alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Seminggu Tiga Laka, Satu Meninggal

PACIRAN – Tidak hanya memicu kepadatan dan kemacetan, pengalihan arus lalu lintas (lalin) ke jalur jalan pantura Daendels pasca putusnya jembatan Cincin Babat-Widang Tuban memicu peningkatan kasus kecelakaan (laka) lalin di jalur jalan itu. Berdasarkan data Satlantas Polres Lamongan, selama pengalihan arus lalin mulai 17 hingga 23 April lalu, di jalur pantura Daendels telah terjadi tiga laka lantas dengan korban satu meninggal dunia dan dua luka ringan.

Termasuk kejadian truk menabrak rumah. Sedangkan seminggu sebelum pengalihan tidak ada catatan laka lantas di jalur jalan itu. ‘’Tidak menutup kemungkinan, laka lantas itu karena padat arus lalin yang melewati jalan pantura (daendels), tak seperti hari biasa,’’ kata Kanit Laka Lantas Polres Lamongan, Ipda Sudibyo kemarin (23/4). Menurut dia, kemacetan yang terjadi juga tidak seperti biasanya.

Baca Juga :  Antisipasi Abrasi Bengawan Solo, Penambang Pasir Ilegal Kian Diawasi

Kalau biasanya, kemacetan hanya beberapa menit saja. Namun sejak pengalihan arus itu, kemacetan menjadi cukup lama terurai. Terutama di waktu sore hingga malam. Terutama di jalan sempit depan Pasar Blimbing Paciran. ‘’Truk yang mengalami krodit (mogok) sangat banyak. Hal itu semakin memperparah kemacetan. Sehingga petugas harus bekerja keras melakukan evakuasi untuk dipinggirkan. Termasuk dua truk yang terguling di wilayah Paciran dan Brondong,’’ paparnya.

PACIRAN – Tidak hanya memicu kepadatan dan kemacetan, pengalihan arus lalu lintas (lalin) ke jalur jalan pantura Daendels pasca putusnya jembatan Cincin Babat-Widang Tuban memicu peningkatan kasus kecelakaan (laka) lalin di jalur jalan itu. Berdasarkan data Satlantas Polres Lamongan, selama pengalihan arus lalin mulai 17 hingga 23 April lalu, di jalur pantura Daendels telah terjadi tiga laka lantas dengan korban satu meninggal dunia dan dua luka ringan.

Termasuk kejadian truk menabrak rumah. Sedangkan seminggu sebelum pengalihan tidak ada catatan laka lantas di jalur jalan itu. ‘’Tidak menutup kemungkinan, laka lantas itu karena padat arus lalin yang melewati jalan pantura (daendels), tak seperti hari biasa,’’ kata Kanit Laka Lantas Polres Lamongan, Ipda Sudibyo kemarin (23/4). Menurut dia, kemacetan yang terjadi juga tidak seperti biasanya.

Baca Juga :  Warung Getuk Mbah Yah Diseruduk Truk, Ini Kerugiannya

Kalau biasanya, kemacetan hanya beberapa menit saja. Namun sejak pengalihan arus itu, kemacetan menjadi cukup lama terurai. Terutama di waktu sore hingga malam. Terutama di jalan sempit depan Pasar Blimbing Paciran. ‘’Truk yang mengalami krodit (mogok) sangat banyak. Hal itu semakin memperparah kemacetan. Sehingga petugas harus bekerja keras melakukan evakuasi untuk dipinggirkan. Termasuk dua truk yang terguling di wilayah Paciran dan Brondong,’’ paparnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/