alexametrics
25 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Hidup Harus Menyala, Memberi Manfaat Sesama

Avriza Zenia Nur Asmadhynegara menambah deretan koleksi penghargaan bagi SMAN 2 Lamongan. Dia dinobatkan sebagai Duta Pelajar Putra pada lomba SMA Award 2021 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. 

AVRIZA Zenia Nur Asmadhynegara ragu – ragu saat diminta menjadi perwakilan lomba duta pelajar. Sebab, dia belum terlalu mengenal lomba yang diikutinya. Namun, dewan guru dan kepala sekolah terus mendorongnya. Mereka percaya dengan kemampuan Cencen, panggilan akrab remaja tersebut. Apalagi, dia juga dinilai memiliki bekal kemampuan public speaking. Sehingga, tidak sulit saat menyusun materi yang akan disampaikan ketika lomba. Karena dorongan itu, Cencen berusaha agar tidak mengecewakan. Persiapan yang dilakukannya cukup singkat. Kurang dari satu bulan. Cencen banyak belajar setelah bertemu teman-teman yang mengikuti kompetisi itu. Mereka merupakan perwakilan putra terbaik dengan segudang prestasi dan bakat yang dimiliki. Setelah melalui proses seleksi, Cencen dinyatakan lolos ke semifinal. Dia bertemu dengan para finalis yang memiliki program sendiri-sendiri untuk kemajuan pendidikan Jawa Timur ke depan. Tidak hanya itu. Duta pelajar diwajibkan mengenalkan kebudayaan dan program sosial untuk membantu sesama. Dia akhirnya bablas juara pertama. “Kalau bagi saya, urip iku urup. Hidup harus menyala, dimanapun harus bisa memberi manfaat sesama,” terang pelajar kelahiran Lamongan, 3 Mei 2005 itu. Duta pelajar merupakan ikon pelajar berprestasi di Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Ditemukan Mayat di Kambang Putih ParkĀ 

Tugas utamanya, menebarkan aura positif kepada seluruh masyarakat Jatim, terutama para pelajar. Sebab, mereka adalah gold generation 2045 yang kelak memegang tongkat estafet kepemimpinan Indonesia. “Intinya kita saling menebar motivasi untuk bergerak memajukan pendidikan dan melestarikan kebudayaan Jatim,” ujar putra pasangan Sumadi dan Dian Kartika Rizarany itu. Di internal sekolah, Cencen dikenal memiliki kemampuan akademik. Dia masuk kelas akselerasi IPA. Cencen merasa semua itu karena dukungan kedua orang tuanya yang mendoakan dan memfasilitasi kebutuhannya. Cencen senang melewati proses panjang di duta pelajar. Dia berusaha untuk terus menjadi yang terbaik. Beberapa penghargaan pernah diraihnya, juara 1 Kompetisi Sains Nasional Tingkat Kabupaten (KSNK) Bidang Ekonomi 2021 dan juara 2 Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Kabupaten (KSM) Bidang Ekonomi Integrasi 2021. Kemudian, juara 1 Kompetisi Sosiologi Kampiun Nasional diselenggarakan Komfesta Institute tahun 2021, juara 1 Kompetisi Akuntansi Nasional yang juga diselenggarakan Komfesta Hore Institute di tahun yang Serta, juara 1 News Generation Olympiad 3 bidang ekonomi diselenggarakan News Student tahun ini. Di sekolahnya, Cencen bergabung dengan lembaga swadaya mandiri kompetisi sains nasional (KSN) yang bergerak bidang sosial untuk membantu sesama. Lembaga ini fokus untuk membantu seluruh pelajar Indonesia yang ingin mengikuti KSN. “Asosiasi ini didirikan membantu sesama dan gratis,” terang pelajar dengan tinggi cm itu. 

Baca Juga :  Airlangga: Pemerintah Antisipasi Lonjakan Omicron

Avriza Zenia Nur Asmadhynegara menambah deretan koleksi penghargaan bagi SMAN 2 Lamongan. Dia dinobatkan sebagai Duta Pelajar Putra pada lomba SMA Award 2021 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. 

AVRIZA Zenia Nur Asmadhynegara ragu – ragu saat diminta menjadi perwakilan lomba duta pelajar. Sebab, dia belum terlalu mengenal lomba yang diikutinya. Namun, dewan guru dan kepala sekolah terus mendorongnya. Mereka percaya dengan kemampuan Cencen, panggilan akrab remaja tersebut. Apalagi, dia juga dinilai memiliki bekal kemampuan public speaking. Sehingga, tidak sulit saat menyusun materi yang akan disampaikan ketika lomba. Karena dorongan itu, Cencen berusaha agar tidak mengecewakan. Persiapan yang dilakukannya cukup singkat. Kurang dari satu bulan. Cencen banyak belajar setelah bertemu teman-teman yang mengikuti kompetisi itu. Mereka merupakan perwakilan putra terbaik dengan segudang prestasi dan bakat yang dimiliki. Setelah melalui proses seleksi, Cencen dinyatakan lolos ke semifinal. Dia bertemu dengan para finalis yang memiliki program sendiri-sendiri untuk kemajuan pendidikan Jawa Timur ke depan. Tidak hanya itu. Duta pelajar diwajibkan mengenalkan kebudayaan dan program sosial untuk membantu sesama. Dia akhirnya bablas juara pertama. “Kalau bagi saya, urip iku urup. Hidup harus menyala, dimanapun harus bisa memberi manfaat sesama,” terang pelajar kelahiran Lamongan, 3 Mei 2005 itu. Duta pelajar merupakan ikon pelajar berprestasi di Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Gerindra Penuhi Syarat

Tugas utamanya, menebarkan aura positif kepada seluruh masyarakat Jatim, terutama para pelajar. Sebab, mereka adalah gold generation 2045 yang kelak memegang tongkat estafet kepemimpinan Indonesia. “Intinya kita saling menebar motivasi untuk bergerak memajukan pendidikan dan melestarikan kebudayaan Jatim,” ujar putra pasangan Sumadi dan Dian Kartika Rizarany itu. Di internal sekolah, Cencen dikenal memiliki kemampuan akademik. Dia masuk kelas akselerasi IPA. Cencen merasa semua itu karena dukungan kedua orang tuanya yang mendoakan dan memfasilitasi kebutuhannya. Cencen senang melewati proses panjang di duta pelajar. Dia berusaha untuk terus menjadi yang terbaik. Beberapa penghargaan pernah diraihnya, juara 1 Kompetisi Sains Nasional Tingkat Kabupaten (KSNK) Bidang Ekonomi 2021 dan juara 2 Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Kabupaten (KSM) Bidang Ekonomi Integrasi 2021. Kemudian, juara 1 Kompetisi Sosiologi Kampiun Nasional diselenggarakan Komfesta Institute tahun 2021, juara 1 Kompetisi Akuntansi Nasional yang juga diselenggarakan Komfesta Hore Institute di tahun yang Serta, juara 1 News Generation Olympiad 3 bidang ekonomi diselenggarakan News Student tahun ini. Di sekolahnya, Cencen bergabung dengan lembaga swadaya mandiri kompetisi sains nasional (KSN) yang bergerak bidang sosial untuk membantu sesama. Lembaga ini fokus untuk membantu seluruh pelajar Indonesia yang ingin mengikuti KSN. “Asosiasi ini didirikan membantu sesama dan gratis,” terang pelajar dengan tinggi cm itu. 

Baca Juga :  Banjir Bengawan Jero Belum Teratasi, Polisis Beri Garis Pengaman

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/