani aktivitas belajar di SMP 14 Paciran kemarin (24/1) siang.

Perasaan bahagia masih menyelimuti hatinya. Sehari sebelumnya, Aminah, sapaannya, menjuarai lomba kaligrafi Elkisi Award se-Jatim.

Ini menjadi prestasi pertama yang ditorehkannya tahun ini.  ‘’Alhamdulillah, sempat tidak menyangka bisa menjadi juara,’’ tutur siswi asal Desa Labuhan, Kecamatan Brondong tersebut kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Aminah bersama tiga teman satu sekolah lainnya mengikuti lomba tersebut. Mereka adalah Ananda Qurrota A’yun, Hanum Salsabila Rosyida, dan Eka Putri Cahyani.

Baca Juga :  Kuliah Perdana, Sehari Orientasi, Selanjutnya Online

Tiga temannya itu memiliki pengalaman juara kaligrafi. Ananda Qurrota A’yun menyabet juara 1 festival anak sholeh Indonesia tingkat kabupaten.

- Advertisement -

Sedangkan, Hanum Salsabila Rosyida juara 1 kaligrafi tingkat kabupaten dan Jatim dalam pekan seni pelajar Muhammadiyah. ‘’Saat itu yang terpenting tekun berlatih dan serius saat mengikuti perlombaan,’’ tuturnya.  

Sebelum mengikuti lomba kaligrafi bergengsi itu, Aminah hanya mendapat pembinaan selama dua kali di sekolah. Materi tulisan Arab ditentukan juri.

Dia harus berkreativitas untuk mendapatkan ide agar hasilnya maksimal.  ‘’Jadi untuk materinya kita belum tahu, karena dapat langsung dari sana,’’ ujarnya. 

Saat perlombaan bersama 67 peserta lainnya, Aminah diwajibkan menuliskan kalimat Arab di atas selembar kertas A3.

Baca Juga :  Seleksi Venue Layak untuk Porprov

Putri pasangan Muphandeli dan Khusnul Khotimah itu memilih teknik kontemporer. Dia lebih banyak bermain dikombinasi warna oranye, biru muda, dan biru tua. ‘’Hanya mengkombinasikan tiga warna itu,’’ katanya. 

Meski baru sekitar setahun mendalami seni kaligrafi, Aminah merupakan anggota padepokan kaligrafi Karangasem. Dia mendapatkan bimbingan menulis kaligrafi dari Ponpes Karangasem, Paciran. Kedepan Aminah ingin terus meningkatkan kemampuannya di dunia kaligrafi. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/