alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

BPJamsostek Bojonegoro Berikan APD, Multivitamin, dan Ribuan Masker

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek)) Cabang Bojonegoro kembali memberikan bantuan pada kegiatan promotif preventif Tahun 2021 kepada perusahaan dan rumah sakit yang menjadi mitranya di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (24/6).

Pemberian ini dilakukan melalui Zoom atau secara virtual dibuka  oleh Kepala BPJamsostek Cabang Bojonegoro, Dolik Yulianto yang diikuti 20 perusahaan  secara virtual.

Dolik Yulianto mengawali sambutannya dengan menyampaikan terimakasih kepada dua perusahaan yang hadir mewakili penerima bantuan promotif preventif dari RSUD Sumberejo Bojonegoro, Guncahyo dan perusahaan jasa konstruksi (jakon) Bojonegoro Bangun Sarana,  M Ali Imron di kantor BPJamsostek Bojonegoro maupun perusahaan yang hadir secara virtual .

“Acara ini sebelumnya kami rencanakan digelar secara luring (luar jaringan). Tetapi dengan adanya imbauan dari pemerintah pusat maupun kabupaten, acara luring tidak dapat dilaksanakan sehingga secara virtual,” jelas Dolik.

Pada kesempatan itu, Dolik juga menjelaskan ada lima program yang diselenggarakan BPJamsostek, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan yang baru Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Luncurkan Care Center 165 dan Jurnal JKN

Dijelaskan, BPJamsostek lahir berdasar UU 24 Tahun 2011 dengan tugas melindungi seluruh pekerja Indonesia baik formal maupun informal. BPJamsostek adalah badan hukum publik non-profit oriented atau tidak mencari keuntungan, murni menjalankan program pemerintah untuk menyejahterakan seluruh tenaga kerja dan keluarganya. 

Dia menegaskan, Peraturan Presiden No 109 tahun 2013 tentang Penahapan Kepesertaan bahwa perusahaan kategori besar dan menengah wajib mendaftarkan semua program di BPJamsostek. Kemudian perusahaan skala kecil wajib tiga program JKM, JKK, dan JHT. Namun, jika ingin mengikuti program JP diperbolehkan.

“Kalau perusahaan skala mikro wajib  mengikuti dua program JKK dan JKM, namun jika ingin mengikuti JHT dan JP juga diperbolehkan. Karena pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, karena semua pekerjaan memiliki resiko,” tegasnya.

Kegiatan promotif preventif BPJamsostek Cabang Bojonegoro disampaikan oleh laporan dari Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan BPJamsostek Cabang Bojonegoro Ida Dwi Patnurjati, dengan moderator Carina.

Ida mengatakan, latar belakang promotif preventif merupakan upaya yang dilakukan untuk dapat meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan pekerja. Juga upaya yang dilakukan secara mandiri maupun bersama-sama untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan atau penyakit akibat kerja.

Baca Juga :  Jalan Panglima Polim Bakal Satu Arah

Menurutnya, penerima kegiatan ini adalah perusahaan yang memiliki kriteria salah satunya tertib administrasi kepesertaan dan tidak menunggak iuran. Secara total jumlah bantuan APD yang diserahkan mencapai 19 unit paket APD Covid-19. Kemudian 30 unit paket APD Jasa Konstruksi.

“ Selain itu juga pemberian 14.000 lembar masker, 600 butir multivitamin, dan 5 set poster akrilik K-3 untuk perusahaan,” imbuh Ida.

Paket APD Covid-19 ini terdiri atas masker medis N-95, coverall hazmat, face shield, kacamata safety google, rubber gloves, dan sepatu boot. Lalu, paket APD jakon terdiri atas helm proyek, sepatu boot, sarung tangan proyek, dan rompi keamanan tali silang. 

Harapannya pada kegiatan promotif preventif tahun 2021 dapat dilakukan secara terus menerus  sebagai  sarana sosialiasi, edukasi, dan informasi kepada stakeholder BPJamsostek mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek)) Cabang Bojonegoro kembali memberikan bantuan pada kegiatan promotif preventif Tahun 2021 kepada perusahaan dan rumah sakit yang menjadi mitranya di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (24/6).

