alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Proyek Kios Stadion Surajaya Dilanjutkan Bulan Depan

Radar Lamongan – Rencana pembangunan kios di Stadion Surajaya Lamongan dilanjutkan bulan depan. Sebab, pembangunan rest area itu sudah dianggarkan lagi.

Kasi Pemeliharaan Sarana Prasarana Dispora Lamongan Sahlul Muarikh menjelaskan, pembangunan kios direncanakan tahun anggaran ini. Sebab, kios sudah dibongkar pada 2019. Ternyata, ada refocusing besar-besaran akibat pandemi. Semua kegiatan fisik dibatalkan.

“Kita usulkan lagi, alhamdulillah disetujui. Jika tidak ada kendala Januari mulai lelang,” jelasnya. Sahlul mengatakan, pembangunan kios tetap diikutkan tahun anggaran baru.

Anggarannya, Rp 900 juta. Nantinya, pengelolaan kios itu diserahkan ke PD Pasar. “Kita sebagai penyedia saja, pengelolaan diserahkan pada yang berwenang,” ujarnya.

Sahlul menuturkan, selain dibangun sejumlah kios, fasilitas toilet dan musala juga diperbaiki. Selain itu, bagian belakang stadion dibangun tempat istirahat dan kamar ganti bagi para atlet.

Baca Juga :  Desak Revisi Permentan 

“Nanti bisa digunakan atlet lain yang belum memiliki tempat istirahat kalau sudah jadi,” tuturnya. Menurut Sahlul, tahun ini dinasnya hanya fokus pada pemeliharaan yang mendesak.

Tahun depan, pemeliharaan rutin juga tetap dilanjutkan. Perbaikan fasilitas seperti toilet dan kamar ganti pemain tetap diprioritaskan. Namun dia belum bisa memastikan detail kegiatannya. 

Radar Lamongan – Rencana pembangunan kios di Stadion Surajaya Lamongan dilanjutkan bulan depan. Sebab, pembangunan rest area itu sudah dianggarkan lagi.

Kasi Pemeliharaan Sarana Prasarana Dispora Lamongan Sahlul Muarikh menjelaskan, pembangunan kios direncanakan tahun anggaran ini. Sebab, kios sudah dibongkar pada 2019. Ternyata, ada refocusing besar-besaran akibat pandemi. Semua kegiatan fisik dibatalkan.

“Kita usulkan lagi, alhamdulillah disetujui. Jika tidak ada kendala Januari mulai lelang,” jelasnya. Sahlul mengatakan, pembangunan kios tetap diikutkan tahun anggaran baru.

Anggarannya, Rp 900 juta. Nantinya, pengelolaan kios itu diserahkan ke PD Pasar. “Kita sebagai penyedia saja, pengelolaan diserahkan pada yang berwenang,” ujarnya.

Sahlul menuturkan, selain dibangun sejumlah kios, fasilitas toilet dan musala juga diperbaiki. Selain itu, bagian belakang stadion dibangun tempat istirahat dan kamar ganti bagi para atlet.

Baca Juga :  Wilkson Dituntut Cepat Adaptasi

“Nanti bisa digunakan atlet lain yang belum memiliki tempat istirahat kalau sudah jadi,” tuturnya. Menurut Sahlul, tahun ini dinasnya hanya fokus pada pemeliharaan yang mendesak.

Tahun depan, pemeliharaan rutin juga tetap dilanjutkan. Perbaikan fasilitas seperti toilet dan kamar ganti pemain tetap diprioritaskan. Namun dia belum bisa memastikan detail kegiatannya. 

Artikel Terkait

Most Read

FOPI Mulai Seleksi Atlet  

Tetap Minta Tunda Penghapusan UPT Disdik 

Pilkada 2018 : Rawan Gaduh di Medsos

Artikel Terbaru


/