alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Tersambar Petir di Barat Kantor Kecamatan

TEMAYANG – Marpiah, perempuan paro baya warga Desa/Kecamatan Temayang meregang nyawa akibat tersambar petir, senin (23/4). Kejadian sekitar pukul 09.30 terjadi di jalan embung Desa Temayang, tepatnya di barat kantor Kecamatan Temayang. Kapolsek Temayang AKP Margono mengatakan, kronologi kejadian berawal ketika korban berangkat dari rumah hendak mencari rumput di barat kantor Kecamatan Temayang. Pagi itu keadaannya hujan, selang beberapa waktu petir pun menyambar korban dan mengakibatkan korban meninggal dunia seketika di TKP.

Saat kejadian, kondisi jenazah korban tersungkur dan kepala berada di timur. “Punggung bagian atas gosong. Di dekat jenazah korban juga ditemukan sebilah sabit dan sekarung rumput,” terangnya. Jajaran Polsek Temayang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Temayang. Tim medis memeriksa visum luar pada jenazah korban. Berdasarkan keterangan dokter, korban dinyata kan meninggal dunia karena tersambar petir. Dan tidak ditemukan ada tanda kekerasan fisik di tubuh korban.

Baca Juga :  Warga Desa Ngadiluhur Bojonegoro Jabat Rektor Universitas Brawijaya

“Korban juga memakai caping anyaman bambu yang telah rusak karena tersambar petir,” ujarnya. Margono memastikan, telah menyerahkan jenazah korban kepada ahli waris. Dia pun berpesan kepada masyarakat agar lebih ber hatihati ketika hendak keluar rumah, khususnya ke ladang atau sawah ketika turun hujan. “Risiko tersambar petir sangat tinggi ketika berada di tempat terbuka seperti sawah atau ladang saat hujan. Sebaiknya tunggu hujan reda,” ucapnya. 

TEMAYANG – Marpiah, perempuan paro baya warga Desa/Kecamatan Temayang meregang nyawa akibat tersambar petir, senin (23/4). Kejadian sekitar pukul 09.30 terjadi di jalan embung Desa Temayang, tepatnya di barat kantor Kecamatan Temayang. Kapolsek Temayang AKP Margono mengatakan, kronologi kejadian berawal ketika korban berangkat dari rumah hendak mencari rumput di barat kantor Kecamatan Temayang. Pagi itu keadaannya hujan, selang beberapa waktu petir pun menyambar korban dan mengakibatkan korban meninggal dunia seketika di TKP.

Saat kejadian, kondisi jenazah korban tersungkur dan kepala berada di timur. “Punggung bagian atas gosong. Di dekat jenazah korban juga ditemukan sebilah sabit dan sekarung rumput,” terangnya. Jajaran Polsek Temayang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Temayang. Tim medis memeriksa visum luar pada jenazah korban. Berdasarkan keterangan dokter, korban dinyata kan meninggal dunia karena tersambar petir. Dan tidak ditemukan ada tanda kekerasan fisik di tubuh korban.

Baca Juga :  Ancam Penjarakan Perusuh Pemilu

“Korban juga memakai caping anyaman bambu yang telah rusak karena tersambar petir,” ujarnya. Margono memastikan, telah menyerahkan jenazah korban kepada ahli waris. Dia pun berpesan kepada masyarakat agar lebih ber hatihati ketika hendak keluar rumah, khususnya ke ladang atau sawah ketika turun hujan. “Risiko tersambar petir sangat tinggi ketika berada di tempat terbuka seperti sawah atau ladang saat hujan. Sebaiknya tunggu hujan reda,” ucapnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/