alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Sebulan, Tindak 70 PKL Melanggar

KOTA – Sikap pedagang kaki lima (PKL) di Bojonegoro cenderung labil. Patuh hanya saat dijaga petugas satpol PP. Buktinya, sebulan ini, Satpol PP Bojonegoro membina 70 PKL tidak patuh aturan. Mayoritas berjualan di zona dan waktu terlarang. Kepala Satpol PP Bojonegoro Achmad Gunawan mengatakan, dalam operasi khusus menertibkan PKL di kawasan jalan protokol kota dimulai sejak akhir Maret hingga kemarin (23/4).

Hasilnya, sebanyak 70 PKL dapat pembinaan. “Dalam sebulan terakhir kurang lebih 70 PKL ditertibkan dan dibina,” tegasnya kemarin (23/4). Menurutnya, sejumlah PKL itu berada di jalanjalan protokol kota. Seperti Jalan Teuku Umar, Jalan Veteran, Jalan Basuki Rahmat, dan jalan protokol lain di dalam kota.

Baca Juga :  Okupansi Hotel Prihatin, Resto Mulai Normal

Termasuk kawasan alun-alun dan stadion. Tentu, para PKL tersebut ditertibkan dan dibina berdasar ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2015 tentang Trantibum. Dari penertiban tersebut, satpol mengamankan sejumlah barang seperti gerobak, rangka warung, meja, kursi, hingga tenda dengan total jumlahnya mencapai 50 item.

Dari fakta itu, menunjukkan jika kepatuhan PKL masih angin-anginan. “Sejauh ini (kepatuhan) harus dijaga. Jika tanpa penjagaan, cenderung melanggar. Terutama lokasi berjualan,” ucapnya.

KOTA – Sikap pedagang kaki lima (PKL) di Bojonegoro cenderung labil. Patuh hanya saat dijaga petugas satpol PP. Buktinya, sebulan ini, Satpol PP Bojonegoro membina 70 PKL tidak patuh aturan. Mayoritas berjualan di zona dan waktu terlarang. Kepala Satpol PP Bojonegoro Achmad Gunawan mengatakan, dalam operasi khusus menertibkan PKL di kawasan jalan protokol kota dimulai sejak akhir Maret hingga kemarin (23/4).

Hasilnya, sebanyak 70 PKL dapat pembinaan. “Dalam sebulan terakhir kurang lebih 70 PKL ditertibkan dan dibina,” tegasnya kemarin (23/4). Menurutnya, sejumlah PKL itu berada di jalanjalan protokol kota. Seperti Jalan Teuku Umar, Jalan Veteran, Jalan Basuki Rahmat, dan jalan protokol lain di dalam kota.

Baca Juga :  Hanya Tersisa 13 SPBU yang Bertahan Sediakan Premium

Termasuk kawasan alun-alun dan stadion. Tentu, para PKL tersebut ditertibkan dan dibina berdasar ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2015 tentang Trantibum. Dari penertiban tersebut, satpol mengamankan sejumlah barang seperti gerobak, rangka warung, meja, kursi, hingga tenda dengan total jumlahnya mencapai 50 item.

Dari fakta itu, menunjukkan jika kepatuhan PKL masih angin-anginan. “Sejauh ini (kepatuhan) harus dijaga. Jika tanpa penjagaan, cenderung melanggar. Terutama lokasi berjualan,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/