Pemberian ini dilakukan melalui Zoom atau secara virtual dibuka  oleh Kepala BPJamsostek Cabang Bojonegoro, Dolik Yulianto yang diikuti 20 perusahaan  secara virtual.

Dolik Yulianto mengawali sambutannya dengan menyampaikan terimakasih kepada dua perusahaan yang hadir mewakili penerima bantuan promotif preventif dari RSUD Sumberejo Bojonegoro, Guncahyo dan perusahaan jasa konstruksi (jakon) Bojonegoro Bangun Sarana,  M Ali Imron di kantor BPJamsostek Bojonegoro maupun perusahaan yang hadir secara virtual .

“Acara ini sebelumnya kami rencanakan digelar secara luring (luar jaringan). Tetapi dengan adanya imbauan dari pemerintah pusat maupun kabupaten, acara luring tidak dapat dilaksanakan sehingga secara virtual,” jelas Dolik.

Pada kesempatan itu, Dolik juga menjelaskan ada lima program yang diselenggarakan BPJamsostek, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan yang baru Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Luncurkan Care Center 165 dan Jurnal JKN

Dijelaskan, BPJamsostek lahir berdasar UU 24 Tahun 2011 dengan tugas melindungi seluruh pekerja Indonesia baik formal maupun informal. BPJamsostek adalah badan hukum publik non-profit oriented atau tidak mencari keuntungan, murni menjalankan program pemerintah untuk menyejahterakan seluruh tenaga kerja dan keluarganya. 

Dia menegaskan, Peraturan Presiden No 109 tahun 2013 tentang Penahapan Kepesertaan bahwa perusahaan kategori besar dan menengah wajib mendaftarkan semua program di BPJamsostek. Kemudian perusahaan skala kecil wajib tiga program JKM, JKK, dan JHT. Namun, jika ingin mengikuti program JP diperbolehkan.

“Kalau perusahaan skala mikro wajib  mengikuti dua program JKK dan JKM, namun jika ingin mengikuti JHT dan JP juga diperbolehkan. Karena pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, karena semua pekerjaan memiliki resiko,” tegasnya.

Kegiatan promotif preventif BPJamsostek Cabang Bojonegoro disampaikan oleh laporan dari Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan BPJamsostek Cabang Bojonegoro Ida Dwi Patnurjati, dengan moderator Carina.

Ida mengatakan, latar belakang promotif preventif merupakan upaya yang dilakukan untuk dapat meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan pekerja. Juga upaya yang dilakukan secara mandiri maupun bersama-sama untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan atau penyakit akibat kerja.

Baca Juga :  Aksi Pemberdayaan dan Perlindungan Hak Dasar Masyarakat Marjinal

Menurutnya, penerima kegiatan ini adalah perusahaan yang memiliki kriteria salah satunya tertib administrasi kepesertaan dan tidak menunggak iuran. Secara total jumlah bantuan APD yang diserahkan mencapai 19 unit paket APD Covid-19. Kemudian 30 unit paket APD Jasa Konstruksi.

“ Selain itu juga pemberian 14.000 lembar masker, 600 butir multivitamin, dan 5 set poster akrilik K-3 untuk perusahaan,” imbuh Ida.

Paket APD Covid-19 ini terdiri atas masker medis N-95, coverall hazmat, face shield, kacamata safety google, rubber gloves, dan sepatu boot. Lalu, paket APD jakon terdiri atas helm proyek, sepatu boot, sarung tangan proyek, dan rompi keamanan tali silang. 

Harapannya pada kegiatan promotif preventif tahun 2021 dapat dilakukan secara terus menerus  sebagai  sarana sosialiasi, edukasi, dan informasi kepada stakeholder BPJamsostek mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.

Artikel Terkait

Most Read

Suka Lihat Pemandangan

Palang Melenggang ke Semifinal

Artikel Terbaru


/