alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Dua Pemakai Sabu-Sabu Diringkus

BOJONEGORO – Peredaran sabu-sabu kebanyakan dipasok dari pengedar asal Surabaya. Hal itu setelah Satreskoba Polres Bojonegoro menangkap dua pemakai sabu-sabu. Dua tersangka ditangkap di tempat berbeda saat memawa sabu-sabu.

Kemarin (23/11) Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli merilis penangkapan dua tersangka. Yakni, MNS, 32, warga Kecamatan Kedungadem, diamankan 15 November lalu. Serta, RPA, 30, Kecamatan Menteng Jakarta Pusat. RPA diamankan di Jalan Panglima Polim pada 12 November lalu. 

Kapolres mengatakan, tersangka diamankan ketika membawa narkoba. Masing-masing tersangka membawa 0,6 gram dan 0,5 gram. Ketika disinggung adanya keterkaitan dengan tersangka-tersangka sebelumnya? Kapolres memastikan, masih mendalaminya.

“Hingga sekarang masih mendalami kasus ini. Apakah ada keterkaitan dengan tersangka kasus narkotika sebelumnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban 2021 Lambat

Kedua tersangka berprofesi karyawan swasta. Menurut pengakuan tersangka, barang haram itu didapat dari Surabaya dengan harga Rp 1,2 juta per gram. Dan sudah memakai sabu diperkirakan selama satu tahun. 

“Sejauh ini, tersangka rata-rata ambilnya dari Surabaya,” katanya.

Pemasoknya pun hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak mencoba barang haram tersebut. Banyaknya kasus narkotika di Bojonegoro dinilai karena arus peredaran dan modus operandinya terus berkembang. 

“Modus para pengedar semakin canggih sesuai perkembangan zaman,” tuturnya. 

Sementara, kedua tersangka akan dijerat pasal 112 dan 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal empat tahun.

BOJONEGORO – Peredaran sabu-sabu kebanyakan dipasok dari pengedar asal Surabaya. Hal itu setelah Satreskoba Polres Bojonegoro menangkap dua pemakai sabu-sabu. Dua tersangka ditangkap di tempat berbeda saat memawa sabu-sabu.

Kemarin (23/11) Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli merilis penangkapan dua tersangka. Yakni, MNS, 32, warga Kecamatan Kedungadem, diamankan 15 November lalu. Serta, RPA, 30, Kecamatan Menteng Jakarta Pusat. RPA diamankan di Jalan Panglima Polim pada 12 November lalu. 

Kapolres mengatakan, tersangka diamankan ketika membawa narkoba. Masing-masing tersangka membawa 0,6 gram dan 0,5 gram. Ketika disinggung adanya keterkaitan dengan tersangka-tersangka sebelumnya? Kapolres memastikan, masih mendalaminya.

“Hingga sekarang masih mendalami kasus ini. Apakah ada keterkaitan dengan tersangka kasus narkotika sebelumnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Derby Jatim, Bakal Seru

Kedua tersangka berprofesi karyawan swasta. Menurut pengakuan tersangka, barang haram itu didapat dari Surabaya dengan harga Rp 1,2 juta per gram. Dan sudah memakai sabu diperkirakan selama satu tahun. 

“Sejauh ini, tersangka rata-rata ambilnya dari Surabaya,” katanya.

Pemasoknya pun hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak mencoba barang haram tersebut. Banyaknya kasus narkotika di Bojonegoro dinilai karena arus peredaran dan modus operandinya terus berkembang. 

“Modus para pengedar semakin canggih sesuai perkembangan zaman,” tuturnya. 

Sementara, kedua tersangka akan dijerat pasal 112 dan 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal empat tahun.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/